Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Sebelah Timur Beit Hanoun Jalur Gaza Utara

Ket. Foto: Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara
Ket. Foto: Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Utara Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Seorang pria Palestina tewas dan beberapa lainnya terluka dalam serangan udara penjajah Israel yang menargetkan sekelompok warga sipil di sebelah timur Beit Hanoun di Jalur Gaza utara.

Menurut media, sebuah pesawat nirawak penjajah Israel pada tanggal 2 Maret 2025 waktu setempat menyerang sekelompok warga sipil yang sedang memeriksa rumah-rumah mereka yang hancur di daerah itu.

Serangan tersebut menyebabkan 1 orang tewas dan beberapa lainnya terluka.

Meski perjanjian gencatan senjata mulai berlaku pada tanggal 19 Januari 2025, penjajah Israel terus melanggar perjanjian itu dengan menargetkan warga sipil di wilayah itu hampir setiap hari.

Baca Juga:
Penjajah Israel Melarang Istri dari Tahanan Palestina yang Paling Lama Menjalani Hukuman Menemuinya

Video yang tersebar memperlihatkan sekelompok orang berlari ke arah korban di area yang dipenuhi dengan puing-puing. 1 orang, yang tampak berlumuran darah dan meninggal, terlihat dibawa pergi dengan selimut.

Seorang pria lain yang juga berlumuran darah dan lemas dibaringkan di dalam selimut.

Serangan tersebut terjadi ketika penjajah Israel menyampaikan pihaknya sekarang memblokir semua bantuan ke Jalur Gaza setelah fase pertama gencatan senjata berakhir dan menolak memasuki tahap kedua.

Pemerintah penjajah Israel telah memutuskan untuk menangguhkan masuknya bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza dan menutup jalur penyeberangan ke wilayah itu sehingga pemberitahuan lebih lanjut.

Baca Juga:
Penjajah Israel Menyerang Sejumlah Rumah Palestina di Masafer Yatta Selatan Hebron

Keputusan itu diambil dalam rapat kabinet penjajah Israel yang diadakan pada hari Sabtu malam yang dipimpin oleh Benjamin Netanyahu.

Pernyataan itu berbunyi: ‘Dengan berakhirnya fase pertama kesepakatan penyanderaan dan mengingat penolakan Hamas untuk menerima garis besar Witkoff guna melanjutkan perundingan, yang disetujui penjajah Israel, Netanyahu telah memutuskan bahwa mulai pagi ini semua masuknya barang dan pasokan ke Jalur Gaza akan dihentikan”.

“Penjajah Israel tidak akan mengizinkan gencatan senjata tanpa pembebasan sandera. Jika Hamas terus menolak, akan ada konsekuensi lebih lanjut,” bunyi pernyataan itu.

Langkah ini dilakukan setelah penolakan penjajah Israel untuk mematuhi ketentuan perjanjian gencatan senjata bertepatan dengan berakhirnya fase pertama gencatan senjata yang berakhir Sabtu malam. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Melarang Istri dari Tahanan Palestina yang Paling Lama Menjalani Hukuman Menemuinya

Istri dari tahanan Palestina yang paling lama menjalani hukuman, Nael Barghouti, dilarang oleh penjajah Israel untuk menemuinya.

Penjajah Israel Menyerang Sejumlah Rumah Palestina di Masafer Yatta Selatan Hebron

Dengan dilindungi oleh pasukan, penjajah Israel menyerang rumah-rumah milik warga Palestina di Masafer Yatta di selatan Hebron.

Pasukan Penjajah Israel Serbu Nablus dan Melakukan Investigasi Lapangan terhadap Sejumlah Penduduk

Dalam penyerbuan di Nablus, pasukan penjajah Israel melakukan investigasi lapangan terhadap sejumlah penduduk.

Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Tambahan di Sekitar Masjid Al Aqsa selama Bulan Ramadhan

Pembatasan tambahan diberlakukan penjajah Israel di sekitar Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama bulan Ramadhan.

Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Wilayah Tengah Rafah

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di wilayah tengah Rafah, Jalur Gaza selatan, menewaskan seorang pria Palestina.

Berita Terkini

wave

Gencar Usut Dugaan Pungli Barcode Solar Petani, Jurnalis Malah Diancam Polisikan oleh Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong

Bukannya Tertibkan Administrasi, Oknum Pejabat Dinas TPHP Parigi Moutong Malah Serang Balik Pers Pakai Ancaman Lapor Polisi.

Jaringan Gurita Barcode Solar Bersubsidi, "Uang Pelicin" Diduga Jadi Budaya di Dinas TPHP Parigi Moutong

Bisnis barcode dinas TPHP Parigi moutong diduga sudah sejak lama menggurita, praktek pungli penerbitan barcode disebut sudah menjadi budaya.

Bau Menyengat Transaksi Barcode Solar: Sektor Pertanian Parigi Moutong Kembali Digerogoti Oknum

Dugaan permainan dalam penerbitan barcode solar untuk petani di Parigi moutong, disebut menjadi ladang cuan oknum pejabat.

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.


See All
; ;