KPK Ingatkan Kepala Daerah Tidak Korupsi Jelang Pilkada

<p>Foto: Gedung KPK</p>
Foto: Gedung KPK

Berita nasional, gemasulawesi– KPK mengingatkan kepala daerah tidak melakukan tindak pidana korupsi saat Pemilihan kepala daerah (Pilkada).

“Kepala daerah harus punya sikap. Jangan sampai korupsi hanya karena tekanan pihak-pihak merasa mereka adalah donatur saat pilkada,” ungkap keterangan tertulis Ketua KPK, Firli Bahuri, Kamis 10 Juni 2021.

Menurut dia, 82,3 persen calon kepala daerah dan wakil kepala daerah, menyatakan adanya donator dalam konstestasi Pilkada.

KPK ingatkan kepala daerah terkait proses perencanaan, pengesahan implementasi, dan risiko korupsi program penanganan Covid 19 dan pemulihan ekonomi nasional.

Baca juga: SPPBE Pangi, Jamin Stok LPG Bersubsidi Parimo Aman

Baca juga: Nadiem: PTM Terbatas Bukan Sekolah Seperti Biasa

Baca juga: Alat Uji KIR di Parigi Moutong Belum Terkalibrasi

Mulai dari perencanaan, pengesahan, implementasi dan evaluasi, pada tahapan-tahapan itu terdapat risiko terjadinya kecurangan.

Berdasarkan data KPK, korupsi paling banyak dilakukan pihak swasta, kemudian anggota DPR/DPRD, serta eselon I/II/III, walikota/bupati, Gubernur.

Baca juga: Kajari Ancam Sanksi Pelanggar Aturan Jamsos Ketenagakerjaan di Parigi Moutong

Baca juga: DKP dan Untad Gali Potensi Sidat di Parigi Moutong

Baca juga: Fadli Zon Geram Garuda dan PLN Utang Menggunung

Sedang modus operandi didominasi penyuapan, pengadaan barang dan jasa serta penyalahgunaan anggaran.

Namun KPK sejak lama telah membuat strategi pemberantasan korupsi, dengan beberapa pendekatan. Pertama, pendekatan pendidikan masyarakat, pendekatan pencegahan dan pendekatan penindakan.

Baca juga: Jamin Pasokan LPG Bersubsidi, Pemdes Torue Genjot Bumdes

Baca juga: PT Asabri Tagih Kemenkeu Hutang 6,4 Triliun Rupiah

Baca juga: Ribuan Jamaah Calon Haji Sulawesi Tengah Batal Berangkat

Dia mengingatkan, peran penting kepala daerah antara lain mewujudkan tujuan negara, menjamin stabilitas politik, dan keamanan, menjamin keselamatan masyarakat dari gangguan bencana serta pertumbuhan ekonomi.

Baca Juga: Darmawanita Dibekali Pengetahuan Interaksi ke Masyarakat Luas

“Menjamin kemudahan investasi dan perizinan berusaha, dan menjamin keberlangsungan program pembangunan nasional juga menjadi peran penting kepala daerah,” tutupnya. (***)

Baca juga: BPBD Jamin Bantuan Stimulan Bencana Tidak Lompat Tahun

Baca juga: Aboe Bakar Al-Habsy Siap Jadi Penjamin HRS

Baca juga: Harga Sapi Hidup Diprediksi Naik Jelang Idul Adha

...

Artikel Terkait

wave

Tertangkap di Depok, Buronan Kejati Sulbar Sempat ke Sulawesi Tengah

Buronan Kejati Sulbar akhirnya tertangkap di Depok, Jawa Barat, setelah sempat ke beberapa daerah termasuk Sulawesi Tengah.

Dalam Lima Tahun, Institusi Polri Terbanyak Diadukan ke Komnas HAM

Polri disebut institusi terbanyak diadukan ke Komnas HAM lima tahun terakhir, dugaan pelanggaran HAM, ketidaklayakan proses penanganan kasus.

Pengadilan Periksa Saksi Perkara Dugaan Korupsi Ketua DPC PDIP Parimo

Agenda hukum kasus Ketua DPC PDIP Parigi Moutong, SS terus bergulir. Pengadilan Negeri Tipikor Palu, periksa saksi perkara dugaan korupsi.

Terdakwa Korupsi DKP Parigi Moutong Ajukan Pengalihan Status Tahanan

Usai ditahan terdakwa korupsi DKP Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, SS melalui kuasa hukum mengajukan pengalihan status tahanan.

Forkopimda Ikuti Pencanangan Zona Integritas PN Parigi

Forkopimda ikuti pencanangan zona integritas PN Parigi, Parimo, Sulawesi Tengah, untuk menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK/WBBM).

Berita Terkini

wave

4 Pengedar Sabu Jaringan Parigi Moutong Ditangkap, Barang Bukti 26,62 Gram Disita

Polda Sulteng tangkap 4 pengedar sabu di 3 TKP Parigi Moutong. Total barang bukti 26,62 gram sabu disita dalam operasi 19 Juli 2026.

DPRD Parigi Moutong Desak Kementan Buka Kuota Saprodi Antisipasi Gagal Panen

DPRD Parigi Moutong mendesak Kementan buka transparansi kuota bantuan saprodi per kecamatan demi cegah gagal panen akibat ledakan hama weren

Anggota DPRD Parigi Moutong Kecam Manajemen Kedaruratan dan Kelalaian Administrasi Rujukan

Krisis pelayanan kesehatan Parigi Moutong memicu protes keras DPRD setelah kelalaian rujukan menyebabkan nyawa warga melayang sia sia.

DPRD Parigi Moutong Desak Transparansi Dana CSR Perusahaan Swasta Saat Ruang Fiskal Menyusut

DPRD Parigi Moutong bersiap membentuk Pansus untuk mengusut tata kelola dana CSR perusahaan swasta yang dinilai tidak transparan.

PAD Parigi Moutong Tembus 106 Persen Saat Total Pendapatan Anggaran 2025 Meleset dari Target

Realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Parigi Moutong TA 2025 sukses tembus 106,08%. Simak rincian APBD, nilai SiLPA, dan raihan opini WTP


See All
; ;