Deddy Corbuzier Sebut Tak Akan Ambil Gaji Stafsus Menhan, Denny Siregar: Berani Gak Tidak Ambil Tunjangan?

Potret pegiat media sosial, Denny Siregar yang baru-baru ini menyoroti Deddy Corbuzier yang diangkat jadi stafsus Menhan RI
Potret pegiat media sosial, Denny Siregar yang baru-baru ini menyoroti Deddy Corbuzier yang diangkat jadi stafsus Menhan RI Source: (Foto/Instagram/@dennysirregar)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial Denny Siregar kembali menyoroti pemberitaan mengenai Deddy Corbuzier yang baru saja dilantik sebagai staf khusus Menteri Pertahanan RI.

Isu ini ramai diperbincangkan setelah publik menyoroti keputusan pengangkatan Deddy, yang dinilai tidak selaras dengan upaya efisiensi anggaran yang tengah diupayakan pemerintah.

Pelantikan Deddy Corbuzier sebagai stafsus Menhan menuai berbagai reaksi dari masyarakat. Banyak yang mempertanyakan alasan di balik pengangkatannya serta relevansi perannya dalam posisi tersebut.

Menanggapi kritik yang bermunculan, Deddy Corbuzier akhirnya angkat bicara. Ia menyatakan bahwa dirinya tidak akan mengambil gaji sebagai staf khusus Menhan.

Baca Juga:
Prabowo Ingin Turunkan Harga Tiket Pesawat, Susi Pudjiastuti Bantu Bongkar Praktik Monopoli di Penerbangan Indonesia

Pernyataan ini pun menjadi bahan pembicaraan baru di kalangan publik, dengan sebagian orang mengapresiasi langkahnya, sementara yang lain tetap mempertanyakan keefektifan pengangkatannya.

Menyoroti pernyataan Deddy tersebut, Denny Siregar pun memberikan tanggapannya melalui unggahan di akun Instagram resminya @dennysirregar pada Sabtu, 15 Februari 2025.

Dalam unggahan tersebut, Denny menyebut bahwa tidak mengambil gaji sebagai stafsus bukanlah hal yang luar biasa.

Ia bahkan memberikan tantangan kepada Deddy untuk tidak hanya menolak gaji, tetapi juga mengabaikan tunjangan serta fasilitas lain yang melekat pada jabatannya.

Baca Juga:
Nilai Presiden Prabowo dan Jokowi Makin Mesra, Adi Prayitno: Yang Ingin Keduanya Pisah Pada Patah Hati

"Kalo gaji mah kecil, berani gak bilang kalau tidak ambil gaji, tidak ambil tunjangan dan semua fasilitas pengawalan nguing nguing dari Kemenhan? Demi penghematan. Itu baru jantan," tulis Denny Siregar dalam unggahannya, sembari mengunggah ulang pernyataan Deddy Corbuzier.

Pernyataan Denny ini menambah panas perdebatan di media sosial.

Banyak yang setuju dengan pandangannya bahwa jika memang ingin berkontribusi tanpa membebani anggaran negara, maka tidak hanya gaji yang harus ditolak, tetapi juga fasilitas dan tunjangan lainnya.

Namun, ada juga yang menilai bahwa keputusan Deddy untuk tidak mengambil gaji sudah cukup sebagai bentuk kontribusi.

Baca Juga:
Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Cari Kebaikan Jokowi, Said Didu: Sulit Cari Kebaikan dari Pembohong

Salah satu warganet menyoroti bahwa langkah yang lebih tegas adalah menolak jabatan tersebut sejak awal jika memang benar-benar ingin menghemat anggaran.

"Lebih jantan lagi kalo gak diambil itu jabatan. Hello tugas apa kualifikasi apa?" tulis akun @pia*** dalam balasan terhadap pernyataan Denny Siregar.

Komentar tersebut mencerminkan keresahan sebagian masyarakat yang mempertanyakan latar belakang dan kompetensi Deddy Corbuzier dalam bidang pertahanan.

Meskipun Deddy dikenal sebagai figur yang sering membahas isu-isu nasional di kanal podcast-nya, banyak yang masih ragu apakah ia memiliki kualifikasi yang sesuai untuk menjabat sebagai staf khusus di Kementerian Pertahanan. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Prabowo Ingin Turunkan Harga Tiket Pesawat, Susi Pudjiastuti Bantu Bongkar Praktik Monopoli di Penerbangan Indonesia

Tanggapan Founder Susi Air, Susi Pudjiastuti terkait keinginan Presiden RI, Prabowo Subianto untuk menurunkan harga tiket pesawat

Nilai Presiden Prabowo dan Jokowi Makin Mesra, Adi Prayitno: Yang Ingin Keduanya Pisah Pada Patah Hati

Pengamat Adi Prayitno menilai bahwa Presiden RI Prabowo Subianto makin akrab dengan mantan Presiden RI, Joko Widodo

Presiden Prabowo Ajak Masyarakat Cari Kebaikan Jokowi, Said Didu: Sulit Cari Kebaikan dari Pembohong

Begini tanggapan dari pegiat medsos, Said Didu mengenai ajakan Presiden Prabowo untuk mencari kebaikan, bukan kejelekan Jokowi

Surya Paloh Soal Kebijakan Efisiensi Anggaran di Era Presiden Prabowo Subianto: Kita Berprasangka Baik

Begini tanggapan dari ketua umum Partai NasDem, Surya Paloh mengenai kebijakan efisiensi anggaran di era pemerintahan Prabowo

Kemenhan RI Beberkan Alasan Pihaknya Membeli Drone Produksi dari Turki, Salah Satunya Karena Harga Murah

Kementerian Pertahanan RI menjelaskan alasan pembelian pesawat nirawak atau drone buatan Turki, begini keterangannya

Berita Terkini

wave

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.

Maut Mengintai di Buranga: Mengapa Tambang Ilegal di Depan Mata Polres Parigi Moutong Seolah Tak Tersentuh?

Bahaya di PETI Buranga berpotensi sama dengan Tambang ilegal yang berada di gunung Nasalena. Ancaman maut reruntuhan material mengintai.

Maut di Lubang Emas Lobu: Menagih Tanggung Jawab Pengelola PETI atas Tewasnya Penambang

Emas berdarah Parigi moutong kembali telan korban jiwa, kali ini PETI berlokasi di Desa Lobu Kecamatan Moutong yang kena giliran.


See All
; ;