Sempat Bikin Heboh! Bapanas Beberkan Hasil Rapid Test Anggur Shine Muscat yang Disebut-sebut Mengandung Residu Pestisida

Bapanas beberkan hasil uji residu pestisida anggur shine Muscat. 90 persen aman untuk dikonsumsi, sisa 10 persen terkendali.
Bapanas beberkan hasil uji residu pestisida anggur shine Muscat. 90 persen aman untuk dikonsumsi, sisa 10 persen terkendali. Source: Foto/ilustrasi/Pixabay

Nasional, gemasulawesi - Dugaan mengenai adanya residu pestisida pada anggur shine Muscat telah menghebohkan masyarakat. 

Menanggapi isu ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) atau National Food Agency (NFA) melakukan langkah cepat dengan melaksanakan rapid test untuk mendeteksi residu pestisida pada anggur tersebut. 

Uji cepat ini dilakukan di 100 titik di berbagai kabupaten dan kota, sebagai upaya untuk memastikan keamanan pangan bagi konsumen.

Pelaksana Harian (Plh.) Deputi Penganekaragaman Konsumsi dan Keamanan Pangan Bapanas, Yusra Egayanti, menjelaskan bahwa tes ini dilakukan bekerja sama dengan dinas urusan pangan di provinsi yang berperan sebagai Otoritas Kompeten Keamanan Pangan Daerah (OKKPD). 

Baca Juga:
3 Orang Tewas! Ini Data Korban Kecelakaan Maut Kru TVOne di Tol Pemalang Jawa Tengah

Yusra mengungkapkan bahwa hasil dari tes menunjukkan bahwa sekitar 90 persen anggur shine Muscat yang diuji tidak mengandung residu pestisida. 

Hanya 10 persen dari total sampel yang terdeteksi mengandung residu, namun semuanya berada dalam batas aman untuk dikonsumsi.

“OKKP telah melakukan uji rapid test dan menemukan bahwa anggur shine Muscat yang ada di pasaran saat ini aman untuk dikonsumsi, dengan semua hasil uji menunjukkan tingkat yang aman,” ungkap Yusra dalam keterangan tertulisnya pada Kamis, 31 Oktober 2024.

Selain melakukan rapid test, Bapanas juga mengirimkan sebagian sampel anggur shine Muscat ke laboratorium untuk analisis lebih mendalam guna memastikan kandungan yang ada. 

Baca Juga:
Kisruh Kasus Guru Honorer di Konawe Selatan! Camat Baito Mendadak Dicopot dari Jabatannya oleh Bupati, Ini Alasannya

"Kami tetap mengirim sebagian sampel tersebut ke laboratorium untuk memastikan kandungannya," lanjutnya. 

Melalui langkah ini, Bapanas berupaya memberikan kejelasan dan jaminan kualitas bagi masyarakat.

Dengan hasil yang menunjukkan 90 persen anggur shine Muscat bebas dari residu pestisida, diharapkan masyarakat tidak perlu khawatir untuk mengonsumsinya. 

Keberhasilan ini menjadi langkah positif bagi Bapanas dalam menjaga keamanan pangan dan kesehatan konsumen. 

Baca Juga:
Kecelakaan Tragis di Tol Pemalang! Tiga Kru TvOne Meninggal Dunia, Begini Kronologi Awalnya

Uji cepat yang dilakukan juga menunjukkan komitmen lembaga ini dalam memastikan bahwa produk pangan yang beredar memenuhi standar keamanan yang ditetapkan.

Melalui uji rapid test yang efektif, Bapanas berhasil memberikan kepastian kepada masyarakat mengenai keamanan anggur shine Muscat. 

Dengan hasil 90 persen bebas dari residu pestisida, konsumen diharapkan dapat merasa lebih tenang dalam memilih anggur shine Muscat sebagai bagian dari pola makan sehat.

Pemeriksaan lanjutan di laboratorium juga memastikan bahwa kualitas produk tetap terjaga, sehingga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap keamanan pangan di Indonesia. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Riwayat Pendidikan dan Profil Ciska Wihardja, Istri Tom Lembong Ternyata Lulusan Kampus Ternama Amerika Serikat

Ciska Wihardja selaku istri Tom Lembong baru-baru ini menjadi sorotan publik usai suaminya ditetapkan jadi tersangka dugaan korupsi

Kejati Sulsel Bongkar Korupsi Rp20 Miliar di PT Surveyor Indonesia! Sosok Ini Diduga Gelapkan Dana untuk Kepentingan Pribadi

Bongkar kasus korupsi PT Surveyor Indonesia, mobil dan aset lain disita. Tersangka utama kini ditahan di Makassar.

Ternyata Ini Alasan Apple Urung Dirikan Pabrik di Indonesia, Budi Arie Soroti Tax Holiday yang Berlebihan

Budi Arie ungkap alasan Apple batal bangun pabrik di Indonesia, sebut permintaan tax holiday 50 tahun terlalu berat.

Pasrah! Jadi Tersangka Kasus Korupsi Impor Gula, Tom Lembong: Saya Serahkan Semuanya kepada Tuhan

Kasus korupsi impor gula melibatkan Tom Lembong dan mantan direktur PPI. Penegakan hukum diharapkan tegas.

Bapanas Akan Lakukan Investigasi Usai Isu Anggur Shine Muscat Mengandung Residu Pestisida Viral

Investigasi Bapanas pastikan keamanan anggur Shine Muscat asal Tiongkok, masyarakat diimbau lebih teliti saat membeli.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;