Polda Sebut Pintu Masuk Narkoba ke Sulteng Bervariasi

<p>Foto: Pemusnahan Sabu di Mako Polda Sulteng, Ist.</p>
Foto: Pemusnahan Sabu di Mako Polda Sulteng, Ist.

Berita sulawesi tengah, gemasulawesi– Kepolisian daerah (Polda) Sulawesi Tengah menyebut pintu masuk narkoba ke Provinsi Sulteng bervariasi.

“Tingginya kasus narkoba di Sulteng, karena faktor geografis dan banyak pintu masuk yang bisa dimanfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mencari keuntungan dari barang haram ini,” ungkap AKBP P Sembiring, Subdit 3 Ditresnarkoba saat mewakili Dirnarkoba Polda Sulteng melakukan pemusnahan barang bukti narkoba jenis sabu di Mako Polda Sulteng baru, di Kota Palu, Senin 16 November 2020.

Ia mengatakan, penuntasan kasus narkoba bukan hal yang mudah. Pasalnya, berdasarkan pengalaman, pintu masuk bisa dari darat dan laut.

Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, Irjen Pol Syafril Nursal mengatakan Provinsi Sulteng merupakan sasaran pasar dan daerah transit narkoba paling strategis karena dapat dijangkau dari berbagai penjuru.

Baca juga: Polda Musnahkan Barang Bukti Sabu Hasil Operasi Reserse Narkoba

Baca juga: Narkoba Jenis Sabu 8,5 Kg Berasal dari Dua Kasus Berbeda

“Sulteng menjadi daerah pasar dan transit narkoba, karena wilayahnya bisa dijangkau dengan mudah dari semua daerah,” tuturnya.

Ia mengajak semua pihak untuk bekerja sama memerangi peredaran narkoba di wilayah Sulawesi Tengah baik aparat penegak hukum maupun masyarakat untuk berupaya bersama-sama mencegah peredaran narkoba di wilayah itu.

Dia mengatakan narkoba sangat merugikan siapa saja yang menjadi korbannya, khususnya merugikan generasi bangsa.

Ia menambahkan, orang yang kena narkoba sulit akan sembuh, otaknya rusak, dia tidak bisa lagi akan berpikir dengan baik.

Baca juga: Kota Palu Masih Berlakukan Buka Tutup Pintu Masuk

“Kami menjaga jangan terjadi peredaran narkoba di wilayah kita ini. Agar, generasi dapat tumbuh dengan baik dan membawa negeri kami lebih baik,” tuturnya.

Pada kegiatan pemusnahan di Mako Polda Sulteng, AKBP P Sembiring mengatakan sabu hasil operasi Reserse Narkoba seberat 8,5 kilogram itu, merupakan barang bukti dari empat tersangka.

Baca juga: Kota Palu Berlakukan Buka Tutup Jalan Cegah Penyebaran Corona

“Pertama, sabu seberat kurang lebih 7,6 kilogram disita dari tersangka S (34) dan U (46), di mana S sebelumnya dinyatakan meninggal dunia pada 25 Oktober 2020, dan kedua sabu-sabu seberat 0,9 kilogram disita dari tersangka R alias V,” jelasnya.

Ia mengatakan, sabu hasil operasi Reserse Narkoba yang dimusnahkan itu dari dua kasus yang ditangani Polda Sulteng belum lama ini.

Baca juga: Polres Parimo Amankan 128 Paket Narkoba

Baca juga: Kota Palu Kembali Berlakukan Buka Tutup Jalan

Laporan: Muhammad Rafii

...

Tags

Artikel Terkait

wave

Polda Musnahkan Barang Bukti Sabu Hasil Operasi Reserse Narkoba

Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah (Sulteng) musnahkan barang bukti Narkoba jenis sabu hasil operasi Direktorat Reserse Narkoba.

Kejari Sebut Dugaan Korupsi Ketua PDI-P Parimo Masuki Tahap Pra Penuntutan

Kejaksaan negeri (Kejari) Parimo Provinsi Sulawesi Tengah, sebut dugaan kasus korupsi yang melibatkan Ketua DPC PDIP Parigi Moutong sebagai tersangka masuki tahap pra penuntutan.

Operasi Yustisi Kota Palu, Ratusan Warga Terkena Sanksi

Akibat tidak mematuhi protokol kesehatan, ratusan warga dan puluhan pelaku usaha terkena sanksi pada operasi yustisi Kota Palu Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng).

Pindahkan Tahanan ke Lapas, Kejari Lakukan Rapid Tes

Pindahkan tahanan dari Polres ke Lapas Olaya Parigi, Kejari Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah lakukan rapid tes.

OTT Bupati Kutai Timur, KPK Amankan Uang Miliaran Rupiah

Operasi Tangkap Tangan atau OTT Bupati Kutai Timur Provinsi Kalimantan Timur, KPK amankan uang miliaran rupiah hadiah dari sejumlah rekanan proyek.

Berita Terkini

wave

Hening di Balik Bukit: Berakhirnya Era Yunus di Tambang Tombi

Operasi tambang yang digawangi Yunus akhirnya berhenti, saat ini dikabarkan pelaku tambang satu ini sudah pulang ke kampung halamannya.

Sajian Baru untuk Penggila Genre Laga Horor, Inilah Sinopsis Film They Will Kill You, Dibintangi Zazie Beets dari Deadpool 2

Zazie Beetz membintangi film laga horor They Will Kill You, yang menyajikan kisah menakutkan yang penuh dengan aksi yang mendebarkan

Inilah Sinopsis Film Greenland 2: Migration, Perjalanan yang Berbahaya setelah Bencana yang Mengakhiri Peradaban

Sekuel film Greenland, berjudul Greenland 2: Migration, akan tiba awal 2026 nanti, menceritakan kisah kehidupan setelah bencana

Membisu di Balik Deru Alat Berat: Teka-teki Bungkamnya Polres Parigi Moutong dalam Pusaran Tambang Ilegal Buranga

Kinerja Polres Parigi moutong tampaknya perlu dievaluasi berkaitan dengan keberadaan tambang ilegal buranga yang dinilai tak tersentuh hukum

Nasib Nyawa di Gunung Nasalane: Menanti Keadilan yang Belum Menyentuh Dg Aras

Hukum yang tak bertaring dihadapan pemodal tambang ilegal, hampir terjadi disemua titik PETI yang tersebar di Parigi moutong.


See All
; ;