Selamatkan Karyawan PT Sritex yang Terancam PHK akibat Pailit, Prabowo Perintahkan 4 Kementerian untuk Turun Tangan

Pemerintah berupaya menyelamatkan Sritex dari pailit demi melindungi ribuan pekerja yang terancam PHK.
Pemerintah berupaya menyelamatkan Sritex dari pailit demi melindungi ribuan pekerja yang terancam PHK. Source: Foto/Instagram @prabowo

Nasional, gemasulawesi - Kabar mengejutkan datang dari PT Sri Rejeki Isman Tbk (Sritex), salah satu raksasa tekstil Indonesia, yang baru saja dinyatakan pailit oleh Pengadilan Negeri (PN) Semarang.

Putusan tersebut dikeluarkan setelah pengadilan mengabulkan permohonan salah satu kreditor, yaitu PT Indo Bharat Rayon, yang meminta pembatalan perjanjian perdamaian yang sebelumnya disepakati pada tahun 2022. 

Hal ini menambah derita bagi perusahaan yang telah lama berjuang menghadapi beban utang yang terus membengkak.

Menurut catatan, hingga akhir tahun lalu, Sritex memiliki kewajiban jangka pendek senilai sekitar Rp 1,7 triliun, dengan sekitar Rp 167 miliar di antaranya merupakan utang bank ke Bank Central Asia (BCA). 

Baca Juga:
Tak Pakai Dana APBN! Ternyata Ini Sosok yang Biayai Retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang

Selain itu, kewajiban jangka panjang perusahaan mencapai sekitar Rp 22,3 triliun, di mana sekitar Rp 13,2 triliun di antaranya adalah utang bank.

Masalah utang yang tidak kunjung teratasi ini memaksa Sritex untuk merumahkan sebagian karyawan, yang kini menambah ketidakpastian di kalangan pekerja.

Dalam menanggapi putusan pailit ini, manajemen Sritex telah mengambil langkah cepat dengan mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA). 

Haryo Ngadiyono, GM HRD Sritex Group, menegaskan bahwa meski dalam status pailit, operasional perusahaan masih berjalan dan tidak ada rencana untuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) secara massal. 

Baca Juga:
Buntut Kebakaran Bus Pariwisata yang Bawa 58 Anak TK di Tol Wiyoto Wiyono, Dishub DKI Jakarta Serukan Hal Ini

Dia menekankan bahwa perusahaan tidak bertanggung jawab atas pailitnya, karena keputusan tersebut berasal dari pihak ketiga.

Melihat situasi yang kritis ini, Presiden Prabowo Subianto telah memberikan perintah kepada empat kementerian untuk segera melakukan kajian dan merumuskan opsi penyelamatan Sritex. 

Adapaun keempat kementerian yang dimaksud adalah Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kementerian Perindustrian, Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementerian Keuangan.

Menteri Perindustrian, Agus Gumiwang Kartasasmita, menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah adalah menjaga agar para karyawan Sritex tetap dapat berpenghidupan.

Baca Juga:
Putusan Bebas Dibatalkan, Ronald Tannur Resmi Ditahan Lagi oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur

"Presiden Prabowo telah memerintahkan kami untuk segera mengkaji opsi dan skema penyelamatan agar operasional Sritex dapat terus berjalan dan karyawan tidak kehilangan pekerjaan," ungkap Agus. 

Penyelamatan Sritex menjadi prioritas pemerintah, dan langkah-langkah konkret akan segera disusun setelah keempat kementerian menyelesaikan kajian mendalam mengenai situasi perusahaan.

Langkah ini diharapkan dapat memberikan solusi bagi Sritex dan semua pihak yang terlibat, terutama para karyawan yang bergantung pada kelangsungan operasional perusahaan. 

Dengan komitmen pemerintah untuk menjaga stabilitas sektor industri, langkah penyelamatan Sritex akan menjadi contoh penting bagi upaya menyelamatkan industri tekstil nasional yang memiliki peran strategis dalam perekonomian Indonesia.

Baca Juga:
Blak-blakan! Operator Sound Horeg Sebut Semakin Besar Kerusakan Malah Semakin Tinggi Saweran yang Didapat, Ini Alasannya

Dalam beberapa waktu ke depan, diharapkan opsi dan skema penyelamatan yang disusun dapat mengatasi masalah pailit Sritex dan memberikan harapan baru bagi ribuan karyawan yang saat ini terancam kehilangan pekerjaan mereka. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Tak Pakai Dana APBN! Ternyata Ini Sosok yang Biayai Retret Kabinet Merah Putih di Akmil Magelang

Kegiatan retret Kabinet Merah Putih ternyata tak pakai dana dari APBN sepeserpun. Ini sosok yang menanggung seluruh biayanya.

Kejagung Bongkar Asal Usul Dana Suap Rp5 Miliar untuk Hakim Mahkamah Agung dalam Kasus Kasasi Ronald Tannur

Asal usul dana Rp5 miliar untuk suap hakim MA dalam kasus Ronald Tannur kini diselidiki oleh Kejagung.

Perjalanan Karir dan Profil Pak Tarno, Pesulap Lucu yang Kini Mengalami Sakit dan Jadi Penjual Mainan Keliling

Berikut ini profil dan perjalanan karir dari Pak Tarno,pesulap yang baru-baru ini kembali viral karena sakit dan jadi penjual mainan

Viral Kondisi Terbaru Pak Tarno Pesulap Lucu yang Kini Jadi Penjual Mainan di SD Sembari Pakai Kursi Roda

Pesulap Pak Tarno baru-baru ini viral karena kondisi terbarunya yang tampak tengah sakit dan menjadi penjual mainan di SD

Usut Kasus Dugaan Suap Atas Vonis Bebas Ronald Tannur, Kejagung Tangkap 1 Tersangka Baru, Ini Sosoknya

Kasus suap Ronald Tannur berkembang dengan penangkapan mantan pejabat MA. Temukan informasi terbaru di artikel ini.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;