Motivator Julian Eka Putra Divonis 12 Tahun

waktu baca 2 menit
Kekerasan Seksual Motivator Julian Eka Putra Divonis 12 Tahun

Berita Hukum, Gemasulawesi – Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malang memvonis Julianto Eka Putra (JE) alias Ko Jul, Bos Sekolah Selamat Pagi Indonesia 12 tahun penjara. Motivator itu dinilai terbukti dalam dakwaannya melakukan tindakan kekerasan seksual pada siswanya.

“Pidana terhadap terdakwa JE berupa Pidana Penjara selama 12 tahun, dikurangi selama terdakwa berada pada tahanan dan terdakwa tetap ditahan & denda sebanyak Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan,” kata Majelis Hakim Herlina Rayes, Rabu (7/9).

Sidang vonis mulai digelar pada pukul 10.05 WIB. Dalam sidang ke-25 ini, JE mengikuti sidang secara daring. Sedangkan sidang berlangsung secara terbuka & umum.

Pada kesempatan ini, hadir empat kuasa hukum JE, yakni Hotma Sitompul, Dito Sitompul, Jeffry Simatupang & Piliphus Sitepu. Sementara Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang hadir yaitu Edi Sutomo & Yogi Sudarsono.

Dalam vonisnya, hakim juga memerintahkan terdakwa JE untuk membayar ganti rugi atau restitusi pada korban kekerasan seksual tersebut.

Baca: Pandemi Covid19 Penyebab Kekerasan Seksual Anak Tinggi di Ambon

“Menjatuhkan terdakwa membayar restitusi terhadap korban sebesar Rp44.744.623, yang wajib dibayar paling lama sebulan sesudah putusan pengadilan memperoleh hukum tetap,” ucapnya.

Vonis yang dijatuhkan hakim lebih ringan berdasarkan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) seberat 15 tahun penjara.

JPU juga menuntut terdakwa JEP membayar denda sebanyak Rp300 juta, & jika tidak dibayar diganti dengan enam bulan penjara

JEP dinilai sudah melanggar Pasal 81 Undang-undang Nomor 23 mengenai Perlindungan Anak. Ia dianggap telah melakukan bujuk rayu persetubuhan ke anak. (*/GSA)

Baca: Wabup: Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak Akibat Faktor Ekonomi

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.