Pemda Dukung Sekolah Rakyat, Gus Ipul Tegaskan Pentingnya Data Akurat untuk Intervensi Sosial

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf bertemu dengan empat bupati untuk membahas Sekolah Rakyat.
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf bertemu dengan empat bupati untuk membahas Sekolah Rakyat. Source: (kemensos.go.id)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Sosial Saifullah Yusuf, atau yang lebih dikenal dengan Gus Ipul, menerima kunjungan sejumlah kepala daerah di kantor Kementerian Sosial.

Dalam kesempatan tersebut, hadir empat bupati yakni Rum Pagau dari Boalemo, Syamsul Auliya Rahman dari Cilacap, Witiarso Utomo dari Jepara, dan Yunus Wonda dari Jayapura.

Pada pertemuan itu, Gus Ipul menyoroti betapa pentingnya keterlibatan aktif pemerintah daerah dalam memperbarui data sosial di wilayah masing-masing.

Ia juga menekankan bahwa keberhasilan program Sekolah Rakyat, salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto, sangat bergantung pada dukungan konkret dari pihak Pemda.

Baca Juga:
Kepala PCO Hasan Nasbi Tegaskan Penulisan Sejarah Nasional Tak Bisa Muat Semua Peristiwa, Begini Alasannya

“Sebagaimana arahan Presiden, kerja sama dengan pemerintah daerah difokuskan pada pengentasan kemiskinan, peningkatan kesejahteraan sosial, serta pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Langkah awalnya harus dimulai dengan pembenahan data. Presiden telah menugaskan BPS sebagai pengelola data agar tidak lagi ada tumpang tindih antara kementerian, lembaga, atau pemerintah daerah. Untuk itu, Presiden menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 4 Tahun 2025 yang menetapkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN),” jelas Gus Ipul.

Gus Ipul menegaskan bahwa pembaruan DTSEN dilakukan setiap tiga bulan, dan yang tak kalah penting adalah keterlibatan aktif kepala daerah dalam proses tersebut.

“Kalau bisa, pembaruan data dilakukan setiap bulan. Data yang ada nanti kami kirimkan ke Dinsos untuk ditindaklanjuti dan diperbaiki oleh Pak Bupati, lalu dicek kembali. Masyarakat juga diberi ruang untuk terlibat melalui aplikasi cek Bansos, yang sudah dilengkapi fitur usulan dan sanggahan,” tuturnya.

Ia meyakini bahwa semakin akurat data yang dimiliki, maka setiap bentuk intervensi yang dilakukan pemerintah akan lebih tepat menjangkau sasaran yang benar-benar membutuhkan.

Baca Juga:
Gus Ipul Ajak Universitas An Nur Lampung Dukung Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan Inklusif Melalui Kolaborasi Nyata

Dalam pertemuan tersebut, Gus Ipul juga memaparkan kepada keempat bupati mengenai progres pelaksanaan program Sekolah Rakyat.

Ia menyampaikan bahwa tahun ini telah disiapkan 100 lokasi rintisan untuk memulai program tersebut.

Sekolah-sekolah ini dirancang untuk menampung total 9.755 siswa yang berasal dari keluarga miskin dan sangat miskin.

Proses pembelajaran nantinya akan didukung oleh 1.554 guru serta 3.390 tenaga pendidikan pendukung yang telah disiapkan pemerintah.

Baca Juga:
Menteri ESDM Minta Hilirisasi Terus Jalan untuk Jaga Ekonomi Lokal

Berikutnya, Kementerian Sosial bersama Kementerian Ketenagakerjaan akan menambah 100 titik baru untuk Sekolah Rakyat.

“Tahun ini ditargetkan bisa dibuka 200 lokasi dengan total daya tampung mencapai 20 ribu siswa,” ujarnya.

Gus Ipul juga mengusulkan agar anak-anak yang berusia 9 atau 10 tahun tetap diperbolehkan masuk kelas 1 SD.

“Nggak masalah kalau usianya 9 atau 10 tahun masuk kelas 1, karena mereka memang belum pernah sekolah sebelumnya. Di sinilah peran negara hadir untuk memberi mereka kesempatan,” jelasnya.

Baca Juga:
Mengenal lebih dalam iQOO Neo 10: Bukan Hanya untuk Gamer, tapi untuk Siapa Saja yang Menginginkan Kecepatan dan Stamina

Keempat bupati yang hadir menyampaikan langsung kepada Gus Ipul bahwa mereka siap mendukung dan ikut ambil bagian dalam menyukseskan pelaksanaan Sekolah Rakyat di daerah mereka masing-masing. (*/Zahra)

...

Artikel Terkait

wave

Menteri ESDM Minta Hilirisasi Terus Jalan untuk Jaga Ekonomi Lokal

Proyek baterai nasional dorong hilirisasi, swasembada energi, dan ekonomi berkelanjutan dengan investasi besar

Kesiapan Sekolah Rakyat Ditinjau Langsung Seskab dan Tiga Menteri di Sentra Handayani

Sekolah Rakyat diluncurkan Juli 2025, ditujukan bagi keluarga miskin, dibangun di 100 lokasi dengan fasilitas lengkap.

Gus Ipul Ajak Universitas An Nur Lampung Dukung Pengentasan Kemiskinan dan Pendidikan Inklusif Melalui Kolaborasi Nyata

Mensos Gus Ipul ajak sivitas akademika An Nur Lampung berkontribusi dalam pengentasan kemiskinan lewat riset dan aksi lapangan.

Kepala PCO Hasan Nasbi Tegaskan Penulisan Sejarah Nasional Tak Bisa Muat Semua Peristiwa, Begini Alasannya

Kepala PCO Hasan Nasbi, menyampaikan bahwa dalam proses penulisan sejarah Indonesia tidak mungkin merangkum seluruh peristiwa

Kemendagri Soroti Rendahnya Respons Pemda terhadap Pengendalian Inflasi, Ratusan Pemda Belum Jalankan Langkah Konkret

Kemendagri RI menyerukan agar pemerintah daerah (Pemda) di seluruh Indonesia segera mengambil langkah nyata untuk mengendalikan laju inflasi

Berita Terkini

wave

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.


See All
; ;