Nasional, gemasulawesi - Acara puncak Orientasi Kehidupan Kampus (OKK) Universitas Indonesia (UI) yang diadakan di Balairung sempat diramaikan oleh kericuhan antara BEM UI dan panitia OKK.
Peristiwa tersebut menjadi sorotan publik setelah video kericuhan antara BEM UI dan panitia OKK itu beredar luas di media sosial.
Dalam video yang viral, terlihat jelas bagaimana suasana acara di Universitas Indonesia (UI) sempat memanas.
Kericuhan bermula ketika perwakilan BEM UI melakukan orasi yang dianggap tidak sesuai dengan aturan oleh panitia OKK.
Orasi yang semula dimaksudkan untuk memberikan masukan dan motivasi justru memicu ketegangan, menyebabkan sejumlah anggota BEM UI dan panitia OKK terlibat adu mulut dan fisik.
Video yang beredar menunjukkan beberapa anggota panitia yang tampak marah-marah dan berusaha menghentikan orasi.
Tak lama setelah itu, keributan semakin memuncak dengan terjadinya perkelahian antara kedua belah pihak.
Kericuhan ini menimbulkan kekacauan yang hampir mengganggu jalannya acara, membuat suasana menjadi tegang dan tidak kondusif.
Pihak panitia OKK UI, diwakili oleh Rafi Wiraseno selaku Ketua Pelaksana OKK 2024, menyatakan kekecewaannya secara terbuka, dengan tegas menegur BEM UI.
“Tolong BEM UI, evaluasi kinerja kalian. PR UI sekarang ini masih banyak, salah satunya (adalah) kalian!” teriak Rafi dalam video yang terekam.
Beruntung, setelah terjadinya kericuhan, mediasi dilakukan untuk menenangkan kedua belah pihak.
Diskusi yang berlangsung berhasil meredakan ketegangan dan memfasilitasi kelanjutan acara dengan kondisi yang lebih tenang.
Mediasi ini berfungsi untuk menyelesaikan perbedaan pendapat dan memastikan acara dapat berjalan dengan baik setelah insiden tersebut.
Meskipun sempat terjadi keributan, acara OKK UI 2024 dapat dilanjutkan.
Acara kemudian diakhiri dengan penyerahan plakat, sumpah mahasiswa yang dipimpin oleh Ketua BEM UI 2024, serta penampilan dari Adrian Khalif, yang kembali menambah kemeriahan suasana.
Kericuhan antara BEM UI dan panitia OKK yang terjadi pada Senin kemarin menjadi viral usai diunggah di berbagai media sosial pada Rabu, 14 Agustus 2024 dan memicu beragam komentar.
"Sebaik apapun tujuan, mbok taat aturan to mas mbak, diliatin adek-adeknya lho," tulis akun @pro**.
Ada juga yang membagikan pengalamannya saat menjadi panitia OKK di UI.
"2010-2011 aku jadi panitia OKK mewakili fakultas, briefing semua all clear, almost tiap hari kita rapat tapi acara OKK semua berjalan lancar, ada orasi tapi dari pihak BEM terbuka dari awal bagaimana orasi nya bahkan ada gladi kotor dan gladi resik, agar gak terjadi mis komunikasi begini pas acara," komentar akun @she***.
Video kericuhan ini menjadi pengingat pentingnya komunikasi yang efektif dan pengelolaan acara yang baik untuk menghindari konflik di masa mendatang.
Meskipun ada kendala, acara ini tetap menunjukkan komitmen Universitas Indonesia dalam memberikan orientasi yang berarti bagi mahasiswa baru. (*/Shofia)