Kelangkaan Bahan Bakar Mulai Berpengaruh terhadap Layanan Komunikasi Tetap, Seluler, dan Internet di Gaza

Ket. Foto: Kelangkaan Bahan Bakar Mulai Memengaruhi Layanan Komunikasi di Jalur Gaza
Ket. Foto: Kelangkaan Bahan Bakar Mulai Memengaruhi Layanan Komunikasi di Jalur Gaza Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menteri Komunikasi dan Ekonomi Digital Palestina, Abdul Razzaq al-Natshe, memperingatkan bahwa kekurangan bahan bakar telah mulai memengaruhi layanan komunikasi tetap, seluler, dan internet di Jalur Gaza pada tanggal 10 Januari 2025 malam waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan oleh kementerian, Abdul Razzaq al-Natshe menyatakan bahan bakar saat ini menjadi satu-satunya sumber untuk mengoperasikan jaringan komunikasi di daerah kantong tersebut, yang membuat layanan ini berisiko terhenti total.

“Ketidakmampuan untuk mendatangkan bahan bakar dalam beberapa hari terakhir telah menyebabkan kekurangan parah dalam jumlah yang dibutuhkan untuk mengoperasikan jaringan,” kata pernyataan tersebut.

Mulai malam tadi, akan terjadi pemadaman luas pada layanan komunikasi tetap di wilayah tengah dan selatan yang kemudian akan meluas hingga mencakup layanan tetap dan seluler.

Baca Juga:
Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Memerintahkan Pembongkaran di Kota dan Desa Palestina di Penjajah Israel

Menteri tersebut memperingatkan [enghentian layanan komunikasi dalam situasi ini mencegah tim Pertahanan Sipil Palestina dan Bulan Sabit Merah berkomunikasi dan menghalangi akses warga kepada mereka.

Di sisi lain, seorang jurnalis lepas Palestina, Saed Nabhan, terbunuh ketika sedang syuting di Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza tengah.

Laporan awal menunjukkan Nabhan ditembak oleh penembak jitu penjajah Israel ketika berada di antara sekelompok wartawan yang meliput kemajuan pasukan penjajah Israel.

Lebih dari 200 jurnalis telah tewas di Jalur Gaza sejak perang dimulai pada tanggal 7 Oktober 2023. Pekerja media di Jalur Gaza menghadapi apa yang dikatakan organisasi pengawas sebagai perang paling mematikan terhadap profesi mereka dalam sejarah.

Baca Juga:
Pemukim Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian dan Melakukan Vandalisme di Sebuah Desa Tepi Barat

Kepala UNRWA, Philippe Lazzarini, menyampaikan ribuan berkas arsip dari Jalur Gaza telah diamankan dan didigitalkan.

“Pelestarian berkas-berkas ini penting untuk melindungi hak-hak rakyat Palestina,” ujarnya di media sosial X.

Dia menambahkan UNRWA telah menjadi penjaga identitas dan sejarah Palestina selama 75 tahun terakhir sejak berdirinya penjajah Israel. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Memerintahkan Pembongkaran di Kota dan Desa Palestina di Penjajah Israel

Pembongkaran di kota dan desa-desa Palestina di penjajah Israel diperintahkan oleh Menteri Keamanan Nasional.

Pemukim Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian dan Melakukan Vandalisme di Sebuah Desa Tepi Barat

Pemukim penjajah Israel melakukan pembakaran dan menyemprotkan slogan-slogan rasis di sebuah desa di Tepi Barat.

Nyawa 15 Bayi Baru Lahir di Inkubator RS Nasser Terancam Karena Kekurangan Bahan Bakar

Kekurangan bahan bakar yang dialami menyebabkan nyawa 15 bayi baru lahir di unit perawatan intensif RS Nasser terancam.

Tentara Penjajah Serbu Rumah Penyerang Hamas di Tepi Barat setelah Ditembak dan Dibunuh

Rumah pejuang Hamas yang bernama Jaafer Dababshe di Tepi Barat diserbu oleh tentara penjajah Israel setelah dia ditembak dan dibunuh.

Batalyon Tulkarem Sebut Telah Meledakkan Buldozer Militer Penjajah Israel dengan Alat Peledak di Kamp Pengungsi Nur Shams

Dengan menggunakan alat peledak, Batalyon Tulkarem telah meledakkan buldozer militer penjajah Israel di Kamp Pengungsi Nur Shams.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;