Kapolri Pastikan Wujudkan Rasa Aman Bagi Warga Jelang Nataru

<p>Ket Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto/Facebook Listyo Sigit Prabowo)</p>
Ket Foto: Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (Foto/Facebook Listyo Sigit Prabowo)

Berita Nasional, gemasulawesi – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengikuti rapat lintas sektoral kementerian/lembaga dalam rangka kesiapan pengamanan dan penjagaan jelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat 16 Desember 2022.

Hal itu diungkapkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat mengawali pemaparannya.

“Siang tadi kita semua membahas bagaimana menyiapkan infrastruktur jalan agar mudik akhir tahun bisa berjalan dengan baik, seperti yang sudah terjadi pada hari raya Idul Fitri sebelumnya dan semoga masih lebih baik kali ini,” ucap Sigit Prabowo.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan, Polri bersama stakeholder terkait akan bekerja keras untuk menciptakan dan mewujudkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Baca: Jelang Nataru Parigi Moutong, Forkopimda Gelar Rakor Pengamanan

Untuk mencapai hal tersebut, Sigit mengatakan Polri akan menyiapkan posko dan layanan keamanan serta mengintegrasikan sinergi dengan semua pihak terkait.

“Kemudian juga agar masyarakat benar-benar merasa aman dan nyaman. Tentu saja, kami juga menyiapkan pos pelayanan. Baik pos pengamanan, pos pelayanan hingga pos terpadu. Ini termasuk semua lengkap yang mana di dalamnya stakeholder terkait yang bekerja sama di lapangan,” kata Sigit.

Adanya pos tersebut dimaksudkan untuk mengantisipasi terjadinya kemacetan lalu lintas yang terjadi pada momen Nataru dan mencegah terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca: Jelang Nataru BPJN Sulawesi Utara Dirikan Tujuh Posko Bencana

Selain itu, petugas dapat bertindak cepat membantu masyarakat ketika terjadi insiden di lapangan.

Selain pengamanan, Sigit menegaskan seluruh lintas sektor juga akan menyiapkan infrastruktur untuk mendukung kegiatan masyarakat menjelang Natal dan Tahun Baru.

Menurut Kementerian Perhubungan (Kemenhub), hingga 44 juta orang diperkirakan akan melakukan perjalanan pada Natal dan Tahun Baru ini.

Baca: Menjelang Nataru, Menhub Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Mobilitas

“Karena berdasarkan data dari Kemenhub akan ada peningkatan sebanyak 44 juta orang yang akan melakukan mobilitas. Itu juga perlu dipersiapkan,” kata Sigit.

Di sisi lain, untuk menciptakan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat, Sigit mengatakan pihaknya mengerahkan 166.000 personel gabungan untuk pengamanan Natal dan Tahun Baru.

Sigit menambahkan, untuk memastikan keselamatan Nataru, polisi akan melakukan operasi lilin yang akan berlangsung sekitar 11 hari.

Baca: Nabila Ishma Belum Melupakan Pesan Eril Putra Ridwan Kamil

Ia menambahkan, gelar akan dilaksanakan tanggal 22 atau 23 (Desember) sampai tanggal 3 (Januari).

Sigit menyampaikan bahwa dalam lintas sektor ini, kepolisian, kementerian dan lembaga sepakat untuk bersinergi untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

“Tentu kita semua akan berusaha semaksimal mungkin untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dan kegiatan masyarakat dapat berjalan dengan baik di akhir tahun nanti,” pungkas Sigit. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Korban Meninggal Akibat Gempa Cianjur Capai 602 Jiwa

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur, Provinsi jawa Barat memastikan korban meninggal dunia akibat gempa bumi Cianjur mencapai 602 jiwa.

Menko PMK Sebut Tidak Ada Larangan Perayaan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023

Menko PMK Muhadjir Effendy mengatakan tidak ada larangan merayakan Natal 2022 dan Tahun Baru 2023, baik kegiatan ibadah maupun perayaan.

BMKG Keluarkan Peringatan Gelombang Tinggi Hingga 6 Meter

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) keluarkan peringatan gelombang tinggi, berpotensi terjadi di

Menjelang Nataru, Menhub Tegaskan Tidak Ada Pembatasan Mobilitas

Menjelang Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 (Nataru), Menteri Perhubungan (Menhub) tegaskan pemerintah tidak akan membatasi mobilitas masyarakat

BNPB Sebut Frekuensi Banjir Sudah Mulai Berkurang

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, frekuensi kejadian banjir sudah jauh berkurang walaupun korban yang

Berita Terkini

wave

Sisa Anggaran Parigi Moutong Capai 41 Miliar, Bupati Sebut Terganjal Aturan Dana Pusat

Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong menyisakan anggaran 41 miliar rupiah di tengah kondisi jalur Lambunu Palapi yang rusak parah.

Parigi Moutong Genjot Layanan Medis, Stunting, hingga Infrastruktur

Pemda Parigi Moutong merombak anggaran untuk perbaiki fasilitas medis, atasi malaria, stunting, hingga tuntaskan anak putus sekolah.

DPRD Parigi Moutong Sindir Soal Jalan Rusak Yang Ditambal Polisi

Anggota DPRD Basuki kritik keras Pemkab Parigi Moutong akibat infrastruktur buruk hingga polisi harus turun tangan menambal jalan rusak.

Dana CSR Parigi Moutong Gelap, Anggota DPRD Usul Bentuk Pansus

Anggota DPRD Parigi Moutong Mohammad Fadli mengkritik keras tata kelola dana CSR perusahaan yang tidak transparan dan mengusulkan pansus.

Sengkarut Anggaran Parigi Moutong, Dana Non Kapitasi Puskesmas Palasa Belum Dibayar Sejak 2024

Pemda Parigi Moutong menunggak dana non kapitasi Puskesmas Palasa sejak 2024 hingga 2026. Pelayanan kesehatan masyarakat terganggu.


See All
; ;