Pasukan Penjajah Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina di Desa Shufa Tenggara Tulkarem

Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Rumah Warga Palestina di Desa Shufa
Ket. Foto: Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Rumah Warga Palestina di Desa Shufa Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Pasukan penjajah Israel menghancurkan rumah milik Ibrahim Mahmoud Daroubi di Desa Shufa di tenggara Tulkarem pada hari Kamis pagi, 10 April 2025.

Sumber-sumber lokal menyampaikan kepada media bahwa pembongkaran tersebut terjadi secara tiba-tiba dan tanpa peringatan sebelumnya.

2 buldozer militer digunakan di bawah perlindungan ketat dari tentara penjajah Israel yang menyerbu daerah tersebut dan memanjat atap rumah-rumah tetangga setelah menyerbunya.

“Tentara penjajah Israel memaksa Daroubi untuk mengevakuasi rumahnya dalam waktu yang singkat dan tidak mengizinkannya untuk mengeluarkan isi rumahnya sebelum pembongkaran total,” ujar mereka.

Baca Juga:
Otoritas Penjajah Israel Hancurkan 2 Rumah Palestina di Desa al-Rihiya Selatan Hebron

Selama pembongkaran, pasukan penjajah Israel juga menganiaya pemilik rumah dan warga yang bergegas menolongnya.

Mereka diketahui menembakkan bom suara, gas air mata, dan peluru karet kepada siapa saja yang mencoba mendekati area itu.

Mereka juga menahan saudara-saudara Ibrahim Daroubi dan menyerang mereka beserta ayah mereka.

Salah satu dari mereka terluka akibat peluru karet.

Baca Juga:
4 Warga Sipil Palestina Tewas dan Lainnya Terluka Akibat Penembakan Penjajah Israel di Beberapa Daerah Jalur Gaza

Rumah yang menjadi sasaran pembongkaran dibangun lebih dari 5 tahun yang lalu adalah bangunan 1 lantai yang terletak di bagian utara desa.

Pemiliknya menerima surat perintah pembongkaran sekitar 2 tahun yang lalu sebagai bagian dari kebijakan pendudukan penjajah Israel untuk menindas penduduk daerah itu dan menggusur mereka secara paksa.

Di sisi lain, Liga Muslim Dunia mengecam keputusan pemerintah penjajah Israel untuk menutup 6 sekolah yang berafiliasi dengan UNRWA di Yerusalem yang diduduki.

Dalam sebuah pernyataan, Liga Muslim Dunia menyatakan keputusan ini adalah bagian dari pelanggaran sistematis yang menargetkan secara politik dan militer badan-badan PBB dan organisasi-organisasi bantuan dan juga resolusi-resolusi mereka yang terkait dengan hak-hak rakyat Palestina.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Kandang Kuda di Kota Beit Hanina Utara Yerusalem

Disebutkan Sekretaris Jenderal Liga Muslim Dunia, Mohammed bin Abdul Karim Al-Issa, memperbarui dukungan dan juga solidaritasnya dengan UNRWA dalam misi kemanusiaannya untuk mendukung rakyat Palestina. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Otoritas Penjajah Israel Hancurkan 2 Rumah Palestina di Desa al-Rihiya Selatan Hebron

2 Rumah milik warga Palestina yang terletak di Desa al-Rihiya di sebelah selatan Hebron dihancurkan oleh otoritas penjajah Israel.

4 Warga Sipil Palestina Tewas dan Lainnya Terluka Akibat Penembakan Penjajah Israel di Beberapa Daerah Jalur Gaza

Penembakan yang dilakukan oleh penjajah Israel di beberapa daerah di Jalur Gaza membuat 4 warga Palestina tewas dan lainnya terluka.

Pasukan Penjajah Israel Menghancurkan Sebuah Kandang Kuda di Kota Beit Hanina Utara Yerusalem

Sebuah kandang kuda yang terletak di Kota Beit Hanina di sebelah utara Yerusalem dihancurkan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Beberapa Warga Palestina Tewas dan Terluka Akibat Pemboman Penjajah Israel di Jalur Gaza

Pemboman penjajah Israel yang berlangsung di Jalur Gaza dilaporkan menyebabkan beberapa warga Palestina tewas dan terluka.

Buldozer Penjajah Israel Hancurkan Tangki Air di Al-Deir Lembah Yordan Utara

Tangki air yang terletak di Al-Deir di Lembah Yordan bagian utara dilaporkan dihancurkan oleh buldozer penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;