Jelang Nataru, Pertamina Siagakan Tujuh SPBU di Sultengbar

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Foto ilustrasi/Pixabay

Berita Sulawesi Tengah, gemasulawesi – Jelang Natal dan Tahun Baru () 2022/2023, PT Patra Niaga menyiapkan tujuh SPBU siaga di wilayah Provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi barat (Sultengbar) guna memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar minyak ().

Hal itu diungkapkan Eksekutif General Manager PT Patra Niaga Region Sulawesi Erwin Dwiyanto dalam keterangan persnya melalui virtual, Senin 19 Desember 2022.

“Ini merupakan bentuk komitmen kami untuk menjamin kelancaran pasokan bagi kebutuhan masyarakat pada saat hari raya keagamaan,” ucap Erwin Dwiyanto.

Ia menjelaskan bahwa ketersediaan stok di Pulau Sulawesi sangat mencukupi, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir akan menimbulkan kepanikan berlebihan yang justru dapat mengakibatkan bertambahnya antrean di SPBU.

Baca: Pertamina Inspeksi Mendadak Sejumlah SPBU di Palu

Selain SPBU siaga, juga telah menyediakan dua SPBU kantong di wilayah Sultengbar

Menurut data , selama Satuan Tugas (Satgas) Natal dan Tahun Baru se-Sulawesi, jenis pertalite diprediksi melebihi konsumsi harian sebesar 7.267 kiloliter dibandingkan konsumsi normal Oktober lalu sebesar 6.935 Kiloliter akan meningkat lebih, dibandingkan dengan 6.855 kiloliter pada waktu yang sama di tahun 2021.

“Diperkirakan konsumsi akan meningkat 6 persen,” kata Erwin.

Baca: Pasca Kenaikan BBM, Polisi Patroli Malam di SPBU

Selain itu, konsumsi harian Biosolar diperkirakan akan meningkat dari 3.416 kiloliter dalam penggunaan normal menjadi 3.693 kiloliter selama pokja Natal-Tahun Baru, meningkat 29 persen.

Berdasarkan pengalaman beberapa tahun terakhir, ia mengatakan bahwa pada hari raya keagamaan seperti ini, peningkatan konsumsi tidak dapat dihindari karena mobilitas masyarakat yang tinggi.

Erwin mengatakan, SPBU akan siagakan di jalan-jalan utama, seperti jalur mudik, jalan wisata, dan infrastruktur lainnya juga telah disiagakan, termasuk 16 Terminal Bahan Bakar Minyak (TBBM), 331 unit mobil tanki yang beroperasi di enam provinsi di Pulau Sulawesi,” kata Erwin.

Baca: Masyarakat Diminta Laporkan SPBU Pembelian BBM Pakai Jeriken

“Kami mencoba membuka layanan 24 jam selama masa satgas,” kata Erwin. (Ikh/Dn)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.