KPK Cari Dito Mahendra usai Tiga Kali Mangkir Pemeriksaan Saksi Dugaan TPPU

waktu baca 2 menit
KPK Cari Dito Mahendra

Nasional, gemasulawesi.com – Komisi Pemberantasan alias Cari usai tiga kali mangkir pemeriksaan dirinya sebagai saksi.

Dito dicari oleh lembaga antikorupsi untuk diperiksa sebagai saksi dugaan tindak pidana pencucian uang () yang menjebak mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi.

Pencarian terhadap karena pemanggilan yang dilayangkan tak diindahkan .

Baca: Bupati Morut dan Wakilnya Diperiksa KPK Sebagai Saksi Dugaan Korupsi Pembangunan Kantor DPRD

Sebelumnya memanggil Dito sebanyak tiga kali, namun panggilan itu tetap tidak ditanggapi.

“Karena keterangannya sangat dibutuhkan untuk memperjelas lebih jauh tindakan tersangka Nurhadi terkait ,” kata Kepala Satuan Pelaporan Ali Fikri saat dikonfirmasi wartawan pada Senin, 9 Januari 2023.

“Tentu kami memiliki data dan informasi (yang akan) dikonfirmasi oleh saksi Mahendra Dito. Jadi, sekali lagi, kehadirannya mendesak dalam proses penyidikan,” lanjutnya.

Baca: KPK Usut Tuntas Kasus Suap Jual Beli Jabatan di Pemalang

Dia dipanggil 3 kali dan yang bersangkutan selalu mangkir dari pemeriksaa, sehingga tak menutup kemungkinan akan dipanggil paksa.

“Tentu saja sesuai hukum acara, ya dia sudah bisa melakukan penggusuran paksa, karena ada pemanggilan bahkan 3 kali, katanya saat kami kemudian mencari tersangka, itu berbeda,” tambahnya.

diketahui menggelar kasus atau mengungkap dugaan kasus pencucian uang yang diduga dilakukan oleh Nurhadi.

Baca: Eltinus Omaleng, Bupati Mimika Tiba Di KPK dengan Tangan Diborgol

Setelah itu, akan segera mengumumkan status kasus ML.

Sebagaimana diketahui, Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono, dinyatakan bersalah dalam kasus suap dan gratifikasi senilai Rp 49 miliar dalam penyelesaian sejumlah perkara di pengadilan.

Terbukti, ia dan menantunya, Rezky Herbiyono, menerima suap dan tip dari general manager PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT), Hiendra Soenjoto. (*/Akir)

Ikuti Update Berita Terkini Gemasulawesi di : Google News

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.