Kereta Api Pertama di Sulawesi Resmi Beroperasi

waktu baca 3 menit
Kereta Api pertama di Pulau Sulawesi. Foto: Dok: Humas Balai Pengelola Kereta Api Sulawesi Selatan/BPKASS

Selatan, Gemasulawesi pertama di Pulau secara resmi beroperasi. Hal ini ditandai dengan dilakukannya soft launching pengoperasian terbatas yang dipimpin oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Republik Indonesia (RI) Budi Karya Sumadi, Jumat 2 Desember 2022.

Soft launching digelar di Kantor Balai Selatan (Sulsel), Kabupaten Maros.

Sebenarnya, Trans telah beroprasi sejak bulan lalu, dengan Stasiun Garongkong, Kabupaten Barru menuju Stasiun Mangilu, Kabupaten Pangkep jarak lintasan sepanjang 66 km

Sementara untuk pengoperasian terbatas panjang lintasan 80 km menuju stasion Maros, dan melewati 9 stasiun. Budi Karya mengatakan, dalam Mei 2023 mendatang proyek nasional kereta barah Makassar-Parepare akan diresmikan sang Presiden Joko Widodo.

Baca: Perempuan Aniaya Balita di Bantaeng Ditangkap Polisi

“Mei 2023 nanti kita akan lakukan grand launching & dibutuhkan akan dihadiri sang ,” katanya, Jumat.
Dia mengatakan, aplikasi pengoperasian terbatas jalur kereta barah ini dilakukan menjadi upaya Kementerian Perhubungan buat mengenalkan kereta barah pada rakyat Sulsel & sekitarnya.

Selain itu, istilah dia, dilakukan supaya rakyat semakin percaya buat memakai Trans , utamanya buat mengunjungi sejumlah objek wisata yg berada pada lebih kurang stasiun yg dilewati, keliru satunya daerah Geopark Karst Maros-Pangkep.

“Masyarakat pula telah sanggup memakai kereta barah jalur Maros- Barru secara perdeo sampai akhir tahun ini,” ujarnya.

Baca: Gubernur Sulsel Resmikan Penerbangan Langsung Makassar-Bone

Berdasarkan laman KAI, laman resmi milik Indonesia menjelaskan riwayat singkat di Selatan.

Sejak diresmikan pada 12 Agustus 2014, jalur sepanjang 71 kilometer yang akan dibuka secara bertahap sekitar Oktober 2022 ini merupakan proyek infrastruktur perkeretaapian pertama di Indonesia bagian timur.

Menurut akun Instagram yang diunggah @ditjenperkeretaapian pada 3 Juni 2022, sudah terpasang rel sepanjang 102 kilometer dari rencana pembangunan jalur Makassar-Parepare sepanjang 150 kilometer.

ini bagian dari mega proyek Jalan Baja Trans-.

Diberitakan situs berita nasional berjudul “Inilah Linimasa Pembangunan di ” pada 12 Agustus 2014, rencana pembangunan di sudah ada sejak tahun 2001.

Selain untuk menghubungkan kota-kota di , pulau, juga sedang dibangun sebagai akses arus barang dan penumpang ke dan dari pelabuhan dan bandara.

Baca: Warga Kecamatan Tallo Puluhan Tahun Sudah Krisis Air Bersih

Pada tahun 2002 dan 2003, pemerintah melakukan studi kelayakan jalan Manado–Bitung dan Makassar–Parepare . Dua tahun kemudian, penelitian diperluas ke Makassar–Takalar–Bulukumba.

Lalu tanggal 1 Juni dan 28 Desember 2012, Kementerian Perhubungan dan Pemerintah Daerah Selatan menandatangani Nota Kesepahaman tentang pendirian perkeretaapian nasional di Pulau . (*/NRU)

Editor: Gracesilia Shea Arsiane

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.