15 Fakta Pembunuhan dan Pengecoran Jasad 2 Wanita di Bekasi

<p>Ket. Foto: 15 Fakta Pembunuhan dan Pengecoran Jasad 2 Wanita di Bekasi (Foto/Pinterest)</p>
Ket. Foto: 15 Fakta Pembunuhan dan Pengecoran Jasad 2 Wanita di Bekasi (Foto/Pinterest)

Nasional, gemasulawesi – Dunia jagat maya dihebohkan dengan dua orang wanita yang meninggal dunia kemudian di cor, terkait berita tersebut ada 15 fakta pembunuhan dan pengecoran jasad 2 wanita di Bekasi.

Fakta pembunuhan dan pengecoran jasad dua wanita di Bekasi pertama, saat ditemukan kondisi dua wanita yang dibunuh ini ditemukan dalam keadaan bertumpuk.

Fakta pembunuhan dan pengecoran jasad dua wanita di Bekasi kedua, jasad dua wanita ini bertumpuk di sebuah rumah kontrakan pelaku dan letak cor-nya berada di bawah tangga.

Baca: Ditemukan 2 Orang Wanita Meninggal Dunia di Sebuah Rumah Kontrakan Bekasi yang Jasadnya di Cor

Tempat Kejadian Perkara atau disingkat TKP merupakan rumah kontrakan pelaku, diketahui bahwa rumah kontrakan tersebut sudah 3 tahun di kontrak oleh pelaku pada tahun 2019..

Fakta ketiga, pelaku bekerja sebagai karyawan toko material.

Pelaku bernama Permana dan hidup sendiri di sebuah rumah kontrakan.

Baca: Pelaku Pembunuhan di Maluku Terancam Penjara Seumur Hidup

Fakta keempat, kedua korban ini pamit kepada suami mereka masing-masing untuk pergi ke pengajian pada hari Senin 27 Februari 2023.

Namun semenjak pamit pengajian tersebut kedua korban ini tidak kunjung pulang hingga menimbulkan rasa gelisah, khawatir, dan heran karena tidak seperti biasanya apalagi tidak bisa dihubungi.

Fakta kelima, kedua suami korban ini pun akhirnya melaporkan istri mereka yang hilang dan melakukan pencarian.

Baca: Komite SMA 3 Kota Bekasi Pungut Sumbangan Jutaan Rupiah Terhadap Siswanya Viral di Instagram

Fakta keenam, kedua korban ini ditemukan karena menggunakan GPS (Global Positioning System) dari handphone korban.

Dari GPS itulah kedua korban ditemukan tengah berada di rumah kontrakan pelaku.

Kedua suami korban yang melihat posisi di mana istri mereka hendak masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut dan mencurigai pemilik kontrakan tersebut.

Fakta ketujuh, tas korban dan juga sandal kedua korban ini ditemukan di depan rumah kontrakan atau rumah pelaku.

Maka dari itu suami korban memaksa hendak masuk melihat kecurigaan dan kejanggalan yang ada di rumah pelaku begitu juga dengan para warga yang ada di sekitarnya yang membantu mencari.

Akan tetapi, suami korban tidak diizinkan masuk ke dalam rumah pelaku.

Antara pelaku dan dua suami korban terjadi perselisihan karena pelaku melarang dua suami korban ini masuk ke rumahnya dengan berbagai macam alasan agar tindak kejahatan yang dilakukannya tidak diketahui.

Baca: Penemuan Dua Jasad Bayi Gemparkan Warga Kota Makassar

Fakta kedelapan, beredar rekaman CCTV kedua korban ini mendatangi rumah pelaku pada hari Minggu, 26 Februari 2023 pada jam 17.10 WIB.

Dalam rekaman CCTV tersebut terlihat seorang pria yang baru saja sampai di depan sebuah rumah kontrakan.

Hanya beberapa detik setelah pria tersebut muncullah dua korban ini yang menggunakan pakaian muslim dan hijab menyusul pria tersebut.

Pria yang bernama Permana ini membuka gerbang rumah kontrakan yang ia tinggali dan mempersilahkan dua korban ini untuk masuk.

