Perusahaan Listrik Gaza Perkirakan Kerugian yang Dialami Akibat Perang Penjajah Israel Sekitar 450 Juta USD

Ket. Foto: Kerugian Sektor Listrik Gaza Akibat Perang Penjajah Israel Diperkirakan Sekitar 450 Juta USD
Ket. Foto: Kerugian Sektor Listrik Gaza Akibat Perang Penjajah Israel Diperkirakan Sekitar 450 Juta USD Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Perusahaan distribusi listrik Gaza memperkirakan kerugian yang dialami oleh sektor listrik akibat perang penjajah Israel di Jalur Gaza sekitar 450 juta USD, menerangkan bahwa tentara pendudukan penjajah Israel telah dengan sengaja menghancurkan kantor pusat dan jaringan listrik perusahaan dan juga 80 persen peralatannya.

Dalam sebuah pernyataan, perusahaan menyambut baik penandatanganan perjanjian gencatan senjata di Jalur Gaza dan menganggap perjanjian itu sebagai langkah penting menuju tercapainya keamanan dan stabilitas di Jalur Gaza serta wilayah secara umum.

“Perusahaan distribusi listrik sepenuhnya siap untuk memulai pekerjaan rehabilitasi di sektor kelistrikan untuk menghidupkan kembali fasilitas vital dan memulihkan listrik untuk memungkinkan layanan bantuan kepada warga di Jalur Gaza sesegera mungkin,” ujar juru bicara perusahaan, Mohammed Thabet.

Dia menerangkan pihaknya telah menyiapkan rencana rehabilitasi dan sedang berupaya untuk mulai merawat jaringan listrik yang rusak dan memperbaiki pra sarana kelistrikan yang rusak parah akibat perang.

Baca Juga:
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina sedang Membangun Tempat Penampungan Sementara di Seluruh Gaza

Di sisi lain, Mandy Damari, ibu dari Emily Damari, salah satu tawanan penjajah Israel yang dibebaskan Hamas sebagai bagian dari perjanjian pertukaran tawanan, mencatat kesehatan putrinya jauh lebih baik dari yang diharapkan.

Dalam pernyataan tertulisnya, Damari menceritakan kegembiraannya karena bisa bertemu kembali dengan putrinya yang telah terbebas dari penahanan di Jalur Gaza.

Dia berterimakasih kepada publik penjajah Israel atas dukungan mereka selama proses ini.

Dia mencatat sejak dibebaskan, Emily telah menemukan kembali hidupnya dan menjadi gadis yang paling bahagia di dunia.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Wilayah Negev

Keluarga tersebut menuntut agar perjanjian gencatan senjata antara penjajah Israel dan Hamas dilanjutkan untuk menjamin pembebasan sisa tawanan penjajah Israel yang masih ditahan di Jalur Gaza.

Pertukaran tahanan yang dilakukan pada hari Minggu menyaksikan pembebasan 3 wanita penjajah Israel dan penjajah Israel membebaskan 90 tahanan Palestina sebagai bagian dari kesepakatan.

Di sisi lain, perang penjajah Israel menyebabkan 44 anak meninggal karena kekurangan gizi. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina sedang Membangun Tempat Penampungan Sementara di Seluruh Gaza

Tempat penampungan sementara sedang dibangun oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina di seluruh Jalur Gaza.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Wilayah Negev

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di kota Rahat, wilayah Negev, dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Pegawai Otoritas Palestina yang Berseragam Resmi Akan Ditempatkan di Persimpangan Menuju Jalur Gaza

Di persimpangan yang menuju Jalur Gaza, pegawai Otoritas Palestina yang mengenakan seragam resmi akan ditempatkan.

Penjajah Israel Bunuh 19 Orang Tak Lama setelah Batas Waktu Gencatan Senjata

Tidak lama setelah gencatan senjata dijadwalkan dimulai, penjajah Israel membunuh 19 warga sipil di Jalur Gaza dan melukai 36 lainnya.

7 Warga Palestina Terluka oleh Pasukan Penjajah Israel di Luar Penjara Ofer

Dalam serangan yang dilakukan personel keamanan penjajah Israel, setidaknya 7 warga Palestina terluka di luar Penjara Ofer.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;