Tentara Penjajah Israel Perintahkan Evakuasi di Gaza Tengah di Tengah Laporan Kemungkinan Kesepakatan Gencatan Senjata

Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Memerintahkan Evakuasi di Jalur Gaza Tengah
Ket. Foto: Tentara Penjajah Israel Memerintahkan Evakuasi di Jalur Gaza Tengah Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara pendudukan penjajah Israel memerintahkan pemindahan lebih lanjut warga Palestina dari Jalur Gaza tengah di tengah laporan kemungkinan perjanjian gencatan senjata dengan Hamas.

Menurut laporan tanggal 13 Januari 2025, waktu setempat, disebutkan Juru Bicara tentara penjajah Israel, Avichay Adraee, mengumumkan evakuasi dalam sebuah pernyataan.

Juru bicara tersebut menyerukan penduduk daerah Nuseirat utara di Jalur Gaza tengah untuk mengungsi dan pindah ke selatan menuju daerah barat jalur tersebut melalui Jalan Salah Al-Din.

Perintah evakuasi itu telah menimbulkan keraguan dan kebingungan yang signifikan di kalangan penduduk Palestina, terutama karena perintah itu dibagikan hanya melalui akun Adraee di media sosial X dan bukan melalui platform resmi lain yang terkait dengan militer pendudukan penjajah Israel di mana komunikasi biasanya disebarluaskan.

Baca Juga:
Kelangkaan Bahan Bakar Mulai Berpengaruh terhadap Layanan Komunikasi Tetap, Seluler, dan Internet di Gaza

“Hal ini mungkin terkait dengan pengumuman sebelumnya mengenai rencana pembongkaran instalasi militer menjelang kesepakatan gencatan senjata potensial,” kata media.

Di sisi lain, media penjajah Israel melaporkan pejabat militer penjajah Israel telah merekomendasikan pembentukan zona penyangga keamanan permanen di beberapa bagian kota Beit Hanoun di Jalur Gaza utara.

Pejabat senior mengusulkan pembuatan zona itu di daerah tinggi Beit Hanoun, yang menghadap pemukiman ilegal penjajah Israel di Sderot.

Menurut Radio Angkatan Darat penjajah Israel, komandan militer senior di wilayah selatan yang saat ini memimpin operasi tempur di Jalur Gaza utara, berpendapat bahwa zona penyangga ini akan secara permanen mencegah penduduk Jalur Gaza untuk kembali ke bagian Beit Hanoun di masa mendatang.

Baca Juga:
Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Memerintahkan Pembongkaran di Kota dan Desa Palestina di Penjajah Israel

“Rencana itu difokuskan pada seluruh jalur daerah tinggi di wilayah Beit Hanoun yang menyediakan pengawasan langsung terhadap pemukiman penjajah Israel di dekatnya, yang memungkinkan pengendalian potensial lewat tembakan dan pengawasan,” ujar radio tersebut.

Radio itu menambahkan ini akan memastikan bahwa tidak ada rumah atau bangunan di Beit Hanoun yang dapat menghadap pemukiman penjajah Israel, tanah di dekatnya atau jalur kereta api Sderot di masa mendatang. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Kelangkaan Bahan Bakar Mulai Berpengaruh terhadap Layanan Komunikasi Tetap, Seluler, dan Internet di Gaza

Layanan komunikasi tetap, seluler, dan internet di Jalur Gaza mulai dipengaruhi oleh kelangkaan bahan bakar yang terjadi.

Menteri Keamanan Nasional Penjajah Israel Memerintahkan Pembongkaran di Kota dan Desa Palestina di Penjajah Israel

Pembongkaran di kota dan desa-desa Palestina di penjajah Israel diperintahkan oleh Menteri Keamanan Nasional.

Pemukim Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian dan Melakukan Vandalisme di Sebuah Desa Tepi Barat

Pemukim penjajah Israel melakukan pembakaran dan menyemprotkan slogan-slogan rasis di sebuah desa di Tepi Barat.

Nyawa 15 Bayi Baru Lahir di Inkubator RS Nasser Terancam Karena Kekurangan Bahan Bakar

Kekurangan bahan bakar yang dialami menyebabkan nyawa 15 bayi baru lahir di unit perawatan intensif RS Nasser terancam.

Tentara Penjajah Serbu Rumah Penyerang Hamas di Tepi Barat setelah Ditembak dan Dibunuh

Rumah pejuang Hamas yang bernama Jaafer Dababshe di Tepi Barat diserbu oleh tentara penjajah Israel setelah dia ditembak dan dibunuh.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;