Said Didu Soroti Presiden Prabowo yang Mengaku Bertekad Berantas Korupsi Tanpa Pandang Bulu: Kami Butuh Bukti

Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto ketika hadir di peluncuran Danantara
Potret Presiden Indonesia, Prabowo Subianto ketika hadir di peluncuran Danantara Source: (Foto/Instagram/@prabowo)

Nasional, gemasulawesi - Pegiat media sosial, Said Didu, baru-baru ini memberikan tanggapan atas pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menegaskan tekadnya untuk memberantas korupsi tanpa pandang bulu.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat acara peluncuran Danantara di Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 24 Februari 2025.

Dalam pidatonya, Prabowo berjanji akan melawan korupsi dengan segala upaya yang bisa dikerahkan demi membangun pemerintahan yang bersih.

Dalam kesempatan itu, Prabowo menegaskan bahwa dirinya tidak akan berkompromi dengan praktik korupsi.

Baca Juga:
Mendes Yandri Terbukti Cawe-cawe Pilkada Serang 2024, Denny Siregar Singgung Hasil Retret Menteri Kabinet Prabowo

Ia menekankan pentingnya pemerintahan yang transparan dan akuntabel demi mencapai kesejahteraan rakyat.

Pernyataan ini disambut beragam reaksi dari berbagai kalangan, termasuk aktivis, politisi, dan masyarakat luas yang menantikan langkah konkret dari pemerintah dalam pemberantasan korupsi.

Menanggapi pernyataan tersebut, Said Didu memberikan pandangannya melalui cuitan di akun X resminya, @msaid_didu, pada Senin, 24 Februari 2025.

Dalam cuitannya, ia menyebut bahwa masyarakat tidak hanya membutuhkan janji, tetapi juga bukti nyata dalam pemberantasan korupsi. Menurutnya, tindakan konkret lebih diperlukan daripada sekadar pernyataan tegas.

Baca Juga:
Heboh Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina Rugikan Negara Rp 193 Triliun, Ketua PBNU: Tak Habis-habisnya Kita Ditipu

Lebih lanjut, Said Didu menyarankan agar Prabowo mulai dengan membersihkan lingkungan terdekatnya dari korupsi.

Meskipun tidak menyebutkan nama atau pihak tertentu, ia mengisyaratkan bahwa ada individu di sekitar presiden yang patut dicurigai.

"Saran Pak. Kami butuh bukti, yaitu bersihkan para koruptor di sekitar Bapak," tulis Said Didu, sembari mengunggah ulang pernyataan Prabowo.

Pernyataan Said Didu ini kemudian memicu diskusi di media sosial, dengan banyak warganet turut memberikan pendapat mereka terkait komitmen pemberantasan korupsi oleh pemerintah.

Baca Juga:
Pengamat Nilai Danantara Jadi Pertaruhan Besar untuk Nasib Indonesia, Antara Makin Makmur atau Makin Jatuh

Sejumlah pengguna X menyoroti bahwa pernyataan keras terhadap korupsi sudah sering disampaikan oleh pemimpin sebelumnya, namun implementasi di lapangan kerap menemui kendala.

Salah satu tanggapan yang cukup banyak mendapat perhatian datang dari akun @jan*** yang menulis, "Bener.... ngomong mlulu mau tangkap koruptor.... padahal di sekelilingnya banyak."

Komentar ini mencerminkan skeptisisme sebagian masyarakat yang merasa bahwa korupsi masih menjadi masalah besar dalam pemerintahan, meskipun berbagai janji terus digaungkan.

Di sisi lain, ada pula yang menilai bahwa janji Prabowo merupakan langkah awal yang perlu didukung. 

Menurut mereka, publik harus memberikan kesempatan bagi pemerintahan saat ini untuk membuktikan keseriusannya dalam menindak praktik korupsi di berbagai sektor. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Mendes Yandri Terbukti Cawe-cawe Pilkada Serang 2024, Denny Siregar Singgung Hasil Retret Menteri Kabinet Prabowo

Pegiat medsos, Denny Siregar menyoroti kabar Mendes PDT Yandri Susanto yang terbukti cawe-cawe di Pilkada Serang 2024

Heboh Kasus Korupsi Minyak Mentah Pertamina Rugikan Negara Rp 193 Triliun, Ketua PBNU: Tak Habis-habisnya Kita Ditipu

Ketua PBNU bidang IT, Savic Ali mengomentari kasus dugaan korupsi melibatkan tata kelola minyak mentah dan produk kilang di Pertamina

Pengamat Nilai Danantara Jadi Pertaruhan Besar untuk Nasib Indonesia, Antara Makin Makmur atau Makin Jatuh

Pengamat politik, Hendri Satrio menanggapi peluncuran Badan Pengelola Investasi (BPI) Daya Anagata Nusantara atau Danantara

Anggaran Dipangkas! Ini 7 Dampak Besar Pemotongan Belanja Pemerintah 2025, Salah Satunya Gaji Pegawai yang Terancam

Pemotongan belanja pemerintah 2025 ganggu gaji pegawai, proyek infrastruktur, hingga layanan kebencanaan. Berikut penjelasannya!

Denny Siregar Nilai PDIP Bakal Dapat Banyak Simpatisan Jika Konsisten Jadi Oposisi Pemerintah, Begini Alasannya

Denny Siregar menyebut PDI Perjuangan bisa saja dapat banyak simpatisan jika konsisten jadi opisisi pemerintah di era Presiden Prabowo

Berita Terkini

wave

10 HP Terbaik yang Akan Hadir di 2026: Spesifikasi, Fitur AI, dan Perbandingan Lengkap

Sedang mencari HP terbaik 2026? Simak daftar 10 smartphone terbaru dari Samsung, Xiaomi, Google, Vivo hingga OPPO lengkap dengan fitur AI

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali


See All
; ;