Penjajah Israel Membakar Lahan Pertanian di Kota Turmus Ayya di Timur Laut Ramallah

Ket. Foto: Lahan Pertanian di Kota Turmus Ayya Dibakar oleh Lahan Pertanian
Ket. Foto: Lahan Pertanian di Kota Turmus Ayya Dibakar oleh Lahan Pertanian Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut sumber setempat, penjajah Israel membakar lahan pertanian di Kota Turmus Ayya yang terletak di sebelah timur laut Ramallah.

Beberapa sumber menyampaikan kepada media bahwa pada hari Minggu malam, tanggal 15 Juni 2025 waktu setempat, para penjajah Israel membakar lahan pertanian yang terletak di dataran timur kota itu.

“Ini menyebabkan terbakarnya beberapa pohon zaitun,” ujar mereka.

Selain itu, pasukan penjajah Israel menahan 2 warga Palestina dan kendaraan mereka di dekat gerbang besi yang dipasang di pintu masuk utama kota saat mereka mencoba masuk.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Beberapa Wilayah di Yerusalem dan Sekitarnya

Diketahui sebelumnya, pasukan penjajah Israel telah menutup pintu masuk utama kota tersebut dengan menggunakan gerbang logam sehingga memaksa penduduk untuk menggunakan rute alternatif dan berbahaya.

Di sisi lain, 8 warga sipil Palestina dan beberapa lainnya terluka pada hari Minggu, tanggal 15 Juni 2025 waktu setempat, setelah pesawat tempur penjajah Israel mengebom sebuah rumah di selatan kamp pengungsi Al-Nuseirat yang terletak di Jalur Gaza bagian tengah.

Sumber-sumber lokal melaporkan bahwa serangan udara itu menargetkan sebuah rumah milik keluarga Ghrab yang menyebabkan tewasnya 8 warga Palestina dan melukai beberapa lainnya.

Sementara itu, pada hari Minggu malam, tanggal 15 Juni 2025 waktu setempat, seorang warga Palestina meninggal dan beberapa lainnya terluka setelah pesawat penjajah Israel menargetkan sekitar Pemakaman Al-Sawarha di Jalur Gaza bagian tengah.

Baca Juga:
3 Warga Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Targetkan Kota Gaza

Di hari yang sama, pasukan penjajah Israel melanjutkan serangan gencarnya terhadap Kota Tulkarem dan 2 kamp pengungsiannya, menandai 140 hari agresi berturut-turut, termasuk 127 hari agresi berkelanjutan terhadap kamp pengungsi Nur Shams.

Serangan yang sedang berlangsung ditandai dengan eskalasi yang tajam di lapangan, blokade yang menyesakkan, serangan yang berulang-ulang, dan penahanan sistematis yang telah memengaruhi hampir setiap bagian kota dan juga daerah sekitarnya.

Diketahui hingga kini, operasi pembongkaran di kamp Tulkarem telah berlangsung selama 10 hari berturut-turut dengan fokus pada beberapa lingkungan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menyerbu Beberapa Wilayah di Yerusalem dan Sekitarnya

Beberapa wilayah yang terletak di Yerusalem dan sekitarnya di Tepi Barat dikabarkan diserbu oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

3 Warga Sipil Palestina Tewas dalam Serangan Udara Penjajah Israel yang Targetkan Kota Gaza

Dalam serangan udara yang dilakukan penjajah Israel yang menargetkan Kota Gaza, sebanyak 3 warga sipil Palestina dilaporkan tewas.

Pasukan Penjajah Israel Menahan 2 Warga Palestina dari Ramallah dan Jenin di Tepi Barat

Sebanyak 2 warga Palestina yang berasal dari Provinsi Ramallah dan Jenin di Tepi Barat ditahan oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Militer Penjajah Israel Keluarkan Peringatan untuk Mengungsi di dalam dan Sekitar Kompleks Medis Nasser

Perintah untuk melakukan pengungsian dikeluarkan oleh militer penjajah Israel di dalam dan sekitar Kompleks Medis Nasser di Khan Younis.

11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan dan Tengah

Serangkaian serangan udara yang dilakukan penjajah Israel di Jalur Gaza tengah dan selatan menyebabkan sebanyak 11 warga Palestina tewas.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;