Soroti TNI yang Bersihkan Sungai Penuh Sampah, Susi Pudjiastuti Minta Presiden Prabowo Wajibkan Pemdes Beli Eskavator

Tangkap layar video yang menampilkan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti
Tangkap layar video yang menampilkan Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti Source: (Foto/Instagram/@susipudjiastuti115)

Nasional, gemasulawesi - Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia, Susi Pudjiastuti, baru-baru ini mengajukan permintaan kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mewajibkan pemerintah daerah (Pemda) atau pemerintah desa (Pemdes) membeli eskavator.

Permintaan ini disampaikan Susi setelah ia menyoroti sebuah video viral yang memperlihatkan anggota TNI membersihkan sungai yang dipenuhi sampah di Sidoarjo, Jawa Timur.

Dalam video tersebut, tampak para anggota TNI dan warga setempat berusaha memindahkan sampah di sungai dengan tangan.

Mereka bahkan turun langsung ke sungai untuk membersihkan sampah-sampah tersebut.

Baca Juga:
Rocky Gerung Beberkan Dua Alasan Penyebab Jokowi Masuk Daftar Tokoh Paling Korup Menurut Lembaga Luar Negeri

Video tersebut mendapat perhatian publik, dan dalam keterangan unggahan video itu, disebutkan bahwa TNI tidak seharusnya terlibat langsung dalam pembersihan sampah di sungai.

Sebaliknya, yang diperlukan adalah alat berat seperti beko atau eskavator untuk mempercepat proses pembersihan.

"Zaman modern kenapa kepala daerah Tak gunakan Beko buat ngeruk lebih cepat, g pas Jika bapak TNI ini yg harus turun tangan," tulis keterangan dari akun pengunggah video tersebut.

Menanggapi video tersebut, Susi Pudjiastuti kemudian mencuit di akun X resminya, @susipudjiastuti, dengan mengajak Presiden Prabowo untuk mewajibkan Pemda dan Pemdes mengalokasikan dana untuk membeli eskavator.

Baca Juga:
Tegas! Menkeu Sri Mulyani Pastikan PPN Tidak Naik, Kebijakan Pajak Tetap Pro Rakyat, Berikut Detailnya

"Pak Presiden @prabowo Berikan TNI ( Kodim, Koramil ) dan wajibkan dana Pemerintah daerah/ Desa untuk beli Beko /eskavator," tulis Susi, sembari mengunggah ulang video yang viral tersebut.

Susi menjelaskan bahwa penggunaan eskavator akan sangat membantu dalam menangani masalah sampah, terutama yang terjadi di sungai.

"Supaya persoalan sampah di daerah bisa tertangani juga bisa untuk perbaikan wilayah/ saluran air/sungai & danau air tawar yg dangkal dan tersumbat," lanjut Susi dalam cuitannya.

Tanggapan dari warganet terkait cuitan Susi Pudjiastuti pun bermunculan.

Baca Juga:
Feri Amsari Tanggapi Presiden Prabowo yang Mengajak Koruptor untuk Bertobat: Makin Pidato Makin Ngawur

Sebagian besar mendukung usulan Susi untuk memastikan setiap daerah memiliki eskavator untuk menangani sampah dan perbaikan sungai.

"Betul Bu Susi, sudah selayaknya Tiap daerah punya Eskavator, di Indonesia dlm penanganan Sampah, Keruk Lumpur di Sungai," tulis akun @nur***.

Ada juga warganet yang berpendapat bahwa bukan tugas utama TNI untuk terlibat dalam hal ini.

"Bukan tugas utama TNI untuk melakukan hal ini bu, mungkin lebih tepat jika ekskavator untuk BPD (Badan Penanggulangan Bencana)," balas akun @ar_.

Sementara itu, akun @ets menambahkan, "tapi biasanya ada dana untuk normalisasi sungai bu, dari dinas PUPR." (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Rocky Gerung Beberkan Dua Alasan Penyebab Jokowi Masuk Daftar Tokoh Paling Korup Menurut Lembaga Luar Negeri

Pengamat politik Indonesia, Rocky Gerung mengomentari Jokowi yang masuk ke dalam daftar tokoh paling korup menurut lembaga luar negeri

Tegas! Menkeu Sri Mulyani Pastikan PPN Tidak Naik, Kebijakan Pajak Tetap Pro Rakyat, Berikut Detailnya

PPN tetap 11%, barang bebas pajak tak berubah. Menkeu Sri Mulyani pastikan kebijakan pajak tetap pro rakyat.

Meresapi Pemikiran Tan Malaka Seperti Berkaca pada Cermin Retak, Memunculkan Mozaik Gagasan yang Membingungkan

Meresapi pemikiran dari Tan Malaka seperti berkaca pada cermin retak yang memunculkan mozaik gagasan yang mencengangkan.

Kementan Pastikan Akan Bekerja Sama dengan Pemda untuk Perlancar Distribusi Bahan Baku Pangan dalam Program Makan Bergizi Gratis

Kementerian Pertanian memastikan akan bekerja sama dengan pemerintah daerah untuk memperlancar distribusi bahan baku pangan.

Jokowi Singgung Megawati Saat Dikaitkan dengan Ucapan Hasto Kristiyanto Soal Jabatan Presiden 3 Periode

Jokowi memberikan bantahan terkait isu permintaan perpanjangan masa jabatan sebagai Presiden yang dikaitkan dengan dirinya

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;