Kemudian pelaku menyusul kedua korban tersebut untuk masuk ke dalam rumah kontrakan tersebut.

Baca: Gubernur Jawa Barat Geram Soal Pungutan yang Dilakukan SMA 3 Kota Bekasi

Fakta kesembilan, pelaku melakukan aksi bunuh duri saat digrebek oleh kepolisian di dalam kamarnya dengan menyayat urat nadi tangannya.

Melihat pelaku yang bersimbah darah di dalam kamarnya pihak kepolisian segera membawa pelaku ke rumah sakit namun pelaku sudah meninggal dunia ketika berada di tengah perjalanan.

Fakta kesepuluh, pelaku pembunuhan dan pengecoran ini sebelumnya sempat membeli semen serta kerikil hal itu terlihat dari rekaman CCTV pada hari Senin, 27 Februari 2023.

Sisa dari semen dan kerikil yang dibeli pelaku menjadi barang bukti serta bukti pembelian material tersebut juga diamankan oleh pihak kepolisian.

Polisi juga tidak hanya mengamankan material serta bukti pembelian material melainkan polisi juga mengamankan senjata tajam seperti pisau serta juga barang-barang korban seperti tas dan sandal korban.

Fakta kesebelas, motif pembunuhan dan pengecoran tersebut menurut dugaan karena utang dan piutang.

Hal ini diperkuat perkataan dari tetangga salah satu korban dan juga suami korban.

Fakta kedua belas, salah satu korban berinisial Y dan pelaku saling kenal karena keduanya bekerja di sebuah perusahaan besi.

Fakta ketiga belas, Y yang telah membantu P untuk bekerja di perusahaan besi tersebut.

Fakta keempat belas, P pernah mendatangi rumah Y hal ini berdasarkan keterangan dari suami.

Fakta kelima belas, P menggadaikan motor milik kantor untuk melunasi hutang P dengan Y (korban) namun ditolak oleh Y. (*/Wulandari)

Editor: Muhammad Azmi Mursalim

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

...

Artikel Terkait

wave

Ini Dia Kegunaan Peduli Lindungi akan Berubah Jadi Platform Satu Sehat

Menteri Kesehatan bernama Budi Gunadi Sadikin menjelaskan tentang nasib aplikasi peduli lindungi, Menkes tersebut mengatakan Peduli Lindungi akan berubah jadi platform Satu Sehat.

Susi Pudjiastuti Membantah Rumor Pilot Kapten Philips Bergabung ke OPM

Susi Pudjiastuti membantah rumor pilot Kapten Philips bergabung ke OPM yang berasal dari kepanjangan Organisasi Papua Merdeka.

Nelayan Wajib Hati-Hati, Gelombang Tinggi Masih Incar Sultra

Nasional, gemasulawesi &#8211; Nelayan yang biasa mencari nafkah di perairan Sulawesi Tenggara (Sultra) nampaknya harus waspada selama 1 minggu yang akan datang. Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak akhir Februari telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi di perairan Sultra. Dalam website Pusat Meteorologi Maritim, Rabu, 01 Maret 2023, Gelombang Tinggi (2,5-4,0 meter) diprakirakan terjadi [&hellip;]

Begini Cara Asyik Belajar Hidroponik Untuk Kalian yang Tinggal di Perkotaan

Nasional, gemasulawesi &#8212; Banyak cara yang bisa dilakukan untuk belajar hidroponik. Bisa dengan botol-botol air mineral bekas yang dilakukan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sepatan, Tangerang yang membuat hidrobotan. Urban farming menjadi lifestyle produksi pangan yang paling gampang dibuat di tingkat keluarga di perkotaan. Inilah yang kemudian menjadi alasan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Sepatan untuk lebih [&hellip;]

Ditemukan 2 Orang Wanita Meninggal Dunia di Sebuah Rumah Kontrakan Bekasi yang Jasadnya di Cor

Tindakan kriminal kasus pembunuhan kembali lagi terjadi kali ini pihak kepolisian menemukan dua orang wanita meninggal dunia di sebuah rumah kontrakan yang jasadnya di cor.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;