Militer Penjajah Israel Keluarkan Peringatan untuk Mengungsi di dalam dan Sekitar Kompleks Medis Nasser

Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Memperingatkan Warga Palestina di dalam dan Sekitar Kompleks Medis Nasser untuk Mengungsi
Ket. Foto: Militer Penjajah Israel Memperingatkan Warga Palestina di dalam dan Sekitar Kompleks Medis Nasser untuk Mengungsi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Militer penjajah Israel telah mengeluarkan peringatan kepada warga sipil Palestina dan orang-orang terlantar di dalam dan sekitar Kompleks Medis Nasser di Khan Younis yang terletak di Jalur Gaza selatan.

Militer penjajah Israel menuntut mereka untuk mengungsi dari daerah itu dan bergerak menuju Al-Mawasi dan lokasi lainnya.

Saksi mata melaporkan warga Palestina termasuk dengan wartawan mulai mengungsi dari daerah sekitar di tengah meningkatnya ketegangan dan kepanikan yang meluas atas kekhawatiran akan kemungkinan serangan udara penjajah Israel dan pembantaian baru.

Perkembangan ini terjadi di tengah pemadaman komunikasi dan layanan internet yang hampir total di Jalur Gaza.

Baca Juga:
11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan dan Tengah

“Pasukan penjajah Israel secara langsung menghubungi orang-orang di daerah sekitar Kompleks Medis Nasser dan menyatakannya sebagai ‘zona operasi militer’ dan memerintahkan evakuasi,” ujarnya.

Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa komplek itu mungkin sengaja menjadi sasaran dan tidak dapat digunakan lagi, terutama karena blok pemukiman di sekitarnya juga terancam.

Kompleks Medis Nasser merupakan satu-satunya fasilitas di Jalur Gaza selatan yang menyediakan layanan khusus, termasuk dengan dialisis, operasi bedah, perawatan intensif neonatal, dan perawatan kritis.

Penutupannya akan membahayakan nyata ratusan pasien dan memicu bencana kemanusiaan besar.

Baca Juga:
Kementerian Kesehatan Gaza Memperingatkan Adanya Penurunan dalam Donor Darah

Sumber-sumber lokal memperingatkan bahwa setelah melumpuhkan infrastruktur medis di Jalur Gaza utara, militer penjajah Israel kini secara sistematis juga menargetkan sistem kesehatan di selatan.

Ada kekhawatiran yang berkembang bahwa hal ini dapat mengakibatkan runtuhnya layanan kesehatan secara total di wilayah itu.

Di sisi lain, dalam pernyataan bersama yang dikeluarkan hari Kamis malam, tanggal 12 Juni 2025 waktu setempat, menteri luar negeri Prancis, Italia, Jerman, Polandia, Spanyol, dan Inggris, bersama dengan Perwakilan Tinggi Uni Eropa untuk Urusan Luar Negeri dan Kebijakan Keamanan, Kaja Kallas, menyerukan gencatan senjata segera di Jalur Gaza. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

11 Warga Palestina Tewas dalam Serangkaian Serangan Udara Penjajah Israel di Jalur Gaza Selatan dan Tengah

Serangkaian serangan udara yang dilakukan penjajah Israel di Jalur Gaza tengah dan selatan menyebabkan sebanyak 11 warga Palestina tewas.

Kementerian Kesehatan Gaza Memperingatkan Adanya Penurunan dalam Donor Darah

Adanya penurunan dalam donor darah karena krisis kemanusiaan yang semakin parah diperingatkan Kementerian Kesehatan Gaza.

Penjajah Israel Menutup Pintu Masuk Utama Desa al-Lubban al-Sharqiya di Selatan Nablus

Pintu masuk utama Desa al-Lubban al-Sharqiya di sebelah selatan Nablus ditutup oleh penjajah Israel untuk hari kelima berturut-turut.

Pasukan Penjajah Israel Mencabut Pohon Zaitun Milik Seorang Penduduk Desa Oadla Selatan Nablus

Pohon zaitun yang merupakan milik seorang penduduk Desa Oadla di selatan Nablus dicabut oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Tentara Penjajah Israel Terus Memindahkan Paksa Ribuan Warga Palestina dari Wilayah Utara Jalur Gaza

Pemindahan paksa ribuan warga Palestina dari wilayah utara Jalur Gaza terus dilakukan oleh tentara pendudukan penjajah Israel.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;