Ferry Irwandi Nilai RUU TNI Adalah Hal Paling Buruk di Republik Indonesia, Sebut Tidak Ada Satu pun Sisi Baiknya

Potret konten kreator, Ferry Irwandi yang baru-baru ini turut menyoroti RUU TNI
Potret konten kreator, Ferry Irwandi yang baru-baru ini turut menyoroti RUU TNI Source: (Foto/Instagram/@irwandiferry)

Nasional, gemasulawesi - Konten kreator ternama Indonesia, Ferry Irwandi, turut menyoroti Rancangan Undang-Undang (RUU) TNI yang tengah dibahas oleh DPR dan pemerintah.

Kritik tajam Ferry terhadap rancangan undang-undang ini disampaikan melalui cuitan di akun X resminya, @irwndfrry, pada Minggu, 16 Maret 2025.

Dalam pandangannya, Ferry menilai bahwa RUU TNI merupakan kebijakan terburuk yang bisa terjadi di Republik Indonesia.

Menurutnya, tidak ada satu pun hal baik yang dapat diambil dari pembahasan RUU ini.

Baca Juga:
Said Didu Soal DPR yang Lakukan Rapat RUU TNI di Hotel Mewah: Rakyat Bisa Ngamuk atas Kelakukan Kalian!

Ia mengungkapkan rasa ketidaksetujuannya dengan sangat tegas dan menyoroti dampak buruk yang bisa ditimbulkan jika aturan ini disahkan.

"Di antara semua hal, RUU TNI adalah yang terburuk dari segala hal yang buruk, tidak satu pun sisi baik yang bisa dilihat dari ini," tulis Ferry dalam cuitannya.

Pernyataan Ferry tersebut tampaknya sejalan dengan sikap Koalisi Masyarakat Sipil untuk Reformasi Sektor Keamanan, yang juga menolak pembahasan RUU TNI.

Koalisi ini mendesak agar rancangan undang-undang tersebut dihentikan karena dinilai masih mengandung pasal-pasal bermasalah yang berpotensi mengancam demokrasi dan penegakan hak asasi manusia di Indonesia.

Baca Juga:
Denny Siregar Sebut PDIP Harus Siap Ditinggal Simpatisan usai Ada Kadernya Bela Rapat RUU TNI di Hotel Mewah

Menurut mereka, salah satu hal yang dikhawatirkan dari revisi ini adalah potensi melemahnya profesionalisme militer.

Koalisi Masyarakat Sipil menyoroti adanya pasal yang memungkinkan perluasan peran tentara aktif dalam jabatan sipil, yang dinilai bisa mengembalikan dwifungsi TNI.

Jika ini terjadi, mereka menilai bahwa reformasi sektor keamanan yang selama ini diperjuangkan akan mundur ke belakang.

Di sisi lain, Ketua Komisi I DPR, Utut Adianto, memberikan pandangan berbeda terkait revisi UU TNI.

Baca Juga:
Serukan Sri Mulyani Diganti, Dokter Tifa Jelaskan Dampak Buruk untuk Indonesia Jika Menkeu Tidak Segera Ganti

Menurutnya, revisi Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI tidak dibuat atas kepentingan kelompok tertentu, melainkan demi kepentingan Indonesia secara keseluruhan.

Utut menegaskan bahwa setiap undang-undang yang dibuat oleh DPR selalu berorientasi pada kepentingan negara.

Menurutnya, kekhawatiran yang muncul dari berbagai pihak terhadap revisi UU ini tidak perlu dibesar-besarkan.

Lebih lanjut, Utut meminta masyarakat untuk tidak terlalu khawatir terhadap substansi yang ada dalam revisi ini.

Menurutnya, DPR akan memastikan bahwa perubahan payung hukum terkait militer ini tetap berjalan sesuai dengan kebutuhan nasional. (*/Risco)

...

Artikel Terkait

wave

Said Didu Soal DPR yang Lakukan Rapat RUU TNI di Hotel Mewah: Rakyat Bisa Ngamuk atas Kelakukan Kalian!

Pegiat media sosial, Said Didu menyoroti DPR RI yang melakukan rapat pembahasan RUU TNI di sebuah hotel mewah di Jakarta

Denny Siregar Sebut PDIP Harus Siap Ditinggal Simpatisan usai Ada Kadernya Bela Rapat RUU TNI di Hotel Mewah

Pegiat medsos, Denny Siregar menyoroti pembelaan terhadap rapat RUU TNI di hotel merah yang disampaikan kader PDIP, Utut Adianto

Soroti Anggaran Pemungutan Suara Ulang, Deddy Sitorus Singgung Kesiapan Kemendagri Hadapi Perulangan PSU Pilkada 2024

Politikus PDI Perjuangan, Deddy Sitorus menyoroti adanya potensi perulangan pemungutan suara ulang (PSU) Pilkada 2024

Ketum Golkar Bahlil Beri Respons Begini usai Rumah Ridwan Kamil Digeledah KPK Terkait Kasus Dugaan Korupsi BJB

Ketua Umum DPP Partai Goklar, Bahlil Lahadalia berikan tanggapan terkait KPK yang melakukan penggeledahan terhadap rumah Ridwan Kamil

Serukan Sri Mulyani Diganti, Dokter Tifa Jelaskan Dampak Buruk untuk Indonesia Jika Menkeu Tidak Segera Ganti

Pegiat medsos, Dokter Tifa serukan supaya Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani diganti, begini alasan Dokter Tifa menyerukan hal tersebut

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;