Satu Jenazah Korban Tenggelam KM Ladang Pertiwi 02 Ditemukan

<p>Ilustrasi Gambar</p>
Ilustrasi Gambar

Nasional, gemasulawesi – Satu jenazah korban kecelakaan KM Ladang pertiwi 02 yang tenggelam di Selat Makassar ditemukan oleh Basarnas Sulawesi Selatan, di sekitar perairan Pulau Pamantauang, Kabupaten Pangkajene Kepulauan, pada hari kelima.

Hal itu berdasarkan laporan dari Analis Pencarian dan Pertolongan Basarnas Sulawesi Selatan Wahid D.J. di Posko Induk Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan, pada hari Rabu 01 Juni 2022.

“Informasi yang kami terima hari ini berasal dari keluarga korban Haji Mahruf menunjukkan bahwa mayat korban kecelakaan KM Ladang Pertiwi 02 yang ditemukan kemungkinan adalah orang tua bernama Hajah Hajrah berumur 72 tahun,” ucap Wahid D.J., pada hari Rabu 01 Juni 2022 di Posko Utama Pelabuhan Paotere Makassar, Sulawesi Selatan.

Wahid D.J. juga menjelaskan, penemuan korban diketahui adalah seorang lansia di sekitar Pulau Pamantauang oleh nelayan perahu saat mereka ikut mencari korban.

Baca: Status Kepegawaian Honorer Akan Resmi Dihapus Oleh Pemerintah

Mengenai ciri-ciri korban, pihak keluarga juga telah membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah kerabatnya.

“Ditemukan di sekitar Pulau Pamantauang dengan perahu nelayan. Ciri cirinya menurut Haji Mahruf, memiliki cincin di jarinya dan jari tengahnya patah. Haji Mahruf merupakan salah satu kerabat terdekat, termasuk orang tua Sitti Hajrah”, ungkapnya.

Langkah selanjutnya, atas permintaan dari pihak keluarga korban, kata dia, jenazah akan disemayamkan di Pulau Pamantauang dan akan diurus keluarga, mengingat karena korban merupakan bagian dari keluarga warga sekitar pulau.

Tim SAR berkoordinasi dengan tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan untuk identifikasi dan DVI hanya membutuhkan data keluarga berdasarkan KTP. Jenazah tidak dibawa ke Makassar.

Kabid Kedokteran dan Kesehatan Polda Sulawesi Selatan yang juga Ketua Tim DVI Polda Sulawesi Selatan, Kombes Pol Dr Yusuf Mawadi mengatakan, pihak keluarga telah menerima informasi mengenai penemuan jenazah tersebut.

Namun, tim tetap melakukan koordinasi di TKP untuk mengetahui kondisi korban dan kebutuhan identifikasi serta perlu tidaknya prosedur DVI. Saat ini Terus berkoordinasi dengan tim di tempat.

“Koordinasi dengan tim terus, apakah memungkinkan (diidentifikasi, catatan redaksi). Kalau tidak memungkinkan di sana, keluarga diketahui, proses DVI masih terkoordinasi sejauh mana kita menggunakan media elektronik atau video call, sehingga mayat yang ditemukan benar-benar diidentifikasi,” katanya.

KM Ladang Pertiwi 02 tenggelam pada Kamis 26 Mei di Selat Makassar. Insiden itu dikonfirmasi keesokan harinya oleh tim SAR. Awalnya, jumlah penumpang kapal kayu itu sebanyak 42 orang, 31 orang selamat dan 11 orang hilang.

Setelah Basarnas Sulsel mengupdate data jumlah korban berdasarkan informasi dari kepala desa setempat, dipastikan ada 50 penumpang. Jumlah korban dinyatakan aman 31 orang, meninggal 1 orang dan dicari 18 orang. (*)

Baca: Dua Orang Ditetapkan Tersangka Kasus Tenggelam KM Ladang Pertiwi 02

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Status Kepegawaian Honorer Akan Resmi Dihapus Oleh Pemerintah

Status kepegawaian honorer, dilingkungan kementerian maupun Lembaga Instansi Pusat dan Instansi Daerah, akan resmi di hapus oleh Pemerintah

Pihak Keluarga Ridwan Kamil Ikhlas Dan Sudah Siap Terima Takdir Eril

Pihak keluarga Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil hingga saat ini masih mencari Emmeril Kahn Mumtadz atau yang biasa dipanggil Eril yang hilang

Kemenkeu Pastikan Tak Pangkas Anggaran Gaji Ke 13 Tahun 2022

Gaji ke 13 PNS Tak Dipangkas, Menkeu memastikan bahwa belanja pegawai yang meliputi gaji Pegawai Negeri Sipil di Pastikan Cair Juli Tahun 2022

Atap Tribun Formula E Roboh, Berikut Beberapa Fakta Menariknya

Atap tribun Formula E yang roboh,Saat ini menjadi perbincangan hangat di tengah-tengah masyarakat, padahal ajang balapan Formula E

Aturan Penindakan Zona Pembatasan Ganjil-Genap Diperluas di 26 Lokasi

Aturan dan penindakan zona pembatasan kendaraan sistem ganjil-genap di DKI Jakarta diperluas menjadi 26 titik lokasi

Berita Terkini

wave

Skandal Galian C Sausu Taliabo: Keruk Bumi Pakai Solar Subsidi, Dewo Satria Kebal Hukum?

Aktivitas tambang galian C ilegal diduga milik Dewo Satria beraktifitas lancar dan lolos dari pantauan Unit Tipidter Polres Parigi moutong.

Menyingkap Tabir PETI Mentawa: Saat Solar Subsidi SPBU Sausu Mengalir ke Kantong Tambang Ilegal Oknum Polisi

SPBU Sausu Diduga menjadi pemasok utama solar subsidi ke kantong tambang ilegal yang ada di wiayah Mentawa Sausu Torono.

Aroma Pungli di Balik Perusakan Alam Sausu Torono: Wakapolsek Diduga Sering Palak Pengusaha Emas Ilegal

Keterlibatan Wakapolsek Sausu Nur Kamiden dalam membekingi aktifitas tambang ilegal mencuat bahkan disebut turut menerima jatah.

Dugaan PETI di Desa Maleali, Aparat Hanya Dapatkan Sisa Kamp Kosong

Unit Tipidter Polres Parigi moutong, hanya berhasil mendapatkan kamp kosong bekas penambang ilegal pada sidak di desa Maleali

Muhaimin Hadi Desak Audit SPBU: Bongkar Gurita Mafia Solar di Poso!

Ketua Forum Pembela Cinta Damai Kabupaten Poso, Muhaimin Hadi, mengkritik keras kelangkaan solar bersubsidi yang melanda wilayah Poso.


See All
; ;