Pasukan Penjajah Israel Serbu Nablus dan Melakukan Investigasi Lapangan terhadap Sejumlah Penduduk

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Nablus
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Nablus Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menyerbu Nablus saat fajar yang ditempatkan di sekitar kota tua, Jalan Faisal, dan pasar komersial.

Dalam konteks terkait, media melaporkan tentara pendudukan penjajah Israel menyerbu Desa Tal, barat daya kota, menggerebek beberapa rumah dan melakukan investigasi lapangan terhadap sejumlah penduduk setempat pada saat tanggal 1 Maret 2025 waktu setempat.

Tetapi tidak ada korban luka atau penahanan yang dilaporkan.

Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menandatangani penjualan darurat senilai 2 miliar USD dalam bentuk bom dan hulu ledak ketika AS terus mendukung penjajah Israel dalam konflik di Timur tengah.

Baca Juga:
Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Tambahan di Sekitar Masjid Al Aqsa selama Bulan Ramadhan

DSCA atau Badan Kerjasama Keamanan Pertahanan AS mengumumkan bantuan senilai 675,7 juta USD dalam bentuk badan bom dan perlengkapan pemandu serta 295 juta USD dalam bentuk buldozer dan perlengkapan terkait.

“Rubio telah menetapkan dan memberikan justifikasi terperinci bahwa ada keadaan darurat yang mengharuskan penjualan segera barang-barang pertahanan dan layanan pertahanan tersebut kepada pemerintah penjajah Israel demi kepentingan keamanan nasional AS,” ujar DSCA.

Ditambahkan AS berkomitmen terhadap keamanan penjajah Israel dan sangat penting bagi kepentingan nasional AS untuk membantu penjajah Israel mengembangkan dan mempertahankan kemampuan pertahanan diri yang kuat dan siap.

Di sisi lain, kelompok HAM, cabang Physicians for Human Rights di penjajah Israel mengutuk kebijakan pelanggaran yang meluas yang dilakukan terhadap para pekerja kesehatan yang ditahan di Jalur Gaza.

Baca Juga:
Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Wilayah Tengah Rafah

Dalam sebuah laporan, kelompok itu menyampaikan militer penjajah Israel menahan lebih dari 250 personel medis dan staf pendukung di Jalur Gaza sejak dimulainya perang di Jalur Gaza.

Menurut laporan itu, lebih dari 180 orang masih ditahan tanpa indikasi yang jelas kapan atau apakah mereka akan dibebaskan.

Disebutkan para tahanan mengalami penyiksaan fisik, psikologis, dan seksual serta kelaparan dan juga pengabaian medis yang merupakan bentuk penyiksaan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Penjajah Israel Berlakukan Pembatasan Tambahan di Sekitar Masjid Al Aqsa selama Bulan Ramadhan

Pembatasan tambahan diberlakukan penjajah Israel di sekitar Masjid Al Aqsa di Yerusalem Timur selama bulan Ramadhan.

Seorang Pria Palestina Tewas dalam Serangan Pesawat Tak Berawak Penjajah Israel di Wilayah Tengah Rafah

Serangan pesawat tak berawak penjajah Israel di wilayah tengah Rafah, Jalur Gaza selatan, menewaskan seorang pria Palestina.

Sekelompok Penjajah Israel Mencuri 15 Domba dari Komunitas Badui di Utara Jericho Tepi Barat

Penjajah Israel mencuri sebanyak 15 domba dari komunitas Badui Shalal al-Auja yang terletak di utara Jericho, Tepi Barat.

Pasukan Penjajah Israel Keluarkan Pemberitahuan untuk Menghentikan Pembangunan Lumbung Pertanian di Lembah Yordan Utara

Pemberitahuan untuk menghentikan pembangunan lumbung pertanian di Lembah Yordan utara dikeluarkan oleh pasukan penjajah Israel.

Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Sebuah Restoran dan Beberapa Fasilitas untuk Lapangan Olahraga di Nahalin

Sebuah restoran dan beberapa fasilitas untuk lapangan olahraga di Nahalin dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;