Kemenkes Gandeng ITB dan IT Del Kembangkan Teknologi Kesehatan Berbasis AI dan Bioteknologi

Kemenkes RI bersama dengan pihak kampus ITB dan IT Del.
Kemenkes RI bersama dengan pihak kampus ITB dan IT Del. Source: (kemkes.go.id)

Nasional, gemasulawesi - Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, bersama Ketua Dewan Ekonomi Nasional Indonesia, Luhut Binsar Pandjaitan, turut menghadiri sebuah acara penting yang menandai komitmen kerja sama strategis di bidang kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penandatanganan nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan dengan dua institusi pendidikan tinggi, yaitu Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Institut Teknologi Del (IT Del).

Kesepakatan ini bertujuan untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan kecerdasan buatan serta bioteknologi, khususnya untuk mendukung kemajuan sektor kesehatan di Indonesia.

Penandatanganan dilakukan secara resmi di lingkungan Kampus IT Del yang terletak di Kabupaten Toba, Provinsi Sumatera Utara, menandai langkah awal kolaborasi jangka panjang antar pihak.

Baca Juga:
Indonesia-Brasil Perkuat Kerja Sama Bioenergi untuk Hadapi Tantangan Transisi Energi

Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi langkah strategis yang menandai dimulainya era baru dalam pemanfaatan teknologi AI dan bioteknologi untuk mendukung sektor kesehatan di Tanah Air.

Kesepakatan ini dipandang sebagai momentum penting dalam mendorong kemajuan inovasi teknologi kesehatan yang berbasis riset dan kolaborasi lintas institusi.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut hadir dalam acara tersebut dan menyaksikan langsung prosesi penandatanganan bersama para pimpinan dari Institut Teknologi Bandung dan Institut Teknologi Del.

“Kita tidak boleh selamanya mengandalkan teknologi impor. Sudah saatnya kita menciptakan inovasi sendiri, apalagi di sektor kesehatan yang perannya sangat vital,” tegas Menteri Kesehatan Budi.

Baca Juga:
Gus Ipul Paparkan Capaian dan Usulan Tambahan Anggaran Kemensos di Rapat Kerja Bersama DPR

Proses penandatanganan nota kesepahaman ini melibatkan sejumlah tokoh penting dari masing-masing institusi yang berperan langsung dalam pengembangan riset dan teknologi.

Di antaranya adalah Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan L. Rizka Andalusia, Wakil Rektor ITB bidang Riset dan Inovasi Prof. Lavi Rizki Zuhal, serta Rektor Institut Teknologi Del, Arnaldo Marulitua Sinaga.

Kesepakatan ini menjadi fondasi bagi kolaborasi antar lembaga dalam mendorong riset dan pengembangan teknologi kecerdasan buatan serta bioteknologi.

Kerja sama tersebut mencakup penyatuan potensi, mulai dari sumber daya, keahlian, hingga fasilitas yang dimiliki masing-masing pihak untuk dimanfaatkan secara optimal.

Baca Juga:
Kolaborasi Kementerian ATR/BPN dan Komnas HAM untuk Penyelesaian Konflik Agraria Berbasis HAM

“Coba bayangkan kalau data kesehatan nasional bisa diolah secara cerdas dan dipadukan dengan teknologi AI potensinya besar sekali untuk membawa perubahan nyata dalam pelayanan kesehatan bagi masyarakat,” ungkap Menteri Kesehatan Budi.

Dokumen kesepahaman ini memuat berbagai poin krusial, di antaranya pelaksanaan riset bersama, pemanfaatan data serta informasi di bidang kesehatan, hingga penggunaan sumber daya hayati untuk kepentingan penelitian bioteknologi.

Kolaborasi ini turut mencakup pemanfaatan fasilitas yang dimiliki oleh masing-masing institusi, sekaligus mendorong penguatan kapasitas tenaga ahli di bidang-bidang yang relevan.

Menurut Menteri Kesehatan, ini merupakan bentuk investasi jangka panjang. Jika kemampuan SDM dalam kecerdasan buatan dan bioteknologi bisa ditingkatkan, maka Indonesia akan lebih siap menghadapi tantangan kesehatan di masa mendatang.

Baca Juga:
Indonesia Tegaskan Komitmen ASEAN–UE: Dorong Kemitraan Setara dan Sikap Tegas terhadap Krisis Gaza

Selain mendorong kemajuan teknologi, kesepakatan ini juga menegaskan pentingnya menjalin kerja sama yang berlandaskan etika, keterbukaan, dan kepercayaan antar pihak.

“Setiap bentuk kolaborasi ini harus dijalankan dengan niat yang tulus demi kepentingan masyarakat Indonesia. Jangan sampai ada kepentingan pribadi yang bermain atau penyalahgunaan data,” ujar Menteri Kesehatan dengan tegas.

Dalam nota kesepahaman tersebut juga ditegaskan bahwa seluruh kegiatan dalam kerja sama ini wajib mematuhi aturan hukum dan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Budi pun menyampaikan harapannya agar langkah ini bisa menjadi pintu pembuka bagi berbagai bentuk kolaborasi serupa antara Kementerian Kesehatan dan perguruan tinggi lainnya di dalam negeri. (*/Zahra)

...

Artikel Terkait

wave

Indonesia-Brasil Perkuat Kerja Sama Bioenergi untuk Hadapi Tantangan Transisi Energi

Kunjungan kenegaraan Indonesia ke Brasil hasilkan penguatan kerja sama bioenergi, dorong transisi energi dan investasi berkelanjutan.

Indonesia Tegaskan Komitmen ASEAN–UE: Dorong Kemitraan Setara dan Sikap Tegas terhadap Krisis Gaza

Menlu Sugiono dorong kerja sama adil ASEAN-UE, hindari tindakan sepihak, dan ajak UE bertindak tegas soal Gaza.

Gus Ipul Paparkan Capaian dan Usulan Tambahan Anggaran Kemensos di Rapat Kerja Bersama DPR

Gus Ipul bahas realisasi anggaran, rencana kerja 2026, dan usul tambahan Rp20,9 triliun di hadapan Komisi VIII DPR.

Capaian PTSL Sulawesi Tengah 2025 Tembus 95 Persen, Wamen ATR Serahkan Sertipikat di Donggala

Sulawesi Tengah sukses daftarkan ribuan bidang tanah lewat PTSL 2025, Wamen ATR serahkan sertipikat di Donggala.

Aceh Barat Disarankan Segera Ajukan Sekolah Rakyat, Kemensos Targetkan 200 Lokasi

Kemensos dorong Aceh Barat dirikan Sekolah Rakyat rintisan, bagian dari program nasional pemberdayaan pendidikan anak miskin.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;