Ribuan Warga Terisolir Akibat Longsor di Polman, Sulbar

<p>Foto: longsor di Desa Lenggo, Polman, Sulbar.</p>
Foto: longsor di Desa Lenggo, Polman, Sulbar.

Gemasulawesi– Ribuan warga terisolir akibat longsor di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Polman, Sulawesi Barat.

“Longsor sejak hari kamis, tapi baru dua titik longsor. Sekarang sudah banyak titik. Ada enam titik longsor,” ungkap tokoh pemuda Desa Lenggo, Habibi, melalui pesan singkat, Minggu 29 Agustus 2021.

Ia mengatakan, warga terisolir akibat longsor di Polman tidak dapat melintas, disebabkan banyak jalan terputus tertimpa longsoran tanah.

Baca juga: Banjir Langganan Ganggu Aktivitas Warga di Mamuju

Sementara, akses jalan lain dengan menyeberangi sungai menuju Kecamatan Tutar, juga sulit dilakukan, karena kondisi sungai sedang meluap. Sehingga warga terisolir akibat longsor.

“Lewat sungai pun tidak bisa, karena kondisi sungai sedang meluap. Sudah beberapa hari warga Lenggo tidak menikmati ikan,” akunya.

Mewakili warga, Habibi berharap pemerintah setempat melalui dinas terkait segera turun tangan, mengatasi masalah warga terisolir akibat longsor di Desa Lenggo.

“Mohon kepada instansi terkait dalam hal ini dinas PU, agar segera meninjau lokasi longsor antara Desa Lenggo dan Desa Bulo,” tutup Habibi.

Dia juga mengaku, longsor terjadi akibat tingginya curah hujan di daerah pegunungan ini sejak tiga hari terakhir. Ia mengimbau warga bermukim di bantaran Sungai Maloso untuk waspada, mengantisipasi terjadinya luapan air sungai.

“Lenggo diguyur hujan sejak tiga hari terakhir. Bagi saudara-saudaraku yang berada di pinggiran sungai maloso untuk waspada,” ungkapnya.

Baca: Tim SAR Selamatkan Lansia dan Bayi Terjebak Banjir di Palopo

Banjir dan longsor juga rusak fasilitas sekolah

Diketahui, banjir dan tanah longsor di Polman, juga mengakibatkan sebuah bangunan sekolah di Kecamatan Anreapi rusak parah.

Bangunan sekolah rusak diterjang banjir dan tanah longsor adalah SDN 057 Pappandangan. Pantauan di lokasi, Jumat 27 Agustus 2021, dinding salah satu ruang kelas di sekolah itu jebol.

Ruangan kelas di sekolah ini pun tampak dipenuhi material tanah longsor bercampur bebatuan. Semua buku pelajaran dan fasilitas penunjang proses pembelajaran lainnya turut hilang tertimbun material longsor setinggi 1 meter itu.

Tingginya curah hujan mengakibatkan tiga kecamatan di Kabupaten Polman dihantam banjir dan tanah longsor, Kamis 26 Agustus 2021 malam.

Dilaporkan di Kecamatan Tapango ada rumah hanyut dan tiang listrik tumbang. (***)

Baca juga: Jembatan Desa Lenggo Ambruk Diterjang Banjir

...

Artikel Terkait

wave

Tim SAR Selamatkan Lansia dan Bayi Terjebak Banjir di Palopo

Tim SAR gabungan Palopo, Sulawesi Selatan mengevakuasi Lansia dan bayi terjebak banjir di Palopo, akibat luapan sungai Ratona.

Ketua Umum Satupena dan Hati Pena, Denny JA Perjuangkan Penulis agar Sejahtera

Penulis Denny JA selaku Ketua Umum Satupena dan Hati Pena, berjanji akan memperjuangkan penulis agar mereka bisa sejahtera dengan profesinya.

Sri Mulyani Sebut Penyitaan Aset Obligor BLBI Akan Sulit

Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut penyitaan aset obligor BLBI akan sulit, sebab posisinya berada di luar negeri, yurisdiksi hukum berbeda

KADIN Sulawesi Tengah Salurkan Bantuan Penanganan Covid19

KADIN Sulawesi Tengah salurkan sejumlah bantuan kepada Pemprov untuk membantu penanganan covid19, berupa 200 tabung oksigen dan 50 regulator

Kemensos Siapkan Beasiswa Pendidikan Anak Yatim Korban Covid19

Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan pihaknya sedang merencanakan program beasiswa pendidikan anak yatim korban covid19 maupun bukan.

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;