Tanggapi Pengunduran Diri Gus Miftah sebagai Utusan Khusus Presiden, Prabowo: Ini Adalah Tindakan yang Sangat Kesatria

Gus Miftah mundur dari jabatan utusan presiden, Prabowo sebut keputusan ini sebagai sikap kesatria penuh tanggung jawab.
Gus Miftah mundur dari jabatan utusan presiden, Prabowo sebut keputusan ini sebagai sikap kesatria penuh tanggung jawab. Source: Foto/BPMI Setpres

Nasional, gemasulawesi - Keputusan Gus Miftah untuk mundur dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan memicu berbagai reaksi. 

Pengunduran diri yang diumumkan secara terbuka di Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, DI Yogyakarta ini dianggap sebagai langkah yang bertanggung jawab atas kesalahan ucap yang dilakukan. 

Presiden Prabowo Subianto turut memberikan tanggapan terkait langkah tersebut, menyebutnya sebagai tindakan kesatria yang patut dihormati.

Presiden Prabowo menyampaikan apresiasinya dalam konferensi pers di Istana Kepresidenan. 

Baca Juga:
Seorang Perwira Senior Penjajah Israel Ditangkap Karena Sengaja Mengabaikan Informasi tentang Serangan Pemukim

Ia menyebut keputusan Gus Miftah adalah bentuk tanggung jawab seorang pemimpin. 

“Beliau menyadari ada kekeliruan dalam ucapannya dan memutuskan untuk mundur sebagai wujud tanggung jawab. Saya kira ini adalah tindakan yang sangat kesatria,” ujar Prabowo. 

Ia juga menambahkan bahwa sikap tersebut perlu dihormati karena menunjukkan integritas dalam menjalankan tugas negara.

Gus Miftah dalam pengumumannya mengungkapkan bahwa keputusan untuk mundur tidak didasari tekanan dari pihak manapun, melainkan hasil dari introspeksi mendalam. 

Baca Juga:
KPU Makassar Berhasil Tuntaskan Rekapitulasi Penghitungan Perolehan Suara Pilkada 2024

Ia menyampaikan permintaan maaf kepada semua pihak yang merasa dirugikan akibat ucapannya. 

“Keputusan ini saya ambil karena rasa hormat, cinta, dan tanggung jawab saya kepada Presiden Prabowo Subianto serta seluruh masyarakat,” ungkapnya.

Langkah Gus Miftah ini tidak hanya mendapat tanggapan positif dari Presiden, tetapi juga dari masyarakat luas. 

Banyak pihak memandang bahwa keputusannya mencerminkan kedewasaan dan rasa tanggung jawab yang besar. 

Baca Juga:
Pemkot Palu Sebut Kolaborasi Lintas Sektor Perlu Dilakukan Guna Menjaga Stabilitas Ekonomi Daerah dari Dampak HKBN

Gus Miftah menegaskan bahwa ia tetap mendukung visi dan misi Presiden Prabowo dalam membangun kerukunan beragama di Indonesia, meski tidak lagi menjadi bagian langsung dari tim kepresidenan.

Keputusan Gus Miftah mundur ini juga menjadi refleksi penting mengenai etika dan integritas pejabat publik. 

Presiden Prabowo meminta masyarakat untuk menghormati langkah tersebut sebagai wujud penghargaan atas tanggung jawab yang telah ditunjukkan. 

“Kita hargai sikap ini. Tidak banyak orang yang mau mengakui kesalahan secara terbuka dan mengambil langkah seperti ini,” jelas Prabowo.

Baca Juga:
Penjajah Israel Klaim Telah Membunuh Pejuang Senior Hamas

Pengunduran diri Gus Miftah menegaskan pentingnya seorang pemimpin untuk menjaga kepercayaan publik dan bertindak berdasarkan prinsip keadilan. 

Langkah ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi pejabat lainnya untuk selalu mengedepankan integritas dalam menjalankan amanah yang diberikan. (*/Shofia)

...

Artikel Terkait

wave

Harun Masiku Kembali Jadi Sorotan, KPK Rilis Foto dan Data Terbaru untuk Kejar Tersangka Kasus PAW DPR yang Kini Masih Buron

Harun Masiku buronan kasus PAW DPR. KPK ungkap foto terbaru dan ciri khas untuk memudahkan pencarian.

Jokowi Belum Kembalikan KTA PDIP Meski Bukan Lagi Anggota Partai, Rocky Gerung: Tanda Dia Mau Cari Gara-gara

Menanggapi kabar bahwa Jokowi belum mengembalikan kartu tanda anggota PDI Perjuangan, Rocky Gerung sebut Jokowi berupaya cari gara-gara

Tanggapi Kabar Gus Miftah yang Mengundurkan Diri dari Jabatan Utusan Khusus Presiden, Said Didu: Bagus

Said Didu menyebut kata bagus untuk menanggapi kabar Gus Miftah yang mengundurkan diri dari jabatan sebagai Utusan Khusus Presiden

Akui Tak Ada Paksaan atau Tekanan dari Pihak Lain, Ternyata Ini Alasan Gus Miftah Mundur dari Jabatan Utusan Khusus Presiden

Gus Miftah jelaskan alasan mundur dari jabatan Utusan Khusus Presiden tanpa adanya tekanan dari pihak manapun.

Siap-siap! KPK Bakal Lelang 31 Tas Mewah Rafael Alun Trisambodo, dari Hermes hingga Dior, Ini Detailnya

KPK siap lelang tas mewah milik Rafael Alun. Tas Hermes dan Dior tersebut akan dilelang pada Hakordia 2024.

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;