Jaksa Penuntut Umum Penjajah Israel Umumkan Pembukaan Penyelidikan Kriminal terhadap Istri Benjamin Netanyahu

Ket. Foto: JPU Penjajah Israel Mengumumkan Pembukaan Penyelidikan Kriminal terhadap Istri Netanyahu
Ket. Foto: JPU Penjajah Israel Mengumumkan Pembukaan Penyelidikan Kriminal terhadap Istri Netanyahu Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Jaksa Penuntut Umum penjajah Israel mengumumkan pembukaan penyelidikan kriminal terhadap istri Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Sara Netanyahu, menyusul tuduhan yang diajukan terhadapnya oleh seorang anggota oposisi Knesset.

Departemen Kejaksaan Umum menyampaikan penyelidikan kriminal telah dibuka atas dugaan bahwa Sara Netanyahu melakukan tindak pidana.

Polisi penjajah Israel sedang melakukan penyelidikan bekerja sama dengan Departemen Kejahatan Dunia Maya dari Kejaksaan Umum.

Penyelidikan dibuka atas tuduhan bahwa Sarah Netanyahu berusaha mengintimidasi seorang saksi dan mencampuri kasus korupsi yang melibatkan suaminya.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menerobos Masuk ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem di bawah Perlindungan Polisi

Naama Lazmi, yang merupakan anggota Knesset dari Partai Buruh, menuduh Sara menocba mengintimidasi seorang saksi dalam persidangan korupsi suaminya.

Sebelumnya, Jaksa Agung Gall Baharav-Miara dan Jaksa Negara Amit Aisman mengumumkan pada tanggal 26 Desember 2024 lalu bahwa mereka telah memerintahkan penyelidikan atas dugaan pelecehan saksi dan penghalangan keadilan.

“Penyelidikan itu menyangkut saksi utama dalam Kasus 1000, Hadas Klein, yang mengajukan pengaduan terhadap Sara Netanyahu setelah program itu ditayangkan,” kata media penjajah Israel.

Di sisi lain, juru bicara Jonathan Fowler mengatakan klinik dan sekolah yang dikelola oleh UNRWA terus beroperasi di Yerusalem Timur dan Tepi Barat yang diduduki tetapi situasinya masih sangat tidak pasti karena 2 UU penjajah Israel secara efektif melarang organisasi itu.

Baca Juga:
Tim Penyelamat Palestina Temukan Jenazah 20 Warga Palestina yang Terbunuh di Jalur Gaza Utara

Dia mengatakan kepada media bahwa UU pertama melarang operasi UNRWA di wilayah yang dianggap oleh penjajah Israel sebagai wilayah kedaulatannya.

Dia menambahkan hukum yang kedua melarang semua kontak antara pejabat penjajah Israel dan UNRWA.

Dia memperingatkan hal ini menimbulkan potensi masalah yang sangat besar seraya mencontohkan penghancuran blok perumahan di Jenin oleh tentara penjajah Israel.

“Biasanya, kami akan tahu bahwa operasi militer akan datang dan kami akan dapat memastikan bahwa anak-anak sekolah aman tetapi kami tidak mempunyai kemungkinan untuk melakukan koordinasi,” ucapnya.

Baca Juga:
Penjajah Israel Membakar Sebuah Masjid di Komunitas Arab al-Mleihat Barat Laut Jericho Tepi Barat

Dia menyatakan pihaknya tidak diberitahu sebelumnya jadi selalu ada risiko untuk masyarakat dan populasi yang pihaknya layani, baik itu pasien maupun anak sekolah. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Menerobos Masuk ke Masjid Al Aqsa di Yerusalem di bawah Perlindungan Polisi

Masjid Al Aqsa yang terletak di Yerusalem diterobos oleh penjajah Israel yang berada di bawah perlindungan polisi penjajah Israel.

Tim Penyelamat Palestina Temukan Jenazah 20 Warga Palestina yang Terbunuh di Jalur Gaza Utara

Jenazah 20 warga Palestina yang terbunuh di Jalur Gaza utara dan menjadi sasaran kejahatan ditemukan oleh tim penyelamat Palestina.

Penjajah Israel Membakar Sebuah Masjid di Komunitas Arab al-Mleihat Barat Laut Jericho Tepi Barat

Sebuah masjid di komunitas Arab al-Mleihat, barat laut Jericho, dibakar oleh penjajah Israel, menghancurkan bangunan itu.

Otoritas Penjajah Israel Memaksa Warga Palestina untuk Menghancurkan Rumahnya di Desa Umm Tuba

Warga Palestina dipaksa oleh otoritas penjajah Israel untuk menghancurkan rumahnya sendiri di Desa Umm Tuba.

Pasukan Penjajah Israel Memaksa Pemilik Toko di Kota Huwwara Tepi Barat untuk Menutup Bisnis Mereka

Pemilik toko di kota Huwwara, selatan Nablus, Tepi Barat, dipaksa oleh pasukan penjajah Israel untuk menutup bisnis mereka.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;