Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah Jadi 3.225 Orang

waktu baca 2 menit
Ket Foto: Kasus Covid-19 di Indonesia bertambah (Foto Ilustrasi/Pixabay)

Berita , gemasulawesi – Kasus Covid-19 di berdasarkan laporan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 bertambah 3.225 orang pada Senin 28 November 2022, sehingga menjadi total kasus 6.435.851 orang.

Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 di Jakarta, jumlah kasus sembuh COVID-19 di Tanah Air juga bertambah sebanyak 5.864 orang.

Jumlah total orang yang telah pulih sejauh ini adalah 6.435.851.

Menurut data juga diketahui ada 59 kematian akibat COVID-19 di .

Baca: COVID-19 Bertambah 7.822 Kasus dan 38 Meninggal Dunia

Jadi, total kematian sejauh ini adalah 159.735.

Prof. Wiku Adisasmito, Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan COVID-19, mengatakan kesadaran masyarakat terhadap penerapan protokol menjadi kunci utama jumlah kasus COVID-19 di tanah air masih rendah.

Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK, Agus Suprapto, menekankan pentingnya kemampuan untuk menginvestigasi, melacak, dan mengelola COVID-19 untuk mengantisipasi maraknya subvarian XBB baru.

Baca: Sulawesi Tengah Kembali Terapkan PPKM COVID-19

“Tingkatkan jumlah tes, terutama bagi mereka yang berkontak dekat dan memiliki komorbid,” ucap Agus.

Agus menjelaskan bahwa peningkatan kapasitas untuk menguji, melacak, dan menangani COVID-19 adalah kunci utama menekan penyebaran COVID-19, termasuk subvarian baru XBB.

Selain itu, Menteri RI, Budi Gunadi Sadikin, mengimbau semua pihak untuk bersiap menghadapi prediksi lonjakan kasus COVID-19 yang akan segera terjadi selama sepekan atau dua minggu ke depan.

Baca: Update Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 1.411 Orang

“Kita pantau setiap hari, kalau feeling kita memuncak dalam satu atau dua minggu ke depan, kemungkinan puncak itu tercapai,” ucap Menteri Budi.

Budi menegaskan, pemerintah terus memantau setiap hari untuk mencermati tren COVID-19 di melalui seluruh indikatornya.

Pemerintah juga menggencarkan sero survey per enam bulan sekali untuk mengetahui titer antibodi milik masyarakat, yang dilakukan bersama FKM-UI. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.