Viral! Kelompok Ini Wajibkan Rumah Makan Padang di Jakarta Berlisensi IKM, Warganet Soroti Tudingan Monopoli Oligarki

Program lisensi IKM untuk rumah makan Padang otentik menuai pro-kontra dari netizen di media sosial.
Program lisensi IKM untuk rumah makan Padang otentik menuai pro-kontra dari netizen di media sosial. Source: Foto/Tangkap Layar X @_iamrobot_

Nasional, gemasulawesi - Rumah makan Padang kini ramai menjadi perbincangan setelah Ikatan Keluarga Minang (IKM) meluncurkan program lisensi khusus untuk rumah makan yang benar-benar menyajikan masakan Padang otentik. 

Inisiatif ini menjadi viral di media sosial setelah foto stiker “Rumah Makan ini Asli Masakan Minang Lisensi IKM” diunggah oleh akun iamrobot beberapa waktu lalu. 

Beberapa rumah makan di Jakarta Selatan bahkan sudah memasang stiker khusus tersebut sebagai tanda bahwa makanan yang disajikan dianggap memenuhi standar otentik ala masakan Minang.

Program lisensi ini, menurut IKM, bertujuan untuk membedakan rumah makan yang benar-benar mempertahankan cita rasa, ciri khas, dan keotentikan masakan Padang asli. 

Baca Juga:
Terungkap! Polisi Gadungan di Surabaya Perdaya Lebih dari 10 Perempuan, Terpergok Setelah Rampok Harta Korban

Meski demikian, organisasi yang menaungi masyarakat perantau Minang ini menegaskan bahwa mereka tidak melarang orang dari luar Minang atau Padang untuk berdagang masakan Padang. 

IKM hanya meminta agar setiap rumah makan yang menjual masakan Padang tetap menjaga cita rasa dan keaslian hidangan agar identitas kuliner Minang tetap terjaga.

Langkah ini diambil sebagai tindak lanjut dari razia rumah makan Padang di Cirebon yang dilakukan beberapa waktu lalu. 

Meski langkah ini bertujuan positif, sejumlah warganet menilai program tersebut tidak tepat dan justru mengundang komentar miring. 

Baca Juga:
Berani! Aksi Petugas Kebersihan Marahi Pemotor yang Nekat Terobos Trotoar di Jakarta Timur Viral

Banyak yang menganggap bahwa stiker lisensi tersebut bisa menjadi bentuk monopoli, atau bahkan diskriminasi terhadap rumah makan yang tidak dimiliki oleh orang Minang. 

Video yang diunggah di akun X @_iamrobot_ ini pun menuai beragam komentar. 

Beberapa komentar di media sosial menyebut bahwa tidak semua masakan Padang harus dimasak oleh orang Minang untuk bisa disebut otentik, selama cita rasa dan kualitasnya sesuai dengan harapan konsumen.

"Mau tulisan segede gaban kalau rasanya gak enak juga gak bakalan laku dan rame. Karena gak semua masakan Padang ditangan orang Padang itu enak," komentar akun @iwa***.

Baca Juga:
Kementerian HAM Minta Tambahan Anggaran Fantastis dan Ribuan Staf, Ini Alasan di Balik Pengajuan Kontroversial Natalius Pigai

Beberapa komentar menyebut kebijakan ini sebagai “ciri-ciri monopoli” atau “oligarki kecil” yang justru merusak citra kuliner Minang di masyarakat luas.

"Ciri khas monopoli oligarki kecil. Bibit-bibit gak berani bersaing, fix stop makan yang ada logo tersebut," komentar akun @agu***.  

Diketahui bahwa program lisensi ini adalah salah satu respons atas maraknya rumah makan Padang yang dianggap tidak memenuhi standar keaslian oleh sebagian masyarakat Minang. 

Melalui program ini, IKM berharap bisa menjaga kualitas kuliner khas Minang agar tetap sesuai dengan cita rasa aslinya. 

Baca Juga:
Setelah Prabowo, Ridwan Kamil Juga Temui Jokowi di Solo, Apa Saja yang Terungkap dari Pertemuan Ini?

Dengan demikian, para penikmat masakan Padang diharapkan dapat merasakan hidangan yang benar-benar otentik dan identik dengan rasa Minang.

Menariknya, sejumlah warganet mengaku mempertimbangkan untuk tidak lagi membeli masakan dari rumah makan yang sudah mendapatkan stiker IKM.

Sikap ini tampaknya muncul karena kekhawatiran bahwa lisensi tersebut bisa merusak keragaman dan kreativitas dalam kuliner Padang, yang selama ini menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat luas.

Masakan Padang, seperti rendang yang bahkan dinobatkan sebagai makanan terenak di dunia oleh CNN pada ajang World’s 50 Best Foods tahun 2018, memiliki tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia dan dunia. 

Baca Juga:
Babak Belur Diamuk Massa, Sopir Truk Kontainer yang Tabrak Puluhan Kendaraan di Tangerang Alami Pendarahan Otak

Hal ini menjadikan masakan Padang populer tidak hanya di kalangan masyarakat Minang, tetapi juga di seluruh penjuru Indonesia, bahkan di luar negeri.

Di tengah kontroversi ini, program lisensi IKM untuk rumah makan Padang otentik terus menuai perhatian publik. 

Beragam komentar dan opini muncul terkait apakah langkah ini akan membawa dampak positif dalam melestarikan kuliner Minang atau justru menimbulkan kesan eksklusivitas yang tidak perlu. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Kementerian HAM Minta Tambahan Anggaran Fantastis dan Ribuan Staf, Ini Alasan di Balik Pengajuan Kontroversial Natalius Pigai

Kementerian HAM minta Rp20 triliun dan 2.544 staf untuk wujudkan program HAM, ini alasan Natalius Pigai.

Pertemuan Ridwan Kamil dan Prabowo di Tengah Masa Kampanye Pilkada 2024 Jadi Sorotan Publik, Istana Buka Suara

Istana buka suara terkait pertemuan Ridwan Kamil dan Prabowo di tengah masa kampanye Pilkada 2024 yang baru-baru ini jadi sorotan.

Kejagung Blokir Rekening Keluarga Eks Pejabat MA Terkait Kasus Vonis Bebas Ronald Tannur

Usut tuntas kasus dugaan suap vonis bebas Ronald Tannur, Kejagung blokir rekening keluarga eks pejabat MA terkait.

Soroti Natalius Pigai yang Minta Anggaran Rp 20 Triliun, Mantan Menkumham RI Yasonna Laoly Bilang Begini

Yasonna Laoly memberikan kritikan kepada Menteri HAM, Natalius Pigai soal permintaan anggaran yang mencapai Rp 20 Triliun

Skandal Korupsi Impor Gula Rp 400 Miliar, Kejagung Akui Belum Kantongi Cukup Bukti Aliran Dana ke Tom Lembong

Mantan Mendag Tom Lembong disorot dalam kasus impor gula, Kejagung terus periksa bukti aliran dana. Baca selengkapnya.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;