Soroti Aktivitas Jokowi Setelah Pensiun dari Jabatan Presiden Indonesia, Dokter Tifa: Malah Jadi Gelandangan

Potret salah satu aktivitas yang dilakukan Joko Widodo setelah tidak menjabat sebagai Presiden Indonesia
Potret salah satu aktivitas yang dilakukan Joko Widodo setelah tidak menjabat sebagai Presiden Indonesia Source: (Foto/Instagram/@jokowi)

Nasional, gemasulawesi - Setelah tidak lagi menjabat sebagai Presiden Indonesia pada akhir 2024, aktivitas Joko Widodo (Jokowi) tetap menjadi sorotan publik.

Selama dua periode masa jabatannya, Jokowi meninggalkan berbagai dinamika politik yang kini terus diperbincangkan, termasuk langkah-langkahnya setelah tidak lagi menduduki kursi RI-1.

Beberapa waktu terakhir, Jokowi terlihat sering bertemu tokoh-tokoh politik Indonesia seperti Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani dan Presiden Indonesia saat ini, Prabowo Subianto, pada 6 Desember 2024.

Namun, aktivitas Jokowi pasca-pensiun ini mendapat tanggapan tajam dari berbagai pihak, termasuk Dokter Tifauzia Tyassuma, atau yang lebih dikenal sebagai Dokter Tifa.

Baca Juga:
Komentari Pertemuan Jokowi dan Ahmad Muzani, Umar Hasibuan ke Joko Widodo: Sudahlah Masuk Gerindra Saja

Melalui akun Twitter resminya, @DokterTifa, ia mengungkapkan perbandingan antara Jokowi dengan mantan presiden lainnya yang lebih fokus pada kegiatan produktif seperti mendirikan yayasan sosial, menjadi dosen, atau aktif di organisasi internasional.

"Selesai pensiun, rata-rata Presiden lain terus mendirikan Yayasan Sosial, jadi Dosen di mancanegara, atau Ketua Organisasi Internasional, atau balik lagi ke Bisnis semula," tulis Dokter Tifa pada 11 Desember 2024.

Dalam cuitan lanjutannya, ia memberikan kritik keras terhadap aktivitas Jokowi yang dianggap tidak memiliki arah yang jelas.

"Lah ini pensiun Presiden Wakanda jadi Gelandangan," tulis Dokter Tifa sembari mengunggah berita terkait aktivitas Jokowi setelah pensiun.

Baca Juga:
Temui Jokowi Langsung di Solo, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Sampaikan Pesan Terkait Partainya, Begini Isinya

Pernyataan ini memancing berbagai reaksi dari warganet yang sebagian besar terlihat sependapat dengan pandangan Dokter Tifa.

Beberapa balasan dari warganet bahkan mengangkat isu lain yang masih sering dikaitkan dengan Jokowi.

Salah satu komentar datang dari akun @rad*** yang menyinggung kondisi hutang negara. "Mau dirikan yayasan gimana..ngurus negara aja hutang selangit, dosen ijasah ga jelas," tulisnya.

Sementara itu, akun @ald*** menambahkan, "Harimau mati meninggalkan kulit, gajah mati meninggalkan taring, Jokowi lengser meninggalkan hutang, carut marut hukum."

Baca Juga:
Tujuan Pertemuannya dengan Prabowo Jadi Teka-teki, Jokowi Tegaskan Tidak Bahas Partai Gerindra Saat Bertemu Presiden

Komentar lain dari akun @pil*** mempertanyakan kapasitas Jokowi jika hendak kembali ke dunia pendidikan atau organisasi internasional, "Mau jadi dosen? Ijasah tdk jelas. Jadi ketua organisasi dunia, pakai suara Projo tdk bisa, balik kerja lagi memang masih bisa ngasah kayu."

Kritik-kritik ini mencerminkan kekecewaan sebagian masyarakat terhadap apa yang mereka anggap sebagai kurangnya langkah konstruktif Jokowi setelah melepas jabatannya.

Meskipun demikian, aktivitas pasca-jabatan seorang presiden tetap menjadi hak individu, dan penilaian atas hal ini seringkali berakar pada persepsi publik terhadap kinerjanya menjabat. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Komentari Pertemuan Jokowi dan Ahmad Muzani, Umar Hasibuan ke Joko Widodo: Sudahlah Masuk Gerindra Saja

Umar Hasibuan memberikan komentar terkait pertemuan antara Presiden Indonesia ke-7, Jokowi dengan Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Temui Jokowi Langsung di Solo, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Sampaikan Pesan Terkait Partainya, Begini Isinya

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani mengadakan pertemuan dengan Jokowi di Solo, Muzani menyampaikan perihal kongres Gerindra kepada Jokowi

Tujuan Pertemuannya dengan Prabowo Jadi Teka-teki, Jokowi Tegaskan Tidak Bahas Partai Gerindra Saat Bertemu Presiden

Tanggapan Joko Widodo terkait isu yang menyebut bahwa Jokowi dapat tawaran masuk partai Gerindra saat bertemu Prabowo di Kertanegara Jakarta

Geger! Enam Polisi yang Terlibat dalam Kasus Ferdy Sambo Dapat Kenaikan Pangkat dari Mabes Polri, Kok Bisa?

Kenaikan pangkat enam polisi yang terlibat kasus Ferdy Sambo memicu kontroversi publik. Mabes Polri buka suara.

Perihal Isu Jokowi Berpotensi Gabung ke Partainya, Sekjen Gerindra Ahmad Muzani Beri Tanggapan Begini

Sekjen Gerindra, Ahmad Muzani menyebut bahwa jika Jokowi mau gabung ke partainya, maka akan menjadi suatu kehormatan besar bagi Gerindra

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;