Kebut Vaksinasi, Parigi Moutong Sasar Warga Daerah Terpencil

<p>Foto: Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong Ellen Lidya Nelwan.<br />
Kebut Vaksinasi, Parigi Moutong Sasar Warga Daerah Terpencil </p>
Foto: Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong Ellen Lidya Nelwan. Kebut Vaksinasi, Parigi Moutong Sasar Warga Daerah Terpencil

Gemasulawesi– Pemda Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terus melakukan percepatan pelaksanaan vaksinasi covid19 dengan menyasar warga bermukim di sejumlah wilayah terpencil.

“Dalam rangka mendukung percepatan program vaksinasi, kami menyasar lima wilayah terpencil yakni Kecamatan Tinombo, Palasa, Tomini, Ongka Malino dan Kecamatan Mepanga,” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Parigi Moutong Ellen Lidya Nelwan, saat ditemui di Parigi, Kamis 21 Oktober 2021.

Dia menyebutkan, lima kecamatan itu memiliki cakupan daerah terpencil dan perlu intervensi cepat agar warga bisa mendapat layanan vaksinasi.

Baca juga: Belum Maksimal, Intervensi Stunting di Daerah Terpencil Parigi Moutong

Guna mendukung program itu kata dia, pihaknya melibatkan petugas kesehatan Puskesman terdekat, hingga menggandeng TNI/Polri dan pemerintah desa setempat.

Menurut dia, Pemda Parigi Moutong menarget, layanan vaksinasi covid19 terhadap warga di wilayah terpencil, sebanyak 6.290 jiwa terdiri dari Kecamatan Tinombo 3.340 jiwa.

Kemudian, Kecamatan Palasa 1.250 jiwa, Tomini 1.500 jiwa, Ongka Malino dan Mepanga masing-masing 100 jiwa.

“Percepatan vaksinasi khususnya wilayah terpencil di mulai sejak 19-24 Oktober 2021. Meskipun menuju ke wilayah-wilayah itu penuh dengan tantangan, kami berkomitmen warga terpencil bisa mendapat layanan vaksinasi,” kata dia.

Data sementara, warga Parigi Moutong telah menjalani vaksinasi baru sekitar 60 ribu lebih jiwa dari jumlah penduduk 440.015 jiwa.

Pihaknya menyasar kalangan remaja, kelompok rentan (Lansia) maupun kategori umum vaksinasi wilayah terpencil.

Dia mengaku, saat ini Parigi Moutong berada di level 2 kebijakan PPKM, tetapi capai vaksinasi masih saat rendah.

Sehingga, ia meminta masyarakat untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan terdekat, untuk mendapatkan vaksin. Kemudian, tetap mempedomani protokol kesehatan baik beraktivitas di luar rumah maupun di lingkungan keluarga.

Baca juga: Parimo Tanggung Biaya Pendidikan Tinggi 51 Anak KAT

Selaih itu tambahnya, Dinas Kesehatan juga berencana menyasar pasar-pasar tradisional untuk menggenjot layanan vaksinasi di 23 kecamatan di kabupaten itu dipekan depan.

“Sasarannya, pedagang maupun konsumen yang belum di vaksinasi. Ini adalah bagian dari percepatan membangun herd immunity atau kekebalan tubuh masyarakat agar risiko penularan covid19 dapat diminimalisir,” tutupnya. (***)

Baca juga: 60 Sekolah Terpencil di Parigi Moutong Alami Keterbatasan Pendidikan

...

Artikel Terkait

wave

HUT Korps, Brimob Polda Sulteng Gelar Vaksinasi Massal

Sat Brimob Polda Sulawesi Tengah gelar vaksinasi massal dan pengobatan gratis di Donggala, merupakan rangkaian HUT Korps Brimob ke 76.

Gubernur Sulawesi Tengah Harap Samsat Tingkatkan Layanan Online

Gubernur Rusdy Mastura harap Rakor Samsat Sulawesi Tengah dapat meningkatkan layanan online, dapat mempermudah warga dalam melakukan validasi

Polres Palu Bekuk Pelaku Pencurian Bak Mobil Pick Up

Tim Resmob Tadulako Polres Palu bekuk terduga pelaku pencurian bak pick up mobil berinisial R (28), warga Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah.

BPK RI Perwakilan Sulteng Periksa Alokasi Anggaran Vaksinasi dan Vokasi

BPK RI Perwakilan Sulawesi Tengah mulai melakukan periksa alokasi anggaran pemerintah provinsi untuk kegiatan vaksinasi dan vokasi.

Ribuan Peserta Didik SMA Negeri 1 Parigi Telah Jalani Vaksinasi

peserta didik di SMA Negeri 1 Parigi, Parigi Moutong jalani vaksinasi, mencegah penyebaran covid19 pada pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;