Hamas Konfirmasi Kematian Komandan Militer Mohammed Deif

Ket. Foto: Hamas Menyampaikan Komandan Militer Mohammed Deif Telah Tewas
Ket. Foto: Hamas Menyampaikan Komandan Militer Mohammed Deif Telah Tewas Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Hamas mengonfirmasi kematian panglima atau komandan militernya yang bernama Mohammed Deif.

Hamas menyatakan Mohammed Deif telah terbunuh. Militer penjajah Israel menyampaikan telah menewaskan Mohammed Deif dalam serangan udara pada bulan Juli 2024 tetapi Hamas belum mengonfirmasi kematiannya hingga hari Kamis, tanggal 30 Januari 2025, waktu setempat.

Abu Obeida, Juru Bicara Brigade Qassam, sayap bersenjata Hamas, mengatakan kematiannya tepat.

“Ini sesuai dengan pemimpin kami Mohammed Deif yang telah mengalahkan musuh selama lebih dari 30 tahun,” ujarnya.

Baca Juga:
Sebuah Keluarga Palestina Menderita Mati Lemas Akibat Menghirup Gas Beracun Penjajah Israel di Deir Istiya

Dia menambahkan Demi Allah, bagaimana mungkin Mohammed Deif disebut dalam sejarah tanpa gelar syahid dan tanpa medali kesyahidan?

Diketahui bahwa Mohammed Deif adalah salah satu pendiri Brigade Qassam di tahun 1990-an dan memimpin pasukan itu selama lebih dari 20 tahun.

Dia juga diyakini telah mengembangkan jaringan terowongan dan keahlian pembuatan bom kelompok itu.

Pada bulan November 2024, ICC memutuskan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Deif atas dugaan kejahatan terhadap kemanusiaan dan kejahatan perang.

Baca Juga:
Kehancuran di Kompleks Medis Al-Shifa di Jalur Gaza Telah Melampaui 95 Persen Karena Genosida Penjajah Israel

“Wakil Komandan Militer Marwan Issa juga tewas dan begitu juga halnya sengan Ghgazi Abu Tamaa, Komandan Persenjataan dan Tempur, Raed Thabet, Komandan Tenaga Kerja dan Kepala Unit Pasokan, dan Rafei Salama, Komandan Brigade Khan Younis,” katanya.

Penjajah Israel menyatakan telah membunuh Issa pada bulan Maret 2024. Saat itu, pejabat senior Hamas menyampaikan kepada media bahwa biro politik kelompok itu belum menerima bukti kematian Issa.

Abu Obeida melanjutkan pengumuman itu datang hanya setelah menyelesaikan prosedur yang dibutuhkan, menangani masalah keamanan yang ditentukan oleh kondisi medan perang, dan memverifikasi rincian.

Di sisi lain, Hamas mengejek lambang brigade tentara penjajah Israel yang ikut serta dalam perang genosida di Jalur Gaza dengan memajang lambang yang diubah di panggung yang digunakan untuk penyerahan tentara penjajah Israel yang ditangkap, Agam Berger, di Jabalia di Jalur Gaza utara. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sebuah Keluarga Palestina Menderita Mati Lemas Akibat Menghirup Gas Beracun Penjajah Israel di Deir Istiya

Akibat menghirup gas beracun yang ditembakkan penjajah Israel, sebuah keluarga Palestina mati lemas di Deir Istiya, barat laut Salfit.

Kehancuran di Kompleks Medis Al-Shifa di Jalur Gaza Telah Melampaui 95 Persen Karena Genosida Penjajah Israel

Karena genosida penjajah Israel, kehancuran di Kompleks Medis Al-Shifa di Jalur Gaza dilaporkan telah melampaui 95 persen.

Beberapa Nelayan Palestina Terluka oleh Tembakan Pasukan Penjajah Israel di Laut Khan Younis Selatan Jalur Gaza

Tembakan pasukan penjajah Israel membuat beberapa nelayan Palestina terluka di laut Khan Younis, selatan Jalur Gaza, Palestina.

Wali Kota Sebut Rafah Sangat Berbahaya, Warga Palestina Sebaiknya Tidak Terburu-Buru Kembali

Wali Kota Rafah, Ahmed al-Soufi, menyatakan Rafah sangat berbahaya dan karena itu sebaiknya warga tidak terburu-buru kembali.

Tim Khusus Membersihkan Persenjataan dan Rudal yang Tidak Meledak di Semua Provinsi Jalur Gaza

Persenjataan dan rudal penjajah Israel yang tidak meledak dibersihkan oleh tim khusus di semua provinsi di Jalur Gaza.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;