Rumah Sakit yang Tersisa di Jalur Gaza Dilaporkan Terancam Ditutup Setiap Saat

Ket. Foto: Rumah Sakit yang Tersisa yang Beroperasi di Gaza Terancam Ditutup Setiap Saat
Ket. Foto: Rumah Sakit yang Tersisa yang Beroperasi di Gaza Terancam Ditutup Setiap Saat Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Sumber-sumber medis melaporkan rumah sakit yang tersisa yang beroperasi di Jalur Gaza terancam ditutup setiap saat dengan kepadatan yang parah di bagian rawat inap, unit gawat darurat, dan perawatan intensif, serta peningkatan kasus kritis yang melebihi kapasitasnya.

Sumber itu menyampaikan hanya 45 ruang operasi yang beroperasi dari total 312 dengan kapasitas yang terbatas, mencegah intervensi bedah yang rumit dan mendesak.

Rumah sakit juga menderita kekurangan obat-obatan dan pasokan medis yang parah, terutama memengaruhi layanan untuk pasien jantung dan kanker.

“47 persen daftar obat esensial telah habis sepenuhnya,” konfirmasi mereka dan menambahkan kekurangan pasokan medis telah mencapai 65 persen.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Menahan Seorang Wanita Palestina dan Seorang Anak di Bawah Umur dari Yerusalem

Selain itu, hanya 9 dari 34 stasiun oksigen yang masih beroperasi sebagian sehingga tidak dapat memenuhi kebutuhan rumah sakit.

Peralatan pencitraan diagnostik tidak berfungsi dan terjadi kekurangan bahan bakar yang diperlukan untuk mengoperasikan 49 generator.

Ini memperparah krisis di departemen-departemen yang vital. Sumber-sumber itu menunjukkan pasien dicegah bepergian untuk berobat sementara 338 pasien kanker meninggal ketika menunggu rujukan.

11.000 lainnya ditolak pengobatannya setelah pusat-pusat spesialis dihancurkan dan mereka dicegah meninggalkan Jalur Gaza. 

Baca Juga:
Seorang Remaja Palestina Meninggal setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Timur Laut Ramallah

513 pasien juga meninggal karena penjajah Israel mencegah mereka bepergian ke luar Jalur Gaza untuk berobat.

Tentang pasien gagal ginjal, sumber mengonfirmasi 41 persen dari jumlah total meninggal sementara pasien di Jalur Gaza bagian utara menderita kekurangan perawatan medis total setelah hancurnya rumah sakit di sana.

Sumber tersebut menyampaikan bank darah mengalami kekurangan unit yang parah sementara kampanye donasi masyarakat menjadi tidak efektif karena menyebarnya anemia dan kekurangan gizi.

Ini terutama terjadi di kalangan anak-anak dan bayi karena kurangnya susu terapeutik dan tidak adanya sumber nutrisi dan air bersih.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Perketat Pembatasan dan Penutupan di Yerusalem

Menurut sumber, lebih dari 59.000 kasus diare berdarah telah tercatat sejak awal tahun 2025. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Pasukan Penjajah Israel Menahan Seorang Wanita Palestina dan Seorang Anak di Bawah Umur dari Yerusalem

Sebanyak 2 warga Palestina dari Yerusalem, yakni seorang wanita dan seorang anak di bawah umur, ditahan pasukan penjajah Israel.

Seorang Remaja Palestina Meninggal setelah Ditembak oleh Pasukan Penjajah Israel di Timur Laut Ramallah

Ditembak oleh pasukan penjajah Israel di timur laut Ramallah, seorang remaja Palestina meninggal karena luka-luka yang dideritanya.

Pasukan Penjajah Israel Perketat Pembatasan dan Penutupan di Yerusalem

Pembatasan dan penutupan di Kota Tua Yerusalem yang diduduki diperketat oleh pasukan pendudukan penjajah Israel.

Sebanyak 9 Warga Sipil Tewas dalam Serangan Artileri Penjajah Israel saat Menunggu Bantuan Kemanusiaan di Barat Laut Kota Gaza

Dalam serangan yang menargetkan orang-orang yang menunggu bantuan di barat laut Kota Gaza, sebanyak 9 warga sipil Palestina dikabarkan tewas

Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Wilayah Mata Air Al-Auja di Utara Jericho

Wilayah Mata Air di sebelah utara Jericho diserbu oleh penjajah Israel dalam serangan lain yang menargetkan komunitas Badui.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;