Jatuhkan Selebaran, Penjajah Israel Hentikan Penjualan Rokok di Jalur Gaza Sebagai Insentif untuk Informasi

Ket. Foto: Penjajah Israel Menghentikan Penjualan Rokok di Jalur Gaza Sebagai Insentif untuk Informasi Source: (Foto/Instagram/@unrwa)

Internasional, gemasulawesi – Menurut laporan, penjajah Israel menghentikan penjualan rokok di Jalur Gaza sebagai insentif untuk informasi.

Dikabarkan sebuah quadcopter penjajah Israel menjatuhkan selebaran di atas tenda-tenda orang terlantar di Jalur Gaza bagian selatan kemarin, tanggal 11 Agustus 2024, waktu Palestina.

Selebaran yang disertai dengan bungkus rokok itu menyampaikan orang yang menelepon nomor yang berisi informasi tentang pejuang di Jalur Gaza akan menerima lebih banyak tembakau.

Baca Juga:
Keluarganya Mengambil Jalan yang Salah Menuju Pemukiman, Pemukim Penjajah Israel Todongkan Senjata ke Kepala Seorang Gadis Palestina Berusia 3 Tahun

Selebaran tersebut berbunyi ‘Hamas membakar Gaza’ dan ‘Merokok itu berbahaya, tetapi Hamas bahkan lebih berbahaya lagi. Mau tahu lebih banyak? Hubungi kami’.

Di sisi lain, sayap militer Hamas, Brigade Qassam, telah mengklaim bertanggung jawab atas serangan penembakan di Lembah Jordan kemarin, 11 Agustus 2024, yang menewaskan 1 orang warga penjajah Israel dan melukai seorang lainnya.

“Yonatan Deutsch yang berusia 23 tahun yang tewas dalam serangan di dekat pemukiman ilegal penjajah Israel merupakan seorang tentara Zionis,” kata mereka dalam sebuah pernyataan.

Baca Juga:
Kapal Perang Melepaskan Tembakan ke Arah Pantai, Kamp Pengungsi Nuseirat di Jalur Gaza Tengah Dilaporkan Diserang Secara Hebat oleh Tentara Penjajah Israel

Brigade Qassam menyampaikan serangan tersebut merupakan balas dendam atas lebih dari 100 korban pengeboman Sekolah al-Tabin dan menekankan bahwa pejuang Brigade Qassam di Tepi Barat telah memperbarui kesetiaan mereka kepada Yahya Sinwar.

Di sisi lain, sekelompok demonstran penjajah Israel dan Amerika Serikat berkumpul di Central Park untuk memperbarui seruan mereka untuk kesepakatan gencatan senjata Jalur Gaza yang akan membawa kembali tawanan penjajah Israel.

“Selesaikan kesepakatan,” tuntut mereka setelah Amerika Serikat, Mesir dan Qatar meminta penjajah Israel dan Hamas untuk ikut serta dalam putaran negosiasi lain yang akan mengamankan kesepakatan yang mengakhiri perang mematikan itu.

Baca Juga:
Terjadi Saat Orang-Orang sedang Melaksanakan Salat Subuh, Lebih dari 100 Warga Palestina Tewas dalam Serangan Penjajah Israel terhadap Sebuah Sekolah

Brigade Qassam mengatakan para pejuangnya menargetkan pengangkut pasukan lapis baja militer penjajah Israel di daerah timur Rafah.

Mereka menambahkan para pejuangnya juga menargetkan sekelompok tentara penjajah Israel yang berlindung di dalam sebuah gedung di lingkungan Tal as-Sultan, sebelah barat Rafah.

“Serangan tersebut menimbulkan korban,” ujar mereka. (*/Mey)

Bagikan:

Artikel Terkait

Berita Terkini