Hari Kesaktian Pancasila, Presiden Jokowi Dilaporkan Menjadi Inspektur Upacara

Ket. Foto: Presiden Jokowi Memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila
Ket. Foto: Presiden Jokowi Memimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila Source: (Foto/Instagram/@jokowi)

Nasional, gemasulawesi – Presiden Jokowi dilaporkan memimpin upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang berlangsung di Monumen Pancasila Sakti, Jakarta Timur.

Dalam upacara yang berlangsung pada hari Selasa, tanggal 1 Oktober 2024, Presiden Jokowi sebagai inspektur upacara tiba di lokasi pada pukul 07.54 WIB, beriringan dengan Prabowo Subianto, selaku presiden terpilih 2024.

Di belakang Presiden Jokowi dan Prabowo Subianto, hadir juga Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan kepala staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Baca Juga:
Sambil Pamerkan Uang Rp 450 Miliar, Kejagung RI Bongkar Modus TPPU Duta Palma Group, 7 Korporasi Lain Ikut Terseret

Upacara Hari Kesaktian Pancasila dihadiri oleh pimpinan lembaga negara, undangan, dan menteri Kabinet Indonesia Maju.

Rangkaian acara upacara dimulai dengan salam kebangsaan, lalu penghormatan kebesaran, dan laporan komandan upacara kepada Presiden Jokowi.

Selanjutnya, upacara Hari Kesaktian Pancasila dilanjutkan dengan acara mengheningkan cipta yang dipimpin oleh Presiden, dimana para peserta upacara menundukkan kepala untuk mengenang jasa pahlawan.

Baca Juga:
Ridwan Kamil Sebut Dirinya Difitnah Denis Malhotra, Begini Respon Sang Pegiat Medsos Usai RK Tidak Terima

Pembacaan teks Pancasila dilakukan oleh Ketua MPR, yakni Bambang Soesatyo, diikuti oleh pembacaan Pembukaan UUD 1945 oleh LaNyalla Mahmud Mattalitti, selaku Ketua DPD.

Lalu, Ketua DPR Puan Maharani membacakan dan juga menandatangani ikrar, Yaqut Cholil Qoumas, selaku Menteri Agama membacakan doa, dengan para menteri Kabinet Indonesia Maju menengadahkan tangan sepanjang doa.

Upacara lalu diakhiri dengan laporan komandan upacara, penghormatan kebesaran, dan penutupan resmi.

Baca Juga:
Kemenko PMK Menyusun Indeks Pembangunan Kualitas Keluarga demi Memenuhi Hak Pengasuhan Anak

Sebelumnya, pada hari Senin kemarin, tanggal 30 September 2024, Presiden Jokowi diketahui menerima sejumlah perwakilan organisasi penyandang disabilitas Indonesia di Istana Kepresidenan Jakarta.

“Dalam pertemuan tersebut, PPDI atau Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia memberikan penghargaan kepada Jokowi atas kepemimpinan 10tahun yang telah mendukung kelompok disabilitas,” ucap Menteri Sosial, Saifullah Yusuf.

Mensos menyatakan menerima PPDI, salah satu agendanya adalah memberikan penghargaan kepada Presiden Jokowi atas kebijakan-kebijakannya selama memimpin 10 tahun terhadap penyandang disabilitas.

Baca Juga:
Ketua KPU dan 5 Anggotanya Menjalani Sidang di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Hari Ini

Norman Yulian, yang merupakan Ketua PPDI, menyataan selama pemerintahan Jokowi, keberadaan penyandang disabilitas telah semakin diperhatikan. (*/Mey)

...

Artikel Terkait

wave

Sambil Pamerkan Uang Rp 450 Miliar, Kejagung RI Bongkar Modus TPPU Duta Palma Group, 7 Korporasi Lain Ikut Terseret

Kejagung RI menyita uang senilai Rp450 miliar, buntut dari pengembangan kasus TPPU yang dilakukan oleh PT Duta Palma Group

Ridwan Kamil Sebut Dirinya Difitnah Denis Malhotra, Begini Respon Sang Pegiat Medsos Usai RK Tidak Terima

Ridwan Kamil merespon cuitan salah satu pegiat media sosial, Denis Malhotra, RK menyebut Denis menuliskan fitnah di medsos

Kemenko PMK Menyusun Indeks Pembangunan Kualitas Keluarga demi Memenuhi Hak Pengasuhan Anak

Indeks Pembangunan Kualitas Keluarga atau IPKK disusun oleh Kemenko PMK RI demi memenuhi hak pengasuhan anak.

Ketua KPU dan 5 Anggotanya Menjalani Sidang di Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Hari Ini

Bersama 5 anggotanya, Ketua KPU menjalani sidang di DKPP atau Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu pada hari ini.

Terbongkar! Kasus Korupsi Bandung Smart City Libatkan Anggota DPRD, Ini Sosoknya

KPK ungkap keterlibatan anggota DPRD dalam kasus Bandung Smart City, tahan tersangka baru dalam pengembangan penyidikan.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;