Ditreskrimsus Polda Metro Jaya Ungkap Modus Besar Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi, 8 Tersangka Diamankan

Polda Metro Jaya mengungkap empat kasus besar penyalahgunaan subsidi BBM dan LPG, delapan tersangka berhasil diamankan.
Polda Metro Jaya mengungkap empat kasus besar penyalahgunaan subsidi BBM dan LPG, delapan tersangka berhasil diamankan. Source: Foto: Dok PMJ News

Nasional, gemasulawesi - Kasus penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) bersubsidi kembali mencuat. 

Terbaru, Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap empat kasus besar yang melibatkan sejumlah tersangka. 

Tindakan tegas ini diambil untuk memastikan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah dapat tepat sasaran, sejalan dengan instruksi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan misi Asta Cita yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk Subsatgas Gakkum guna menindak segala bentuk penyalahgunaan subsidi BBM, gas, dan pupuk bersubsidi. 

Baca Juga:
Pasukan Penjajah Israel Dilaporkan Menyerbu Desa Marda di Tepi Barat yang Diduduki

Tim khusus ini ditugaskan untuk memastikan bantuan subsidi dari pemerintah diterima oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan, tanpa diselewengkan. 

“Kami berkomitmen mendukung pemerintah dalam menjaga subsidi tepat sasaran, terutama untuk mereka yang membutuhkan,” ungkap Ade Safri, dikutip pada Sabtu, 9 November 2024.

Ade juga menekankan bahwa pengawasan ketat harus dilakukan demi menghindari kerugian negara akibat oknum yang mencari keuntungan pribadi.

Dari hasil penyelidikan dan operasi yang dilakukan, Ditreskrimsus Polda Metro Jaya berhasil mengungkap modus operandi para pelaku. 

Baca Juga:
Penjajah Israel Loloskan Undang-Undang yang Izinkan Penahanan Anak-Anak Palestina di Bawah Usia 14 Tahun

Keempat kasus yang berhasil diungkap memperlihatkan pola penyalahgunaan yang serupa. 

Para tersangka diduga mengoplos LPG bersubsidi ukuran 3 kg ke tabung 12 kg non-subsidi, serta menyalahgunakan BBM bersubsidi jenis Pertalite untuk dijual kembali di atas harga subsidi. Berikut rincian keempat kasus tersebut:

1. Kasus Pengoplosan LPG di Tangerang Selatan

Tersangka berinisial DRP diketahui mengoplos gas LPG 3 kg yang seharusnya bersubsidi ke dalam tabung 12 kg non-subsidi di wilayah Tangerang Selatan.

Baca Juga:
Tentara Penjajah Israel Memanggil Ratusan Guru Sekolah untuk Berperang di Gaza dan Lebanon

2. Kasus Pengoplosan LPG di Jakarta Timur

Di Jakarta Timur, tersangka berinisial WT juga melakukan tindakan serupa, mengalihkan LPG bersubsidi 3 kg ke tabung yang lebih besar untuk mendapatkan keuntungan lebih.

3. Kasus Pengoplosan LPG Lain di Tangerang Selatan

Satu lagi kasus di Tangerang Selatan melibatkan tersangka SES yang memanfaatkan subsidi LPG 3 kg dengan metode yang sama, yaitu mengalihkan isi tabung subsidi ke tabung non-subsidi.

4. Penyalahgunaan BBM di SPBU Tangerang

Kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi di SPBU Tangerang melibatkan delapan tersangka yang memodifikasi tangki motor mereka untuk menampung BBM lebih banyak. 

Tangki yang dimodifikasi tersebut digunakan untuk membeli Pertalite bersubsidi secara berulang dan kemudian menjualnya kembali dengan harga di atas subsidi.

Baca Juga:
Tim Hukum BERAMAL Minta Gakkumdu Selidiki Insiden yang Terjadi dalam Debat Kedua Pilgub Sulteng

Ade Safri mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyita barang bukti berupa puluhan tabung LPG, regulator, sepeda motor yang sudah dimodifikasi, dan berbagai alat lainnya. 

"Barang bukti telah kami amankan, termasuk tabung LPG, motor yang dimodifikasi, serta alat pendukung lainnya,” tambahnya.

Keberhasilan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam mengungkap kasus ini menunjukkan keseriusan pihak kepolisian dalam memastikan bahwa subsidi yang diberikan pemerintah tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Gibran Pimpin Pemerintahan Saat Presiden Kunjungan Kerja ke Luar Negeri, Prabowo Subianto: Saya Percaya Wakil Presiden

Prabowo Subianto percatya Wapres Gibran Rakabuming Raka bisa memimpin pemerintahan sementara ketika, Presiden kunjungan kerja ke luar negeri

Jadi Tersangka Judi Online, Ternyata Ini Alasan Pegawai Komdigi Bisa Kerja di Kementerian Padahal Tak Lolos Tes Seleksi

Polisi ungkap alasan tersangka judi online tetap bekerja di Komdigi meski gagal seleksi, singgung perubahan SOP yang mengejutkan.

Tegas! Imbas Kacaunya Pendistribusian Pupuk ke Petani, Mentan Amran Sulaiman Minta Manajer Pupuk Indonesia Segera Dicopot

Amran Sulaiman perintahkan pencopotan manajer Pupuk Indonesia, masalah distribusi pupuk kembali jadi sorotan.

Skandal Judi Online di Komdigi! Polisi Periksa Aset dan Aliran Dana Terkait Mantan Menkominfo yang Diduga Ikut Terlibat

Kasus judi online yang melibatkan mantan Menkominfo dan oknum Komdigi sedang diselidiki polisi dengan teliti.

Geger! Denny Cagur Diduga Terlibat Promosi Judi Online, Polda Metro Jaya Lakukan Penyidikan!

Dugaan Denny Cagur promosikan judi online lewat media sosial, Polda Metro Jaya selidiki dan tindaklanjuti.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;