Rapat Paripurna Tetapkan Lodewijk Jadi Wakil Ketua DPR

<p>Foto: Rapat Paripurna Tetapkan Lodewijk Jadi Wakil Ketua DPR.</p>
Foto: Rapat Paripurna Tetapkan Lodewijk Jadi Wakil Ketua DPR.

Gemasulawesi– Rapat Paripurna DPR RI pada Kamis 30 September 2021 menetapkan anggota Fraksi Partai Golkar Lodewijk Paulus menjadi Wakil Ketua DPR RI mengganti Azis Syamsuddin yang mengundurkan diri, karena berstatus tersangka.

“Kami tanyakan apakah Lodewijk Paulus dapat ditetapkan sebagai Wakil Ketua DPR RI,” kata Ketua DPR RI Puan Maharani dalam Rapat Paripurna DPR RI di Jakarta.

Setelah itu, semua anggota DPR menyatakan setuju Lodewijk ditetapkan menjadii Wakil Ketua DPR RI.

Baca juga: Bappenas: Belanja Alat Militer dari Pinjaman Luar Negeri

Sebelum penetapan itu, Puan menjelaskan pimpinan DPR RI telah menerima surat dari Partai Golkar berkait pengunduran diri Azis Syamsuddin sebagai Wakil Ketua DPR.

Selain itu, menurut dia, surat Partai Golkar itu juga menyebutkan penunjuk Lodewijk sebagai Wakil Ketua DPR RI menggantikan Azis Syamsuddin.

“Sesuai dengan peraturan yang berlaku, pimpinan DPR menyampaikan nama pengganti tersebut dalam rapat paripurna untuk ditetapkan,” ujarnya.

Setelah penetapan Lodewijk sebagai Wakil Ketua DPR RI, yang bersangkutan dilantik dan dipandu mengucapkan sumpah jabatan Ketua Mahkamah Agung (MA) Syarifuddin.

Lodewijk sebelumnya lama berkiprah di dunia militer. Pria kelahiran Manado, 27 Juli 1957 itu lulus dari akademi militer tahun 1981.

Dia menjabat sebagai komandan pleton (Danton) Kopassandha yang kini bernama Kopassus.

Karier militernya banyak dihabiskan di korps baret merah. Sampai pada akhirnya, pada 2009 ia dipilih menjadi Danjen Kopassus menggantikan Pramono Edhie Wibowo.

Namun, ia hanya menjabat dua tahun sebagai Danjen Kopassus sebelum akhirnya ditugaskan menjadi Pangdam Bukit Barisan pada 2011 hingga 2013.

Baca Juga: Damkar Parigi Moutong Keluhkan Keterbatasan Armada

Akhir kariernya di militer dihabiskan sebagai Komandan Kodiklat TNI AD menggantikan Gatot Nurmantyo pada 2013 hingga 2015. Ia pensiun dari TNI dengan pangkat terakhir Letnan Jenderal.

Setelah malang melintang di dunia militer, Lodewijk memutuskan terjun ke dunia politik dengan bergabung ke Partai Golkar.

Ia sempat mengisi posisi Ketua Koordinator Bidang Kajian Strategis di Golkar pada 2016.

Karier politiknya semakin menanjak ketika Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuknya sebagai Sekjen pada 2018.

Setahun berselang, Lodewijk terpilih sebagai anggota dewan periode 2019-2024 dari daerah pemilihan (Dapil) Lampung I.

“Haji Lodewijk di Komisi I. Haji Lodewijk purnawirawan TNI dengan pangkat terakhir letnan jenderal bintang 3 dan mewakili Lampung di 2019-2024,” tutupnya. (****)

Baca juga: Azis Syamsuddin Tidak Hadiri Panggilan KPK, Beralasan Isolasi Mandiri

...

Artikel Terkait

wave

Kemenkominfo Perkuat Literasi Digital UMKM di Kawasan Indonesia Timur

Kemenkominfo meluncurkan program literasi digital mempercepat transformasi digital dan teknologi di Sorong, Papua Barat, untuk sektor UMKM.

Awal Oktober, Insentif Guru Madrasah Bukan PNS Cair

Kementerian Agama akan menyalurkan insentif kepada guru madrasah bukan PNS, akhir September atau paling lambat awal Oktober 2021.

Menumbuhkan Kesadaran Bela Negara bagi Generasi Millennial di Era Society 5.0

era Revolusi Industri 4.0, yaitu era yang merupakan periode perkembangan baru teknologi digital memiliki pengaruh yang cukup besar.

Pemerintah Izinkan Kegiatan Berskala Besar

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengatakan, pemerintah mengizinkan penyelenggaraan kegiatan berskala besar dengan pedoman.

Lembaga Survei Indikator: TNI Institusi Paling Dipercaya Publik

Institusi TNI mendapat tingkat kepercayaan publik paling tinggi di antara institusi lainnya, berdasar hasil survei Lembaga Survei Indikator.

Berita Terkini

wave

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.

Tebalnya Tembok "Imunitas" Tambang Ilegal Buranga: Mengapa Hukum Tak Berdaya Dihadapan Reni?

Polres Parigi Moutong dinilai tak bertaring dihadapan Reni salah satu tokoh sentral dibalik beroperasinya tambang ilegal di Desa Buranga.

Diduga Kebal Hukum, Kelompok Haji Anjas, Mustari dan Ahmad Geser Operasi Tambang Ilegal ke Desa Buranga

Dugaan kebal hukum pengelola PETI di Desa Buranga mencuat, seolah tidak perduli hukum aktifitas tambang ilegal Buranga tetap beroperasi.


See All
; ;