Kemensos Tambah Dapur Umum Bagi Penyintas Gempa Cianjur

waktu baca 3 menit
Ket Foto: Kemensos sediakan dapur umum bagi penyintas gempa Cianjur. (Foto/Facebook Kementerian Sosial RI)

Berita Nasional, gemasulawesi – Kementerian Sosial () menambah yang memasok makanan siap saji bagi penyintas , Provinsi Jawa Barat.

Menteri Sosial Tri Rismaharini dalam keterangannya mengatakan, hingga 16 beroperasi di 16 titik lokasi di Cianjur, dan akan bertambah lagi kedepannya.

ini dapat menyediakan lebih dari 27.000 porsi makanan bagi pengungsi .

Namun, menurut Risma, jumlah tersebut tidak cukup mengingat kebutuhan makan yang tinggi dan ketersediaan bahan baku yang terbatas.

Baca: Update Korban Gempa Cianjur, Total 310 Orang Meninggal Dunia

“Ayam atau telur misalnya, bahan bakunya terbatas. Makanya kita bangun satu () di Taman Makam Pahlawan, satu lagi di Bekasi di Pangudi Luhur Sentra,” kata Mensos Risma, Jumat 25 November 2022.

Setelah lau pauk siap, segera dikirim ke warga yang membutuhkan di lokasi bencana, untuk nasi akan kami masak disana.

Sejauh ini, terus menyiapkan kantin umum yang memenuhi kebutuhan pangan para pengungsi di posko dan yang mengungsi secara mandiri.

Baca: BNPB Catat 272 Orang Meninggal Akibat Gempa Cianjur

Selain , Risma mengatakan akan membuka posko di kantor pusat di Salemba.

Posko ini didedikasikan untuk menampung dan mendistribusikan bantuan masyarakat kepada para penyintas .

Tidak hanya itu, juga telah membuka penggalangan dana dimana masyarakat dapat berdonasi ke Rekening BNI 04615720 atas nama RPL182 Dit PSDBS Hibah 2LLSHDT2.

Baca: Rumah Sakit di Bandung Rawat Ratusan Korban Gempa Cianjur

Sementara itu, Risma mengaku sejak gempa pada Senin 21 November 2022 telah menerjunkan 442 personil Tagana (Taruna Siaga Bencana) yang didatangkan dari Provinsi Jawa dan Lampung.

Mantan Wali Kota Surabaya ini juga memberangkatkan tim dari Kementerian Sosial dari 13 sentra dan unit untuk menjaga berbagai titik evakuasi.

Menurut Risma, Kementerian Sosial saat ini fokus pada pendistribusian di wilayah yang sulit dijangkau kendaraan besar.

Baca: BNPB Fokus Cari Korban Gempa Cianjur Dalam Waktu Tiga Hari

Akses distribusi bantuan terhambat oleh jalan yang sempit dan banyaknya kendaraan bantuan yang tiba di Cianjur.

“Sekarang kami sedang mencari mobil kecil untuk kesana karena begitu sampai di persimpangan sangat sulit untuk ditempuh,” katanya.

Kemudian, Risma mengatakan karena untuk kebutuhan medis, pihaknya telah memberangkatkan tim medis dari Kementerian Sosial untuk membantu pengobatan warga di posko pengungsian dan posko mandiri.

Baca: Pemkot Palu Galang Dana Bagi Korban Gempa Cianjur

Risma mengatakan hal ini bertujuan untuk meringankan beban rumah sakit yang saat ini telah melebihi kapasitas.

“Sekarang tenaga medis akan berkeliling. Kemarin teman-teman kami juga merawat peasien hingga meninggal dunia di posko pengungsian. Jenazahnya kami rawat sampai dimakamkan,” kata Risma.

Risma juga pernah membantu masyarakat yang membutuhkan kain kafan karena banyaknya permintaan kain kafan yang viral di media.

Baca: Tim SAR Fokus Cari Ratusan Orang Hilang Pascagempa di Cianjur

Tidak hanya kafan, juga telah menyalurkan bantuan sembako berupa makanan siap saji, bekal anak, lauk pauk, foodware dan sembako.

Sementara itu, bantuan sandang diberikan berupa pakaian dewasa, selimut, setrika, perlengkapan anak, perlengkapan ibadah, perlengkapan sekolah, perlengkapan keluarga dan perlengkapan kebersihan diri. Untuk tempat tinggal sementara, Dinas Sosial menyediakan alas tidur, tenda keluarga, tenda lipat, tenda serbaguna, tenda utama, genset portable, velbed, alas tidur, dan peralatan dapur.

juga menerjunkan mobil ambulans dan sumur bor untuk menyediakan air minum bagi warga yang mengungsi akibat gempa,” tambahnya. (*/Ikh)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.