Pasukan Penjajah Israel Menghalangi Warga Palestina Memasuki atau Meninggalkan Kota-Kota di Tepi Barat

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghalangi Warga Palestina untuk Masuk atau Meninggalkan Kota-Kota yang Terletak di Tepi Barat
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghalangi Warga Palestina untuk Masuk atau Meninggalkan Kota-Kota yang Terletak di Tepi Barat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Tentara penjajah Israel telah mendirikan pos pemeriksaan militer dan menutup jalan, mencegah warga Palestina memasuki atau meninggalkan kota, kota kecil, dan desa di seluruh Tepi Barat yang diduduki.

Menurut media Palestina pada tanggal 21 Januari 2025 waktu setempat, pasukan penjajah Israel telah menutup semua pintu masuk ke Hebron, Qalqilya, kota Salfit, dan beberapa kota serta desa di wilayah Provinsi Salfit.

Pasukan penjajah Israel juga menutup semua pintu masuk ke Betlehem,

“Tentara penjajah Israel menembakkan peluru tajam dan gas air mata ke arahw arga Palestina yang mencoba mendekati setidaknya beberapa pos pemeriksaan militer,” kata kantor berita Wafa.

Baca Juga:
Presiden AS Donald Trump Cabut Sanksi terhadap Pemukim Penjajah Israel yang Melakukan Kekerasan di Tepi Barat

Di sisi lain, tentara penjajah Israel telah mengumumkan dimulainya operasi militer di kota Tepi Barat dengan laporan awal menyebutkan 1 orang telah tewas.

Wafa, mengutip sumber lokal, menyampaikan tentara penjajah Israel menyerbu kota dari pos pemeriksaan militer Jalameh, setelah pasukan khusus penjajah Israel menyusup ke lingkungan al-Jabariyat.

Serangan tersebut bertepatan dengan pengeboman pesawat tak berawak penjajah Israel terhadap kendaraan kosong di dekat Sekolah al-Zahraa di sekitar kamp pengungsi Jenin, tanpa ada korban luka yang dilaporkan sementara helikopter Apache menembaki langit kamp itu.

“Kami melakukan operasi anti terorisme,” ucap militer penjajah Israel tanpa memberikan rincian yang lebih lanjut.

Baca Juga:
Perusahaan Listrik Gaza Perkirakan Kerugian yang Dialami Akibat Perang Penjajah Israel Sekitar 450 Juta USD

Sebelum tindakan penjajah Israel, pasukan keamanan Palestina telah melakukan operasi selama berminggu-minggu untuk menegaskan kembali kendali atas kota tersebut yang merupakan rumah untuk sejumlah kelompok bersenjata.

Di sisi lain, Kepala Komite Penyelamatan Internasional, David Miliband, mengatakan aliran bantuan ke Jalur Gaza mungkin membutuhkan waktu untuk ditingkatkan.

Hal tersebut disampaikannya ketika truk-truk bantuan melakukan pengiriman hari kedua setelah dimulainya gencatan senjata.

Kesepakatan tersebut mengharuskan 600 truk bantuan diizinkan masuk ke Jalur Gaza setiap hari selama 6 minggu awal gencatan senjata, termasuk 50 truk yang membawa bahan bakar.

Baca Juga:
Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina sedang Membangun Tempat Penampungan Sementara di Seluruh Gaza

“Itu merupakan langkah maju yang besar. Saya khawatir itu akan memakan waktu. Kami ingin mempercepatnya secepat mungkin,” ujarnya. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Presiden AS Donald Trump Cabut Sanksi terhadap Pemukim Penjajah Israel yang Melakukan Kekerasan di Tepi Barat

Sanksi terhadap pemukim penjajah Israel yang melakukan kekerasan di Tepi Barat dicabut oleh Presiden AS, Donald Trump.

Perusahaan Listrik Gaza Perkirakan Kerugian yang Dialami Akibat Perang Penjajah Israel Sekitar 450 Juta USD

Kerugian yang dialami oleh sektor listrik akibat perang penjajah Israel yang terjadi di Jalur Gaza diperkirakan sekitar 450 juta USD.

Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina sedang Membangun Tempat Penampungan Sementara di Seluruh Gaza

Tempat penampungan sementara sedang dibangun oleh Masyarakat Bulan Sabit Merah Palestina di seluruh Jalur Gaza.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Rumah Warga Palestina di Wilayah Negev

Sebuah rumah milik warga Palestina yang terletak di kota Rahat, wilayah Negev, dihancurkan oleh pasukan penjajah Israel.

Pegawai Otoritas Palestina yang Berseragam Resmi Akan Ditempatkan di Persimpangan Menuju Jalur Gaza

Di persimpangan yang menuju Jalur Gaza, pegawai Otoritas Palestina yang mengenakan seragam resmi akan ditempatkan.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;