Tinjau Lokasi Puncak Haji, Menag Dilaporkan Mengecek Kesiapan Maktab, Toilet dan Layanan Lainnya

Ket. Foto: Menteri Agama Dikabarkan Meninjau Lokasi Puncak Haji untuk Melakukan Pengecekan
Ket. Foto: Menteri Agama Dikabarkan Meninjau Lokasi Puncak Haji untuk Melakukan Pengecekan Source: (Foto/ANTARA/Sigit Kurniawan/MCH 2024)

Nasional, gemasulawesi – Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas, diketahui melakukan peninjauan lokasi puncak haji di Arafah, Muzdalifah dan Mina atau Armuzna.

Dalam peninjauannya di Muzdalifah, Menteri Agama mengecek kesiapan toilet, maktab dan layanan yang lainnya.

Yaqut Cholil Qoumas juga memberikan perhatian khusus pada lokasi pembangunan toilet baru di Muzdalifah yang dikabarkan memakan lahan hingga 2 hektare.

Baca Juga:
Polemik Kasus Pembunuhan Vina, Hotman Paris Minta Otto Hasibuan dan Yusril Ihza Mahendra Jadi Tim Kuasa Hukum Pegi Setiawan

Disebutkan jika pembangunan toilet tersebut berdampak pada luas lahan yang ditempati jemaah.

“Jika pada tahun 2023 lahan per orang sekitar 54 cm, maka di tahun 2024 lahan per orangnya sekitar 29 cm,” katanya.

Dia menegaskan jika hal itu terjadi jika semua peserta haji Indonesia dimasukkan ke Muzdalifah.

Baca Juga:
Baru Terungkap! Bos Rental Mobil yang Tewas di Pati Ternyata Sempat Buat Laporan Kehilangan Mobilnya ke Polres Metro Jakarta Timur

Dia mengatakan dengan luas itu, tidak memungkinkan untuk jemaah haji Indonesia dapat nyaman saat melaksanakan mabit sehingga diputuskan untuk mengambil skema murur.

Dalam keterangannya kemarin, 12 Juni 2024, dia juga meminta para petugas haji untuk tetap menyiapkan mitigasi potensi kepadatan di Muzdalifah meski ada skema murur.

Menurutnya, hal tersebut dilakukan karena tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi ke depannya.

Baca Juga:
Dilaksanakan di IKN, Majelis Rakyat Papua Telah Mengajukan Permintaan kepada Presiden Jokowi agar Diundang dalam Upacara 17 Agustus

“Misalnya terjadi kepadatan di Muzdalifah seperti tahun 2024, apa yang kira-kira dapat dilakukan?” ujarnya.

Dikutip dari Antara, Kepala Satuan Operasi Armuzna PPIH Arab Saudi, Harun Arrasyid, menyatakan jika terjadi kepadatan di Muzdalifah, pihaknya akan menerapkan percepatan pemberangkatan dari Arafah menuju Mina yang dilakukan dengan koordinasi dengan PIC di Arafah.

“Jika memungkinkan akan murur semua,” ucapnya.

Baca Juga:
Tak Juga Terungkap Setelah 8 Tahun, Polda Jabar Tegaskan Pihaknya Telah Periksa 68 Saksi dan Minta Bantuan Ahli dalam Kasus Pembunuhan Vina

Hadir dalam kesempatan yang sama, pihak masyariq, Amin Indragiri, menyampaikan murur di Muzdalifah dapat saja dilakukan, namun, itu nantinya akan tergantung pada keputusan Pemerintah Indonesia.

Diketahui jika sekitar 55 ribu calon haji akan menjalankan skema murur dengan 4 kriteria yang diprioritaskan menjalankan skema tersebut, yakni jemaah berisiko tinggi, disabilitas dan pendampingnya, disabilitas.

Sebelumnya, Menteri Agama menegaskan skema murur saat mabit atau menginap di Muzdalifah telah dikaji dengan mempertimbangkan aspek keamanan jemaah dan hukum fikih.

Baca Juga:
Temukan Banyak Kejanggalan dalam Kasus Pembunuhan Vina, Hotman Paris Desak Presiden Jokowi Turun Tangan, Bentuk Tim Pencari Fakta Independen

Yaqut Cholil Qoumas mengatakan telah dilakukan diskusi dengan Mustasyar Diny, yang merupakan tim para ulama, yang memberikan justifikasi secara hukum dan kesimpulannya adalah diperbolehkan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave
TEGAS! Hotman Paris Buka Suara Soal Kasus Polwan Bakar Suami Hidup-Hidup Hingga Meninggal Dunia di Mojokerto, Ingatkan Hal Ini

Begini tanggapan Hotman Paris terkait kasus Briptu Fadhilatun Nikmah, polwan yang bakar suaminya di Mojokerto hingga meninggal dunia.

Buntut Viralnya Aksi Remaja Menghina Palestina Saat Makan di Restoran, SMPN 216 Jakarta Buka Suara dan Tegaskan Hal Ini

SMPN 216 Jakarta buka suara setelah adanya siswa yang viral imbas video makan di restoran seolah makan darah dan tulang anak Palestina.

Terdapat Tata Kelola yang Baru, Menteri Kelautan dan Perikanan Harap Angka Penyelundupan Benih Bening Lobster ke Luar Negeri Dapat Ditekan

Menteri Kelautan dan Perikanan menyatakan penyelundupan BBL ke luar negeri dapat berkurang seiring dengan tata kelola yang baru.

Sebagai Implementasi dari Arahan Presiden, AHY Ungkap Kementerian ATR Saat Ini Telah Berhasil Mendaftar 113,3 Juta Bidang Tanah

Agus Harimurti Yudhoyono menyampaikan sekitar 113,3 juta bidang tanah telah berhasil didaftar oleh Kementerian ATR sekarang ini.

Tuai Kecaman! Viral Aksi Remaja yang Sedang Makan Bersama di Restoran Cepat Saji Pro Israel, Bercanda Soal Darah dan Tulang Anak Palestina

Bikin geram, aksi remaja yang sedang makan restoran pro Israel dan malah menghina anak-anak di Palestina ini viral di media sosial.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;