Program Makan Bergizi Gratis Sudah Seminggu, Rocky Gerung Sebut Pemerintah Harus Terima Kritik Habis-habisan

Tangkap layar video yang menampilkan pengamat politik, Rocky Gerung
Tangkap layar video yang menampilkan pengamat politik, Rocky Gerung Source: (Foto/YouTube/@Rocky Gerung Official)

Nasional, gemasulawesi - Pengamat politik Indonesia, Rocky Gerung, mengomentari program makan bergizi gratis (MBG) yang baru saja dicanangkan oleh pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. 

Program yang mulai dilaksanakan sejak 6 Januari 2025 ini telah berjalan selama satu minggu.

Dalam penilaian Rocky, program tersebut merupakan percobaan awal yang memerlukan audit eksternal untuk menilai efektivitasnya.

"Kita sekarang masuk pada tahap evaluasi percobaan satu minggu ini, maka memang harus ada audit eksternal terhadap proyek ini," kata Rocky Gerung dalam video di channel YouTube resminya, Rocky Gerung Official, pada Rabu, 15 Januari 2025.

Baca Juga:
Adi Prayitno Soal Siswa SD Medan yang Dihukum Belajar di Lantai Karena Nunggak SPP: Salahnya Para Pejabat Publik

Rocky menegaskan pentingnya kritik terhadap program ini sebagai bagian dari proses evaluasi. 

Menurutnya, semua bentuk masukan dan keluhan perlu dijadikan data untuk menyempurnakan program tersebut.

"Supaya bisa dievaluasi secara bermutu, maka mesti dimungkinkan semua kritik itu ditampung sebagai data," ujar Rocky.

Ia menilai keterbukaan terhadap kritik adalah langkah yang sangat penting agar evaluasi berjalan dengan baik.

Baca Juga:
Ferdinand Hutahaean Komentari Menteri Ara yang Mengaku Sudah Bangun 40 Ribu Rumah: Ini Tidak Masuk Akal

Namun, Rocky juga mengungkapkan kekhawatirannya terkait upaya beberapa pihak yang mencoba menutupi kekurangan selama pelaksanaan program MBG.

"Tapi yang terjadi sekarang atau seminggu yang lalu itu banyak sekolah yang mungkin takut ketahuan atau penyelenggara dapur umum itu merasa jangan sampai viral, lalu dihalangi," jelasnya.

Rocky menyerukan pemerintah untuk bersikap terbuka dan meminta masyarakat mengajukan kritik yang membangun.

Dengan kritik yang diterima, pemerintah diharapkan dapat memperbaiki dan menyempurnakan pelaksanaan program makan bergizi gratis.

Baca Juga:
KPK Enggan Periksa Jokowi Meskipun Diduga Pernah Melindungi Hasto Kristiyanto, Guntur Romli: Mana Berani

"Justru dalam satu minggu ini pemerintah mesti ucapkan kami minta dievaluasi, karena itu silahkan kritik kami sehabis-habisnya, karena itu justru untuk memungkinkan perencanaan baru dan penyempurnaan dari program ini," terang Rocky.

Dari penjelasan Rocky tersebut, dapat dikatakan bahwa kritik dari penerima manfaat MBG tidak hanya memastikan keberhasilan program ini tetapi juga menciptakan rencana yang lebih matang untuk tahap berikutnya.

Program makan bergizi gratis ini, yang bertujuan memberikan akses makan bergizi kepada siswa di seluruh negeri, diharapkan mampu berjalan lebih efektif setelah melalui proses evaluasi dan penyempurnaan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Adi Prayitno Soal Siswa SD Medan yang Dihukum Belajar di Lantai Karena Nunggak SPP: Salahnya Para Pejabat Publik

Pengamat politik, Adi Prayitno salahkan para pejabat publik ketika soroti kasus siswa SD yang dihukum belajar di lantai karena nunggak SPP

Ferdinand Hutahaean Komentari Menteri Ara yang Mengaku Sudah Bangun 40 Ribu Rumah: Ini Tidak Masuk Akal

Ferdinand Hutahaean memberikan tanggapannya terkait Menteri Maruarar Sirait yang sebut pihaknya sudah bangun 40 ribu unit rumah

KPK Enggan Periksa Jokowi Meskipun Diduga Pernah Melindungi Hasto Kristiyanto, Guntur Romli: Mana Berani

Guntur Romli menanggapi kabar terkait KPK yang enggan memeriksa Joko Widodo atau Jokowi yang diduga melindungi Hasto Kristiyanto

Denny Siregar Soal Ketua DPD yang Usul Rakyat Bantu Anggaran Program MBG: Kenapa Gak Gaji Anggota DPD Saja Disumbangin?

Denny Siregar memberikan tanggapan usai Ketua DPD, Sultan Bachtiar Najamudin usul agar rakyat membantu program makan bergizi gratis

Terseret Kasus Suap Vonis Bebas Ronald Tannur, Mantan Ketua PN Surabaya Ditangkap Kejagung, Ini Perannya

Kasus vonis bebas Ronald Tannur memunculkan dugaan suap besar. Kejagung dalami keterlibatan hakim dan panitera.

Berita Terkini

wave

Misteri Ongka: Mengapa Satu Tersangka Sabu "Menguap" dari SPDP Polda Sulteng?

Nama Robi tak tercantum dalam SPDP kasus sabu Parigi Moutong meski sempat diamankan bersama barang bukti. Pelepasannya oleh Ditresnarkoba

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.


See All
; ;