Gubernur Jateng Jabat Ketum Indonesia Persada

<p>Foto: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo. </p>
Foto: Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo.

Berita nasional, gemasulawesiGubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo terpilih menjadi Ketum Indonesia Persada atau Persatuan Radio TV Publik Daerah se-Indonesia.

Ganjar mengantikan Saifullah Yusuf sebagai Ketum Indonesia Persada, yang sebelumnya menyatakan mengundurkan diri.

“Saya telah meminta kesediaan Pak Ganjar untuk melanjutkan tugas saya memimpin organisasi ini. Dan Alhamdulillah beliau berkenan menjadi ketua umum,” ujar Gus Ipul sapaan akrab Saifullah Yusuf.

Baca juga: RRI Kota Palu Jajaki Kerjasama dengan Tiga Stasiun Radio Parigi

Indonesiapersada.id merupakan organisasi yang mewadahi Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) radio dan televisi yang didirikan pemerintah daerah di seluruh Indonesia. Dia berharap, organisasi ini semakin maju di bawah kepemimpinan Ganjar.

“Saya yakin Pak Ganjar mampu memberikan ide dan gagasan anyar, demi kemajuan LPPL di Indonesia,” katanya.

Baca juga: Puluhan Sekolah di Parigi Moutong Lambat Lapor BOS Tahap Satu

Dia meminta kepada seluruh pemerintah daerah memberikan support pada LPPL di daerahnya masing-masing. Caranya, dengan melakukan penguatan kelembagaan, SDM, ketahanan informasi di daerah dan sebagainya.

“LPPL ke depannya harus siap dan mampu untuk menyongsong era digital 4.0 yang sudah berkembang menjadi 5.0. Setiap kepala daerah memiliki tanggungjawab moral untuk menjadikan LPPL kuat dan tidak kalah dengan lembaga penyiaran lain,” ujarnya.

Baca juga: Gubernur Siapkan Jalur Perdagangan Sulawesi Tengah-Kalimantan

Sementara itu, Ketum Indonesia Persada terpilih, Ganjar Pranowo mengatakan siap menjalankan amanah sebagai ketua umum Indonesiapersada.id. Sebab menurutnya, radio dan televisi lokal di Indonesia memang harus didorong agar lebih baik lagi.

“Lembaga penyiaran publik lokal ini memang mesti didorong, karena ini bisa menjadi salah satu media yang menyampaikan informasi penting pada masyarakat. Misalnya informasi tentang penanganan Covid-19 dan informasi penting lainnya. Dan saya orang yang meyakini, radio dan televisi lokal itu memiliki peminat yang fanatik di Indonesia,” ucapnya.

Baca juga: Gubernur Minta BRI Siapkan KUR untuk Sulawesi Tengah Rp5 Triliun

Mukernas Luar Biasa Indonesiapersada.id dihadiri lebih dari 200 utusan Kabupaten/Kota dan Provinsi seluruh Indonesia yang daerahnya memiliki LPPL Radio dan TV. Selain itu, hadir juga para Komosioner KPID Provinsi seluruh Indonesia.

“Sebenarnya kita dituntut mampu memberikan konten siaran yang dibutuhkan masyarakat. Apalagi dalam kondisi pandemi seperti saat ini. Karena itulah kita berharap Indonesiapersada.id bisa melakukan banyak pelatihan lagi untuk meningkatkan kualitas SDM LPPL di daerah,” tutupnya. (***)

Baca juga: Penerima Bansos Tunai dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kg

...

Artikel Terkait

wave

Pemerintah Tuntaskan Klaim Rumah Sakit Rp17,1 Triliun

Pemerintah telah membayar klaim rumah sakit penanganan pasien covid 19 dengan total sebesar Rp 17,1 Triliun, bulan layanan 2020 dan 2021.

Indonesia Target Perbaikan Peringkat di Olimpiade Tokyo

Bukan hanya sekedar medali semata ingn diraih, melainkan Indonesia mematok target perbaikan peringkat di Olimpiade Tokyo 2020.

Anjuran Qurban Muhammadiyah: Sembelih Hewan di Rumah

Anjuran qurban Muhammadiyah pada Idul Adha 1442H/2021, agar hewan kurban berupa kambing atau domba dapat disembelih di rumah

Banjir Rendam Sinjai, Sulawesi Selatan

Hujan deras melanda hingga Kamis 8 Juli 2021 dini hari berdampak banjir rendam Sinjai, Sulawesi Selatan, Dua kecamatan terdampak.

Panglima Perang Lawan Covid 19 Seharusnya Bukan Menteri

Syahrial, politikus Demokrat menyebut panglima perang lawan covid 19 itu seharusnya bukan menteri, melainkan Presiden Jokowi sendiri.

Berita Terkini

wave

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.


See All
; ;