Pasukan Penjajah Israel Serbu Kamp Balata di Tepi Barat dan Menangkap 13 Orang

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Kamp Pengungsi Balata di Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Kamp Pengungsi Balata di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, pasukan penjajah Israel menyerbu Kamp Pengungsi Balata yang terletak di sebelah timur Nablus di Tepi Barat yang diduduki.

Pasukan penjajah Israel telah mengerahkan penembak jitu di atap-atap gedung, menggeledah rumah-rumah dan melakukan interogasi lapangan serta menangkap 13 orang.

“Mereka juga telah melakukan penggerebekan dan penangkapan di beberapa desa di Provinsi Tulkarem,” ujar media pada tanggal 14 Januari 2025 waktu setempat.

Di sisi lain, militer penjajah Israel mengatakan pihaknya mencoba menembak jatuh rudal yang ditembakkan dari Yaman beberapa kali pada 14 Januari 2025 pagi waktu setempat.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Peringatkan Warga Lebanon yang Terusir agar Tidak Kembali ke 62 Desa

Rudal tersebut menyebabkan bunyi sirine di seluruh wilayah negara tersebut.

Dalam sebuah pernyataan, militer menyampaikan setelah sirine berbunyi di sejumlah wilayah di penjajah Israel tengah, beberapa upaya dilakukan untuk mencegat rudal yang diluncurkan dari Yaman.

“Rudal itu kemungkinan berhasil dicegat,” ucap mereka seraya menambahkan tidak ada korban luka atau kerusakan yang dilaporkan.

Houthi Yaman mengonfirmasi serangan itu dengan mengatakan mereka telah meluncurkan rudal balistik hipersonik Palestine 2 ke Jaffa yang diduduki yang juga dikenal sebagai Tel Aviv.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Perintahkan Evakuasi di Gaza Tengah di Tengah Laporan Kemungkinan Kesepakatan Gencatan Senjata

“Rudal balistik mencapai sasarannya dan sistem intersepsi gagal mencegatnya,” tutur mereka dalam sebuah pernyataan dan berjanji untuk melanjutkan operasi mereka hingga berakhirnya agresi terhadap Palestina.

Sejak perang di Jalur Gaza meletus di bulan Oktober 2023, Houthi telah berulang kali menembakkan rudal dan juga pesawat nirawak ke penjajah Israel yang menurut mereka merupakan bentuk solidaritas dengan Palestina.

Di sisi lain, penjajah Israel juga telah membalas serangan Yaman beberapa kali.

Hingga kini, sebanyak 46.565 warga Palestina telah tewas sejak perang meletus di tanggal 7 Oktober 2023. Selain itu, 109.660 orang juga dilaporkan terluka. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Tentara Penjajah Israel Peringatkan Warga Lebanon yang Terusir agar Tidak Kembali ke 62 Desa

Warga Lebanon yang terusir dari desa mereka diperingatkan oleh tentara penjajah Israel agar tidak kembali ke 62 desa mereka.

Tentara Penjajah Israel Perintahkan Evakuasi di Gaza Tengah di Tengah Laporan Kemungkinan Kesepakatan Gencatan Senjata

Evakuasi di Jalur Gaza tengah diperintahkan oleh tentara penjajah Israel di tengah laporan kemungkinan kesepakatan gencatan senjata.

Kelangkaan Bahan Bakar Mulai Berpengaruh terhadap Layanan Komunikasi Tetap, Seluler, dan Internet di Gaza

Layanan komunikasi tetap, seluler, dan internet di Jalur Gaza mulai dipengaruhi oleh kelangkaan bahan bakar yang terjadi.

Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Memerintahkan Pembongkaran di Kota dan Desa Palestina di Penjajah Israel

Pembongkaran di kota dan desa-desa Palestina di penjajah Israel diperintahkan oleh Menteri Keamanan Nasional.

Pemukim Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian dan Melakukan Vandalisme di Sebuah Desa Tepi Barat

Pemukim penjajah Israel melakukan pembakaran dan menyemprotkan slogan-slogan rasis di sebuah desa di Tepi Barat.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;