2 Mayat Warga Palestina Ditemukan setelah Serangan Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan

Ket. Foto: Sebanyak 2 Mayat Warga Palestina Ditemukan di Jalur Gaza Bagian Selatan setelah Serangan Penjajah Israel
Ket. Foto: Sebanyak 2 Mayat Warga Palestina Ditemukan di Jalur Gaza Bagian Selatan setelah Serangan Penjajah Israel Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Badan Pertahanan Sipil di Jalur Gaza menyampaikan timnya mengambil jasad 2 warga Palestina setelah serangan udara penjajah Israel di daerah Khirbet al-Adas di sebelah utara Rafah di bagian selatan Jalur Gaza.

Badan Pertahanan Sipil menyampaikan pada tanggal 3 Januari 2025 waktu setempat bahwa 2 orang lainnya terluka dan dibawa ke Rumah Sakit Nasser di dekat kota Khan Younis.

Sebuah video yang beredar daring juga memperlihatkan petugas tanggap darurat membawa korban ke fasilitas itu.

Di sisi lain, seorang pria terluka parah setelah diserang oleh pemukim penjajah Israel di daerah Masafer Yatta, selatan Hebron, Tepi Barat.

Baca Juga:
Sebabkan 2 Orang Tewas, Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel Hantam Kawasan Remal di Kota Gaza

“Sekelompok pemukim menyerang pria tersebut, yang bernama Khaled Mousa al-Najjar, mematahkan tengkoraknya dan mematahkan anggota tubuhnya,” kata aktivias lokal Osama Mukhamara kepada media.

Al-Najjar dibawa ke Rumah Sakit Pemerintah Hebron untuk mendapatkan perawatan.

“Serangan pemukim terhadap keluarga dan properti al-Najjar telah sering terjadi dan adalah bagian dari strategi yang lebih luas untuk menggusur paksa penduduk demi perluasan pemukiman ilegal penjajah Israel,” ucapnya.

Di sisi lain, UNRWA menyatakan meskipun dalam kondisi yang sulit, tim UNRWA mengelola semua tempat penampungan PBB, menyediakan dukungan penyelamatan nyawa untuk orang-orang yang memerlukan.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Rumah Seorang Warga Palestina di Tepi Barat

Penjajah Israel akan melarang operasi UNRWA mulai akhir bulan Januari. Ada sekitar 30.000 staf UNRWA yang membantu jutaan pengungsi Palestina dengan layanan kemanusiaan.

Sementara itu, Kamp Pengungsi Jabalia di Jalur Gaza utara telah ditinggalkan dan menjadi ‘kota hantu’ tanpa ada satu pun bangunan yang tersisa utuh.

Laporan itu menyampaikan kamp tersebut sekarang hanya menjadi rumah untuk anjing-anjing liar dan bangunan-bangunan yang masih berdiri telah rusak akibat peluru atau bahan peledak lainnya.

Hujan deras yang melanda Jalur Gaza dalam beberapa hari terakhir telah mengubah debu bangunan yang dibom menjadi lumpur dengan konsistensi seperti pasir hisap. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sebabkan 2 Orang Tewas, Serangan Pesawat Nirawak Penjajah Israel Hantam Kawasan Remal di Kota Gaza

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel menghantam kawasan Remal yang terletak di Kota Gaza dan menyebabkan 2 orang tewas.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Rumah Seorang Warga Palestina di Tepi Barat

Rumah seorang warga Palestina yang menjadi tahanan penjajah Israel dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Puluhan Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al Aqsa dan Melakukan Ritual Talmud di Halamannya

Masjid Al Aqsa diserbu oleh puluhan pemukim Yahudi dan mereka diketahui melakukan ritual Talmud di halamannya.

Pemerintah Penjajah Israel Pertimbangkan Perintahkan Tentara Menduduki Kota Gaza

Tentara pendudukan penjajah Israel sedang dipertimbangkan untuk menduduki Kota Gaza oleh pemerintah penjajah Israel.

WHO Evakuasi 55 Pasien Palestina dari Gaza untuk Dirawat di Uni Emirat Arab

WHO menyampaikan sebanyak 55 pasien dari Jalur Gaza dan juga 72 pengasuh telah dievakuasi dari Jalur Gaza untuk dirawat di UEA.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;