Nusron Wahid Instruksikan Evaluasi Tunggakan Layanan Pertanahan di Seluruh Kantah

Kementerian ATR/BPN.
Kementerian ATR/BPN. Source: (atrbpn.go.id)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala BPN, Nusron Wahid, menginstruksikan agar dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap permasalahan tunggakan layanan pertanahan di sejumlah Kantor Pertanahan (Kantah) di berbagai wilayah Indonesia.

Arahan ini disampaikan sebagai bentuk tanggapan atas masih ditemukannya sejumlah pelayanan yang belum terselesaikan dan menumpuk di berbagai unit pelayanan tanah.

Nusron secara tegas meminta agar jajaran di lingkungan kementeriannya segera mengambil langkah nyata guna mempercepat penyelesaian persoalan tersebut.

Secara khusus, ia menugaskan Direktur Jenderal Penetapan Hak dan Pendaftaran Tanah (PHPT) beserta timnya untuk segera turun ke lapangan guna memeriksa langsung dan menangani tunggakan layanan tersebut.

Baca Juga:
Langkah Awal Sekolah Rakyat: Sinergi Kemensos dan 43 Instansi Wujudkan Pendidikan Inklusif

"Saya minta Kapusdatin dan para Tenaga Ahli benar-benar meninjau berapa banyak tunggakan yang ada di setiap Kantah. Permohonan layanan apa saja yang masih tertahan, dan di mana saja lokasinya, itu harus jelas," tegas Menteri Nusron saat membuka Rapat Pimpinan Evaluasi Semester I Tahun 2025 di Aula Prona Kementerian ATR/BPN.

Berdasarkan data yang disampaikan oleh Kapusdatin, tercatat baru 58 Kantor Pertanahan (Kantah) yang sudah menjalankan layanan secara daring.

Sementara itu, sebagian besar dari jumlah tersebut justru belum termasuk dalam daftar 125 Kantah yang selama ini menangani sekitar 75 persen dari seluruh layanan pertanahan secara nasional.

Menanggapi kondisi tersebut, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid menilai bahwa inilah salah satu penyebab utama munculnya berbagai keluhan masyarakat terhadap kualitas pelayanan yang diberikan oleh BPN.

Baca Juga:
Disdikbud Parigi Moutong Salurkan Boskin 2025 ke 71 SD untuk Dukung Pelatihan Pembelajaran Mendalam dan Koding

Menteri Nusron menyoroti pentingnya mengidentifikasi berbagai kendala dalam proses layanan pertanahan, termasuk yang melibatkan pihak notaris atau Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT).

Ia menegaskan bahwa evaluasi tersebut sangat krusial, terutama untuk layanan-layanan dasar seperti penerbitan Sertipikat Hak Milik (SHM) bagi masyarakat berpenghasilan rendah, karena menyangkut kebutuhan langsung warga.

"Kalau memungkinkan, seluruh proses tersebut sebaiknya terintegrasi langsung dengan notaris atau PPAT, agar kita bisa mengidentifikasi secara jelas titik macetnya apakah terletak di pihak notaris atau justru di Kantor Pertanahan," katanya.

Rapat Pimpinan (Rapim) Evaluasi Semester I direncanakan berlangsung dalam dua tahap.

Baca Juga:
Diperingati Setiap Tanggal 10 Muharram, Masyarakat di Sulawesi Selatan Tetap Pertahankan Tradisi Bubur Syura

Tahap pertama dari agenda tersebut telah dimulai dengan penyampaian laporan dari Sekretaris Jenderal Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi.

Dalam pemaparannya, Sekjen membeberkan sejumlah informasi penting, mulai dari statistik pelayanan pertanahan hingga rincian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Ia juga mengulas hasil evaluasi terhadap anggaran yang telah berjalan dan menyampaikan proyeksi penggunaan anggaran ke depan.

Selain itu, rapat juga membahas proses registrasi terhadap sejumlah regulasi, baik berupa Peraturan Pemerintah maupun Peraturan Menteri yang berkaitan langsung dengan pelayanan.

Baca Juga:
Dinas Pendidikan Parigi Moutong Gandeng Seniman Lokal Lewat Program GSMS 2025 untuk Perkuat Pendidikan Seni di Sekolah

Tak ketinggalan, isu mengenai penguatan sumber daya manusia turut menjadi salah satu fokus pembahasan.

Dalam sesi pertemuan tersebut, turut dibahas kemajuan penyusunan regulasi baru dalam bentuk Peraturan Menteri, yang mengatur jalur pengembangan karier pegawai di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Pembahasan ini dipimpin langsung oleh Wakil Menteri ATR yang juga menjabat sebagai Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, yang menyoroti pentingnya peraturan ini untuk mendukung profesionalisme aparatur.

Menjelang akhir pertemuan, Inspektur Jenderal Dalu Agung Darmawan menyampaikan laporan mengenai perkembangan pelaksanaan pengawasan internal, terutama tindak lanjut terhadap hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca Juga:
Game Nintendo Switch 2 Terbaik untuk Dimainkan Saat Ini: Berikut Daftar Game Terbaik untuk Perangkat Genggam Baru Ini

Rapat Pimpinan kali ini dihadiri secara langsung oleh seluruh Pejabat Pimpinan Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Sementara itu, jajaran Kepala Kantor Wilayah BPN dari seluruh provinsi di Indonesia beserta staf mengikuti jalannya rapat secara daring dari daerah masing-masing. (*/Zahra)

...

Artikel Terkait

wave

Langkah Awal Sekolah Rakyat: Sinergi Kemensos dan 43 Instansi Wujudkan Pendidikan Inklusif

Sekolah Rakyat hadir sebagai solusi strategis putusnya kemiskinan antargenerasi dengan pendidikan inklusif dan fasilitas lengkap.

Kemenkes Gandeng ITB dan IT Del Kembangkan Teknologi Kesehatan Berbasis AI dan Bioteknologi

Kemenkes jalin kerja sama dengan ITB dan IT Del kembangkan teknologi AI dan bioteknologi untuk sektor kesehatan Indonesia.

Indonesia-Brasil Perkuat Kerja Sama Bioenergi untuk Hadapi Tantangan Transisi Energi

Kunjungan kenegaraan Indonesia ke Brasil hasilkan penguatan kerja sama bioenergi, dorong transisi energi dan investasi berkelanjutan.

Indonesia Tegaskan Komitmen ASEAN–UE: Dorong Kemitraan Setara dan Sikap Tegas terhadap Krisis Gaza

Menlu Sugiono dorong kerja sama adil ASEAN-UE, hindari tindakan sepihak, dan ajak UE bertindak tegas soal Gaza.

Gus Ipul Paparkan Capaian dan Usulan Tambahan Anggaran Kemensos di Rapat Kerja Bersama DPR

Gus Ipul bahas realisasi anggaran, rencana kerja 2026, dan usul tambahan Rp20,9 triliun di hadapan Komisi VIII DPR.

Berita Terkini

wave

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.

Di Balik Sidak Dispenser BBM Parigi: Menantang Nyali Satreskrim Tangkap Aktor Intelektual Penimbun Solar Subsidi

Polres Parigi Moutong lakukan uji tera dan Sidak sejumlah SPBU di Parigi moutong, sehubungan dengan gencarnya kritikan berkaitan BBM Ilegal


See All
; ;