Gantikan Budi Gunawan, Muhammad Herindra Resmi Menjadi Kepala Badan Intelijen Negara, Ini Sosoknya

Muhammad Herindra resmi menjabat Kepala BIN, menggantikan Budi Gunawan setelah proses fit and proper test.
Muhammad Herindra resmi menjabat Kepala BIN, menggantikan Budi Gunawan setelah proses fit and proper test. Source: Foto/Instagram @kemenhanri

Nasional, gemasulawesi - Muhammad Herindra kini resmi menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (KaBIN), menggantikan Budi Gunawan. 

Keputusan ini diambil setelah DPR RI melakukan fit and proper test terhadapnya, yang menunjukkan bahwa Herindra memiliki kualifikasi yang tepat untuk memimpin lembaga intelijen negara. 

Herindra, seorang purnawirawan tinggi TNI, sebelumnya menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan di bawah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, posisi yang memberinya wawasan mendalam tentang tantangan keamanan nasional.

Dengan latar belakang yang kuat, Herindra telah membuktikan diri sebagai sosok yang tegas dan berkomitmen.

Baca Juga:
Aksi Jambret Spesialis Kalung Anak Terbongkar, Tersangka Ditembak Karena Melawan Saat Ditangkap di Sidoarjo

Kariernya di militer menunjukkan kemampuannya dalam memimpin dan mengelola operasi yang kompleks. 

Sebagai Wakil Menteri Pertahanan, ia terlibat dalam berbagai inisiatif yang berkaitan dengan keamanan dan pertahanan, dan kini, pengalaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam jabatannya yang baru.

Sebagai Kepala BIN, Herindra dihadapkan pada tanggung jawab besar untuk menjaga stabilitas dan keamanan negara. 

Ia perlu merumuskan kebijakan yang adaptif dan responsif terhadap ancaman yang terus berkembang, seperti terorisme dan radikalisasi. 

Baca Juga:
7 WNA Norwegia dan Inggris Ditangkap Terkait Dugaan Penyebaran Aliran Sesat Imam Mahdi di Sumatera Barat, Ini Sosoknya

Herindra diperkirakan akan menerapkan pendekatan inovatif dalam operasional intelijen, dengan fokus pada peningkatan kolaborasi antara BIN dan instansi pemerintah lainnya.

Kepemimpinan Herindra diharapkan membawa perubahan signifikan dalam cara BIN beroperasi. 

Dikenal sebagai pemimpin yang mendorong kerja sama antar instansi, ia menyadari pentingnya sinergi dalam menjaga keamanan nasional. 

Pengalamannya di Kementerian Pertahanan memberikan nilai tambah dalam memahami kebutuhan kebijakan yang terintegrasi antara intelijen dan militer.

Baca Juga:
Kuras Uang Rp36 Juta dari ATM yang Ditemukannya di Jalan, Driver Ojek Online dari Makassar Ini Diringkus Polisi

Masyarakat juga berharap Herindra mampu membangun tim yang solid dan produktif dalam lembaganya. 

Keberhasilan BIN sangat bergantung pada kemampuan anggotanya untuk bekerja sama dalam menjalankan tugas-tugas intelijen yang kompleks. 

Pendekatan humanis yang ia anut diharapkan dapat meningkatkan moral dan dedikasi para staf, menciptakan budaya kerja yang responsif dan inovatif.

Herindra dikenal dekat dengan masyarakat, yang menjadi nilai lebih dalam membangun kepercayaan antara BIN dan publik. 

Baca Juga:
Kecelakaan Beruntun 3 Truk di Sedayu Bantul Tewaskan Dua Orang Sekaligus, Begini Kronologi Detailnya

Kemampuannya dalam berkomunikasi diharapkan dapat memperkuat hubungan positif serta mendukung upaya pencegahan dan penanganan ancaman yang mungkin timbul.

Dengan pelantikan Muhammad Herindra sebagai Kepala BIN, harapan baru muncul bagi keamanan nasional Indonesia. 

Pengalaman dan dedikasinya diharapkan dapat mendorong langkah-langkah strategis untuk menjaga kedaulatan dan stabilitas negara di tengah tantangan global yang semakin kompleks. (*/Shofia)

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Soroti Bahlil yang Dapat Gelar Doktor di UI Kurang dari 2 Tahun, Politisi PKS Ini Mengaku Kaget dan Bilang Begini

Politisi PKS, Dr. H. Mulyanto M. Eng menyoroti kabar Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia mendapatkan gelar Doktor di UI kurang dari 2 tahun

Masuk Kabinet Prabowo Gibran, Sosok Akademisi Ternama Stella Christie Jadi Sorotan, Ini Profilnya

Stella Christie, guru besar di Tsinghua University, dipanggil Prabowo untuk bursa calon wakil menteri. Siapakah dia?

Praktik Oplosan Gas Elpiji di Bekasi dan Jakarta Terbongkar, Pelaku Raup Untung Rp350 Juta dalam 4 Bulan

Polisi tangkap dua pelaku penyuntikan gas elpiji subsidi di Cengkareng dan Bekasi. Keuntungan pelaku mencapai Rp 350 juta.

Terungkap! Jaringan Narkoba Helen Jambi Capai Perputaran Uang Rp1,1 Triliun, PPATK Bongkar Cara Pencucian Uangnya

PPATK ungkap perputaran uang di kasus jaringan narkoba Helen Jambi senilai Rp1,1 triliun, begini penjelasan lengkapnya

Perjalanan Karir dan Profil Helvi Yuni Moraza, Komisaris PT Len Industri yang Dapat Panggilan Prabowo ke Kertanegara

Sosok Komisaris Independen PT Len Industri, Helvi Yuni Moraza menghadiri panggilan Prabowo Subianto di Kertanegara Jakarta

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;