Viral Oknum Anggota DPRD Langkat Sedang Nyabu

<p>Foto: DPRD Langkat Sedang Nyabu.</p>
Foto: DPRD Langkat Sedang Nyabu.

Berita nasional, gemasulawesi– Salah seorang anggota DPRD langkat, Sumatrea Utara (Sumut) diduga merupakan pengguna narkoba, usai sebuah video yang menunjukkan dua orang sedang menggunakan sabu viral di media sosial.

Dalam video terlihat anggota DPRD langkat dan temannya sedang duduk di lantai sebuah rumah, sembari menggunakan alat isap (Bong).

Dalam keterangan video yang diunggah dalam postingan menyatakan, dua pria tersebut merupakan anggota DPRD Langkat. Keduanya disebut sedang mengkonsumsi narkoba.

Warganet meminta tes urine secara mendadak dilakukan kepada anggota DPRD Langkat yang terlihat dalam video.

Atas beredarnya video ini, polisi pun langsung turun tangan. Kapolres Langkat AKBP Danu Pamungkas Totok mengatakan, pihaknya akan segera menyelidiki kasus tersebut.

“Kami lidik dulu,” kata AKBP Danu di Langkat, Selasa 6 Juli 2021.

Baca juga: Durasi Video Tik Tok Bertambah Jadi Tiga Menit

Kemudian, dikonfirmasi terpisah, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Langkat Dedek Pradesa mengatakan, belum melihat video itu yang telah beredar di media sosial itu.

Namun, dari foto-foto di pemberitaan kasus itu, pihaknya mengatakan oknum yang sedang menggunakan narkoba jenis sabu itu adalah anggota DPRD berinisial A.

Baca juga: 24 Ribu Jiwa Sudah Disuntik Vaksin Covid 19 di Parigi Moutong

“Iya. Kalau foto-foto di koran itu kayaknya memang dia,” ujar Dedek.

Pria berinisial A diakuinya merupakan anggota DPRD Langkat dari Fraksi Gerindra. Dia menjelaskan bahwa pihaknya pernah mempertanyakan video itu ke A, dan yang bersangkutan mengakui video itu benar dirinya.

Baca juga: Gubernur Sulawesi Tengah Instruksikan PTM Terbatas Ditunda

“Iya, kalau videonya nggak pernah tahu. Pernah kita konfirmasi ke dia, itu video lama. Udah setahun lebih,” jelasnya.

Diketahui, peredaran narkoba berbagai jenis di Indonesia sangat marak. Bahkan para pengguna barang haram itu hampir diseluruh kalangan, artis tanah air pun menjadi sasaran dalam peredarannya.

Baca juga: Daerah Rawan Narkoba di Sulteng, Parimo Diantaranya

Polri terus berupaya menggagalkan peredaran jaringan narkoba di sejumlah wilayah. Bahkan, sebelumnya sempat menggalakan jaringan pengedar di wilayah Aceh, yang diketahui memiliki ladang ganji dengan omset miliaran rupiah.

Untuk memberikan efek jerah, pemerintah mengancam pemberian hukuman mati kepada terpidana kasus peredaran narkoba di Indonesia. Serta telah mengeksekusi beberapa tersangkanya, seperti Fredy Budiman.(***)

Baca juga: Viral Chat Cabul kepada Penerima Vaksin di Boyolali

...

Artikel Terkait

wave

Keracunan Asap Genset, Dua Wanita di Bondowoso Meninggal

Dua orang staf sebuah kantor usaha keuangan di Bondowoso ditemukan meninggal dunia didalam kantor, karena keracunan asap genset.

Kemenaker Optimalkan Informasi Pasar Kerja

Pemerintah terus mengoptimalkan peran pusat pasar kerja guna mewujudkan sistem informasi Labor Market Information System (LMIS).

Pemerintah Minta Masyarakat Awasi Penyaluran Bansos Masa PPKM Darurat

Pemerintah meminta masyarakat ikut berpartisipasi dalam pengawasan penyaluran Bantuan sosial atau Bansos masa PPKM Darurat.

DPR Minta Pemerintah Ansipasi Dampak Covid 19

Hasil rapat Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2022, DPR memeinta pemerintah mengantisipasi dampak covid 19 lebih parah kedepannya.

PT PLN Bantu Petani Senilai Rp4,84 Miliar Tingkatkan Produktivitas

PT PLN bantu petani senilai Rp 4,84 Miliar melalui PLN Peduli alokasikan dana Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan, dukung sektor pertanian.

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;