Perputaran Uang Capai Rp600 Triliun! 97 Ribu Anggota TNI dan Polri Terlibat Judi Online, PPATK Ungkap Fakta Mengejutkan

PPATK ungkap 97 ribu anggota TNI-Polri dan 461 pejabat negara terlibat judi online, uang miliaran berputar.
PPATK ungkap 97 ribu anggota TNI-Polri dan 461 pejabat negara terlibat judi online, uang miliaran berputar. Source: Foto/ilustrasi/Freepik

Nasional, gemasulawesi - Kasus judi online di Indonesia semakin mengkhawatirkan setelah terungkapnya keterlibatan ribuan individu dari berbagai sektor, termasuk pejabat negara dan anggota TNI-Polri. 

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkap bahwa sebanyak 97 ribu anggota TNI-Polri serta 461 pejabat negara teridentifikasi terlibat dalam aktivitas perjudian daring. 

Koordinator Kelompok Humas PPATK, Natsir Kongah mengungkapkan bahwa, selain anggota TNI-Polri dan pejabat negara, PPATK juga mencatat bahwa sekitar 1,9 juta pegawai swasta dari berbagai kalangan juga turut terlibat dalam judi online. 

Diantaranya seperti pengusaha, dokter, pedagang, ibu rumah tangga, buruh, seniman, hingga pensiunan. 

Baca Juga:
Viral! Peternak Sapi Perah di Pasuruan Terpaksa Buang Ratusan Ribu Liter Susu, Ini Alasannya

Natsir Kongah menyebutkan bahwa kelompok usia yang paling banyak terjebak dalam perjudian daring adalah mereka yang berada di rentang usia 20 hingga 30 tahun. 

Hal ini menunjukkan bahwa fenomena judi online tidak hanya melibatkan masyarakat awam, tetapi juga kelompok profesional dan orang-orang yang memiliki pengaruh di masyarakat.

Lebih mengejutkan lagi, terdapat 1.162 anak di bawah usia 11 tahun yang juga ikut serta dalam perjudian online. 

Natsir mengungkapkan bahwa angka ini sangat memprihatinkan karena menunjukkan betapa rentannya generasi muda terhadap dampak negatif dari judi daring, yang kini semakin mudah diakses melalui perangkat teknologi. 

Baca Juga:
Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Modus Besar Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, 8 Tersangka Diamankan

"Judi online ini tidak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak yang seharusnya terlindungi dari aktivitas semacam itu," ujar Natsir dalam keterangannya.

PPATK, menurut Natsir, telah menyerahkan data ini kepada pihak yang berwenang, termasuk TNI dan Polri, untuk diambil langkah-langkah pencegahan yang lebih tegas. 

Dia juga memberikan apresiasi kepada kedua institusi tersebut yang menurutnya sudah menunjukkan komitmen kuat dalam memberantas judi online. 

"Polri dan TNI memiliki semangat yang besar dalam memberantas judi online, yang patut diapresiasi," katanya.

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Selain itu, Natsir juga mengungkapkan bahwa perputaran uang judi online di Indonesia mencapai lebih dari Rp 600 triliun, dengan aliran dana yang mengarah ke negara-negara seperti Kamboja, Vietnam, Thailand, dan Filipina. 

Ini menunjukkan betapa besar dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh judi online, yang tidak hanya merugikan individu tetapi juga meresahkan stabilitas sosial dan ekonomi negara. (*/Shofia) 

Disclaimer : Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda menemukan aktifitas melanggar hukum atau lainnya segera laporkan atau menghubungi kantor kepolisian terdekat.

...

Artikel Terkait

wave

Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Modus Besar Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, 8 Tersangka Diamankan

Tim khusus Polda Metro Jaya berhasil tangkap pelaku pengoplos LPG dan BBM bersubsidi demi keuntungan pribadi.

Gibran Pimpin Pemerintahan Saat Presiden Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Prabowo Subianto: Saya Percaya Wakil Presiden

Prabowo Subianto percatya Wapres Gibran Rakabuming Raka bisa memimpin pemerintahan sementara ketika, Presiden kunjungan kerja ke luar negeri

Jadi Tersangka Judi Online, Ternyata Ini Alasan Pegawai Komdigi Bisa Kerja di Kementerian Padahal Tak Lolos Tes Seleksi

Polisi ungkap alasan tersangka judi online tetap bekerja di Komdigi meski gagal seleksi, singgung perubahan SOP yang mengejutkan.

Tegas! Imbas Kacaunya Pendistribusian Pupuk ke Petani, Mentan Amran Sulaiman Minta Manajer Pupuk Indonesia Segera Dicopot

Amran Sulaiman perintahkan pencopotan manajer Pupuk Indonesia, masalah distribusi pupuk kembali jadi sorotan.

Skandal Judi Online di Komdigi! Polisi Periksa Aset dan Aliran Dana Terkait Mantan Menkominfo yang Diduga Ikut Terlibat

Kasus judi online yang melibatkan mantan Menkominfo dan oknum Komdigi sedang diselidiki polisi dengan teliti.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;